Setelah bertahun-tahun menunggu, Hollow Knight: Silksong akhirnya tiba, dan dalam beberapa menit setelah peluncuran, terlihat jelas betapa besar antisipasi yang mengelilinginya. Server di berbagai platform tumbang di bawah beban permintaan, dan itu beralasan. Silksong mengambil fondasi Hollow Knight dan mengembangkannya menjadi pengalaman yang lebih besar, lebih tajam, dan lebih ambisius yang dapat dinikmati oleh penggemar maupun pendatang baru.
Jam-jam pertama berhasil membangun suasana. Hornet segera terasa berbeda dari Knight — lebih gesit, ekspresif, dan berfokus pada pertarungan — dan Pharloom sendiri adalah kerajaan yang hidup, berbahaya, dan penuh karakter. Area seperti Moss Grotto menunjukkan arah seni Team Cherry yang telah disempurnakan, sementara interaksi NPC yang diperluas dan kepribadian Hornet yang bersuara menambah lapisan baru pada atmosfer. Presentasi bersinar di semua lini, mulai dari visual yang digambar tangan hingga skor orkestra yang beralih secara alami antara eksplorasi yang tenang dan pertempuran yang sengit. Rasanya akrab namun berbeda, dunia yang patut untuk dijelajahi.

Gameplay
Mobilitas Hornet adalah perbedaan yang paling mencolok. Dia lebih cepat, lebih gesit, dan lebih siap untuk eksplorasi yang lancar. Melaju, menebas, dan melempar belati semuanya terasa mulus, dan dialognya memberikan game ini nada yang sedikit lebih hadir tanpa kehilangan misteri tenang yang mendefinisikan aslinya. Dia tidak terlalu banyak bicara, tetapi dia memberikan komentar yang cukup untuk membumikan Anda dalam perspektifnya.
Eksplorasi telah ditingkatkan secara signifikan. Peta lebih mudah dilacak sejak awal, menghilangkan beberapa frustrasi dari jam-jam pembukaan Hollow Knight, sambil tetap menjaga sensasi menjelajah ke ruang yang tidak diketahui. Pharloom menawarkan lebih banyak jalur bercabang lebih awal, yang mendorong rasa ingin tahu dan membuat progres terasa fleksibel. Rahasia, misi, dan penceritaan lingkungan memberikan kepadatan pada dunia, dan mudah untuk melihat bagaimana pemain akan menemukan sudut tersembunyi selama puluhan jam.

Pertarungan adalah perubahan besar lainnya. Jarum dan akrobatik Hornet menciptakan tempo yang lebih cepat dibandingkan dengan gaya Knight yang lebih membumi. Sistem crest dan alat sekunder menambahkan opsi yang dapat secara signifikan mengubah cara pertarungan berlangsung, meskipun pada awalnya terasa membatasi karena Anda harus memilih antara utilitas dasar seperti menjaga kompas tetap terpasang atau mendapatkan sumber daya tambahan. Desain bos kuat, seringkali menghukum tetapi jarang tidak adil. Perjalanan saya melalui babak awal mencakup beberapa bagian yang brutal — pertarungan melawan Last Judge datang dengan lari balik yang panjang dan penuh musuh yang menguji kesabaran dan keterampilan — tetapi kurva pembelajarannya stabil, dan kemenangan terasa pantas didapatkan.
Kekhawatiran mulai muncul pada sistem "tools", yang membatasi jumlah kemampuan yang dapat Anda lengkapi sekaligus. Pilihan di awal game bisa terasa membatasi, seperti harus memilih antara kompas yang berfungsi atau buff pasif lainnya. Ada pertanyaan apakah ini pada akhirnya akan berkembang menjadi sistem build yang berarti atau hanya batasan yang membuat frustrasi. Demikian pula, meskipun charm sekarang diberi kode warna dan terikat pada jenis slot, terlalu dini untuk mengatakan apakah sistem ini mendukung keragaman nyata atau mengarah pada build yang jelas optimal.

Ulasan
Tidak semuanya berfungsi dengan sempurna. Ekonomi game, yang berpusat pada rosaries, bisa terasa kurang memuaskan. Mati dua kali berturut-turut sering berarti kehilangan sejumlah besar mata uang, dan meskipun ada sistem untuk menyimpan atau mengurangi kerugian, biaya untuk menyimpan progres atau membuka titik fast travel terkadang menumpuk secara tidak adil. Dikombinasikan dengan jebakan yang dapat menghilangkan beberapa poin kesehatan dalam satu kesalahan, sisi loop progres ini terasa lebih keras dari yang seharusnya. Beberapa pemain mungkin juga merasa lonjakan kesulitan mengecilkan hati, meskipun bagi banyak orang, itu akan menjadi bagian dari daya tarik.
Meskipun ada frustrasi ini, Silksong berhasil menjadi lebih dari sekadar sekuel. Ini menghaluskan sisi kasar dari jam-jam awal Hollow Knight, memperkenalkan lapisan kedalaman baru melalui tools dan variasi pertarungan, dan menghadirkan dunia yang terasa hidup dengan detail. Tantangannya menuntut tetapi memuaskan, dan atmosfernya tak tertandingi dalam genre ini.


