Dead as Disco membawamu ke dalam game rhythm beat-em-up di mana setiap pukulan, dodge, dan takedown mengikuti irama musik. Kamu bermain sebagai Charlie Disco, seorang bintang rock yang dibunuh dan dibangkitkan kembali untuk satu penampilan terakhir, yang dikelola oleh tengkorak melayang penuh pernak-pernik bernama Vice. Combat-nya terasa seperti game fighting yang dibalut dengan set DJ, dan begitu kamu memahaminya, seluruh pengalaman bermain akan terasa jauh lebih seru. Berikut adalah semua hal yang perlu kamu ketahui agar tidak kebingungan di beberapa jam pertama dan mulai bermain dengan gaya yang keren.
Mode game apa saja yang tersedia saat peluncuran?
Dead as Disco saat ini menawarkan tiga cara bermain, dan urutan kamu mencobanya sangatlah penting.
Challenges adalah tempat terbaik untuk memulai. Setiap tantangan menempatkanmu dalam skenario spesifik dengan batasan yang dirancang untuk memaksamu mempelajari mekanik tertentu. Anggap saja ini sebagai mode latihan bawaan game, hanya saja jauh lebih menyenangkan.
Free Play memberimu akses ke 30 lagu bawaan, campuran dari musik orisinal dan lagu berlisensi. Salah satu lagu berlisensi adalah "Save a Horse, Ride a Cowboy," yang menunjukkan seperti apa gaya game ini. Kamu juga bisa mengimpor musik kustom milikmu sendiri di sini, yang sangat penting untuk replayability.
Story Mode adalah tempat di mana campaign utama berada. Kamu akan memburu mantan rekan satu bandmu, mengungkap apa yang terjadi selama jeda 10 tahun sejak kematian Charlie, dan bertarung melewati pertarungan boss yang semakin rumit.
Selesaikan beberapa Challenges sebelum masuk ke Story Mode. Kondisi yang dibatasi akan mengajarkanmu gerakan yang mungkin tidak sengaja kamu temukan saat bermain biasa.
Bagaimana cara kerja sistem combat ritme?
Setiap serangan di Dead as Disco terhubung secara otomatis mengikuti ketukan (beat), jadi kamu tidak akan pernah merasa melawan musiknya. Pemain yang pernah memainkan Hi-Fi Rush akan langsung mengenali sensasinya. Perbedaannya di sini adalah, mendapatkan timing yang sempurna tidak hanya memuaskan, tetapi juga memberikan keuntungan mekanis.
Memukul tepat pada ketukan memberikan output damage yang lebih besar, perlindungan lebih baik terhadap serangan musuh, dan mengisi meteran Fever lebih cepat. Jika meleset dari timing, serangan tetap masuk, tetapi kamu kehilangan potensi damage maksimal.
Combat loop-nya benar-benar fleksibel. Kamu bisa menyambungkan hampir semua animasi ke gerakan lain, yang berarti kamu tidak akan pernah terkunci pada satu pendekatan saja. Mulai kombo, jeda sebentar untuk melakukan counter, gunakan takedown token untuk menetralkan musuh sebelum mereka menyerang, lalu batalkan animasimu dengan dodge untuk menghukum musuh lainnya. Fluiditas seperti itulah yang membedakan pemain yang benar-benar "merasakan" game ini dengan pemain yang hanya sekadar bertahan hidup.
Apa fungsi meteran Fever?
Saat meteran Fever terisi penuh, kamu membuka Fever Rush, gerakan spesial yang memungkinkanmu memukul musuh dengan stik drum. Kedengarannya sangat keren, bukan? Fever Rush adalah jendela damage terbesarmu, jadi mempelajari cara mengisi dan menggunakan meteran ini secara efisien adalah salah satu skill terpenting dalam game.
Kemampuan boss yang kamu buka nantinya juga akan menguras meteran Fever, jadi kamu harus memikirkan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya pada Fever Rush dibandingkan menyimpannya untuk kekuatan khusus boss.
Jangan habiskan meteran Fever pada musuh lemah saat transisi fase boss akan segera tiba. Simpan untuk momen di mana burst tambahan benar-benar dibutuhkan.
Bagaimana cara kerja upgrade di Dead as Disco?
Menyelesaikan lagu akan memberimu Fans, mata uang upgrade dalam game. Fans digunakan di pohon upgrade Beat Kundo, yang memperluas opsi combat-mu seiring waktu. Salah satu contoh upgrade yang ditawarkan adalah kemampuan untuk melakukan serangan susulan setelah melempar stik drum, yang secara signifikan meningkatkan potensi kombo.
Setiap kali kamu mengalahkan boss utama, pohon skill baru akan terbuka bersamaan dengan kemampuan unik yang terikat pada boss tersebut. Kemampuan boss ini membutuhkan meteran Fever untuk diaktifkan, jadi ini sangat memengaruhi caramu mengelola sumber daya selama pertarungan.
