Tembaga adalah salah satu sumber daya pertama yang akan Anda cari di Everwind, dan sumber daya ini sering kali membuat pemain baru merasa benar-benar tersesat. Anda menggali, Anda menjelajah, Anda menggali lebih banyak, dan tidak ada apa-apa. Masalahnya bukan pada keberuntungan Anda. Ini adalah pendekatan Anda. Everwind tidak mengikuti logika urat bawah tanah yang mungkin Anda harapkan dari game survival lainnya. Begitu Anda memahami di mana tembaga sebenarnya berada di dunia ini, menambangnya menjadi mudah dan bahkan memuaskan.
Di Mana Tembaga Muncul di Everwind?
Hal terpenting yang perlu diketahui: tembaga adalah sumber daya permukaan dan gua dangkal. Tidak ada deposit bawah tanah yang dalam menunggu untuk ditemukan. Jika Anda menggali lurus ke bawah atau menambang lapis demi lapis melalui lapisan batu, Anda menghabiskan energi untuk metode yang tidak berlaku di sini.
Tembaga muncul di tiga lingkungan utama, masing-masing layak dipahami dengan caranya sendiri.
Deposit Permukaan di Pulau
Tembaga yang paling mudah diakses berada tepat di permukaan pulau, tertanam dalam formasi batu abu-abu. Anda mencari batu dengan bintik-bintik berwarna oranye. Rona oranye itu adalah petunjuk visual Anda, dan begitu Anda melatih mata Anda untuk melihatnya, Anda akan mulai melihat node tembaga yang sebelumnya Anda lewati begitu saja.
Deposit ini sangat umum di pulau awal dan pulau dengan ketinggian rendah. Jika Anda baru memulai permainan dan hanya membutuhkan cukup tembaga untuk melanjutkan, Anda mungkin tidak perlu bepergian jauh sama sekali.
Perlambat saat bergerak melalui medan berbatu. Node tembaga mudah terlewatkan saat berlari kencang, terutama di tanah yang tidak rata di dekat tebing dan lereng bukit.
Gua Dangkal Dekat Permukaan
Gua kecil yang terbuka di dekat permukaan sering kali merupakan sumber tembaga yang lebih baik daripada medan terbuka. Dinding dan batu di sekitarnya di dalam gua-gua ini dapat menampung beberapa node dalam area yang ringkas, yang membuat penambangan gua lebih cepat daripada