Prioritaskan upgrade Beat Kundo sejak awal. Pertarungan boss berlangsung cukup lama dan tingkat kesulitannya meningkat drastis sebelum kamu membangun pohon skill-mu.
Menjelajahi hub The Encore di antara misi
Di antara pertarungan, kamu akan kembali ke The Encore, sebuah bar yang menjadi markasmu. Kamu bisa menghabiskan Fans di sini untuk merenovasi lokasi, membeli memorabilia, dan mencari koleksi tersembunyi. Koleksi tersebut adalah kunci untuk memahami apa yang terjadi pada Charlie selama jeda 10 tahun sebelum game dimulai.
Loop-nya menjadi menarik saat kamu mengalahkan boss. Setiap rekan band yang dikalahkan akan muncul di The Encore setelahnya, tetapi mereka tidak akan terbuka kecuali kamu telah menemukan objek tertentu, baik di dalam bar itu sendiri maupun kembali ke stage pertarungan. Ini memberimu alasan nyata untuk memainkan ulang level lama daripada sekadar grinding Fans.
Untuk melihat lebih dalam tentang cara menyesuaikan pengalaman bermainmu di Dead as Disco, termasuk cara memasukkan musik milikmu sendiri ke dalam game, koleksi panduan Dead as Disco mencakup segalanya mulai dari pengaturan hingga permainan tingkat lanjut.
Bagaimana cara mengalahkan boss di Dead as Disco?
Pertarungan boss adalah inti dari game ini, dan disusun sebagai pertemuan multi-tahap melawan mantan rekan band Charlie, orang-orang yang menukar integritas musik mereka demi kekuatan di bawah sesuatu yang disebut Harmony.
Hemlock adalah tengkorak punk rock yang duduk di dalam tangki, dan pertarungannya diiringi lagu "Maniac" dengan tempo cepat. Kecepatan adalah tantangannya di sini. Aurora digambarkan sebagai kecerdasan buatan manusia yang telah menjadi seperti dewa, dan pertarungannya menggunakan lagu pop standar sebagai latar belakang, yang menciptakan kontras nada yang menarik dengan tingkat kekuatannya.
Profit menonjol karena pertarungannya diatur dengan lagu hip-hop dan membawamu dari jalanan hingga ke arena penuh, dengan visual animasi di sepanjang pertarungan. Dia juga boss yang menantang Charlie secara langsung, mengklaim bahwa Charlie menjual diri sebelum anggota band lainnya, yang menambah beban emosional pada konfrontasi tersebut.
Ketiga pertarungan tersebut memiliki pola yang perlu diketahui: fase terakhir dari setiap boss cenderung mengulangi mekanik yang sama, yang bisa terasa membatasi setelah kamu terbiasa bermain dengan bebas. Materi sumber dari NoobFeed mencatat hal ini secara langsung, dan ada baiknya untuk menyesuaikan ekspektasimu. Pertarungannya secara keseluruhan sangat berkesan, tetapi bagian terakhir itu bisa terasa agak membosankan sebelum boss akhirnya kalah.
Ambil beberapa upgrade Beat Kundo sebelum mencoba melawan boss mana pun. Pertarungan berlangsung cukup lama sehingga jika kamu kurang kuat, kamu harus mengulangi fase awal yang sama berkali-kali.
Apa cerita di balik Charlie Disco?
Premisnya sengaja dibuat misterius. Charlie Disco dibunuh saat tur dunia, dan 10 tahun telah berlalu sejak kematiannya. Dia kembali untuk satu malam guna melakukan pertunjukan terakhir, dengan Vice (tengkorak melayang) bertindak sebagai manajer dan penegaknya. Vice bukanlah narator yang bisa dipercaya sepenuhnya, sesuatu yang dimanfaatkan oleh game ini.
Misteri semakin dalam seiring progresmu. Tuduhan Profit bahwa Charlie menjual diri lebih dulu menunjukkan bahwa ceritanya bukan sekadar kisah balas dendam sederhana. Sebagai rilis early access, resolusi penuhnya belum ada di dalam game, tetapi fondasinya cukup kuat untuk membuatmu tetap terlibat dengan lore-nya saat kamu berjuang melewati combat-nya.
Jika kamu ingin memaksimalkan dukungan musik kustom dalam game, lihat panduan tentang cara mengimpor lagu di Dead as Disco untuk kalibrasi BPM dan pengaturan sinkronisasi.
Dead as Disco berada di ruang menarik antara game fighting dan rhythm action, dan nuansa hibrida itulah yang membuatnya layak untuk investasi early access. Sistem combat-nya menghargai latihan, loop upgrade memberimu progres yang konsisten, dan pertarungan boss memberikan momen-momen epik yang membenarkan seluruh paket game ini.


