MapleStory Universe menonjol dalam ruang MMORPG web3, didukung oleh pengembang game raksasa NEXON dan IP yang telah mapan selama hampir dua dekade, dimulai dengan game MapleStory orisinal. Saat MapleStory mulai merambah web3, tampaknya mereka memutuskan untuk langsung terjun dengan game pertama mereka dalam ekosistem MapleStory Universe – MapleStory N. Game ini menghadirkan nostalgia, dengan fitur-fitur MapleStory klasik seperti grafis 2D ikoniknya, perburuan monster yang tak ada habisnya dan kreatif, kelas pekerjaan, dan, tentu saja, aspek sosial dalam membentuk party dan guild. Sekarang, mari kita selami lebih dalam game ini dan mencoba mengulasnya.

Gameplay
Panduan gameplay terperinci dapat ditemukan di artikel sebelumnya, tetapi secara ringkas: MapleStory N menghadirkan gameplay MapleStory klasik dan alur game yang familiar. Saat Anda memulai perjalanan, Anda akan disambut ke dunia MapleStory yang luas oleh beberapa NPC yang memperkenalkan Anda pada lore game. Kisah ini berkisar pada pencarian pahlawan Maple dan menjelajahi wilayah MapleStory yang luas.
Game dimulai dengan mengajarkan Anda kontrol dasar, sistem questing, skill, dan kemampuan. Menyelesaikan quest, mengalahkan monster, dan maju melalui cerita akan memungkinkan karakter Anda naik level. Akhirnya, Anda akan menghadapi pilihan penting: memilih kelas pekerjaan Anda. Baik Anda lebih suka warrior melee seperti tank, magician yang cepat dan efisien, atau archer yang gesit, setiap kelas memiliki gaya bermainnya sendiri. Seiring kemajuan Anda, kelas-kelas ini dapat bercabang lebih jauh menjadi jalur khusus. Misalnya, seorang mage dapat memilih antara spesialisasi Fire/Poison atau Ice/Lightning. Selain kelas pekerjaan, pemain juga dapat melengkapi senjata, item, dan skin, menambahkan aspek kustomisasi dan pengumpulan. Banyak dari item ini dapat diubah menjadi NFT, memungkinkan mereka untuk diperdagangkan di marketplace MSU.

Alur gameplay inti berkisar pada quest berbasis cerita dan interaksi NPC, seringkali membawa Anda untuk menjelajahi wilayah baru. Setiap benua/wilayah memperkenalkan NPC dan questline baru. Namun, petualangan tidak berhenti di situ. Setelah dosis harian quest dan eksplorasi Anda selesai, Anda dapat bersosialisasi dengan bergabung dengan guild, membentuk party untuk membersihkan dungeon bos, atau melakukan grinding mob tanpa henti untuk mendapatkan kesempatan menjatuhkan loot langka dan melengkapi set item Anda.
Ulasan
Grafis MapleStory N bersifat subjektif dan tergantung pada preferensi pribadi. Gaya 2D mungkin terasa nostalgia dan menawan bagi sebagian pemain, sementara yang lain mungkin menganggapnya ketinggalan zaman. Dari pengalaman saya bermain berbagai MMORPG, grafisnya mencapai keseimbangan, sederhana namun mulus, terutama selama pertarungan cepat di mana banyak kemampuan dilemparkan. Meskipun demikian, saya memang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perspektif 2D, terutama saat menavigasi minimap 2D.
Dari segi gameplay, apa yang bisa saya katakan? MapleStory N memiliki semua elemen MMORPG klasik yang kita kenal dan sukai, mulai dari memilih kelas pekerjaan hingga meningkatkannya seiring waktu. Kelas pekerjaan yang tersedia dirancang dengan baik dan sesuai dengan berbagai gaya bermain. Sensasi memajukan karakter Anda, melengkapi set item, dan mempelajari kemampuan baru untuk menghadapi mob yang dulunya sulit sangat memuaskan. Namun yang benar-benar menonjol adalah cerita dan lore di balik game ini. Meskipun beberapa gamer mungkin melewatkan dialog NPC, saya pribadi menikmati pembangunan dunia dan perhatian terhadap detail. Setiap quest NPC mengungkapkan sedikit demi sedikit lore tentang wilayah masing-masing, dan sebagai seseorang yang menyukai detail ini, ini adalah kemenangan besar bagi saya.
Mengenai kontrol, saya harus menyesuaikan diri untuk sementara waktu karena saya tidak terbiasa dengan game MMORPG 2D. Berasal dari MMO web3 lainnya seperti Lumiterra dan Night Crows, insting saya seringkali menyuruh saya untuk memutar kamera dengan mouse, tetapi MapleStory N menjaganya tetap sederhana dengan tata letak 2D-nya. Namun, kesederhanaan bukan berarti kurangnya kedalaman—game ini memperkenalkan sejumlah besar hotkey saat Anda membuka lebih banyak kemampuan, menambahkan kompleksitas pada pertarungan dan gameplay.
Mari kita bicara tentang integrasi web3. Saya akan mengatakan MapleStory N memiliki sistem minting gasless yang sangat baik untuk aset NFT. Marketplace MSU juga mulus dan intuitif untuk gamer web3 yang berpengalaman. Namun, untuk adopsi yang lebih luas, opsi login email atau sosial mungkin membuat onboarding lebih mudah, karena saat ini, Anda masih memerlukan crypto wallet untuk login. Farming mata uang dalam game (Nesolet dan NESO) bisa sangat melelahkan, terutama jika Anda hanya memiliki pet dasar, yang mengumpulkan loot hanya saat Anda berada di dekatnya. Hal ini terkadang menyebabkan pemain kehilangan drop berharga selama pertarungan sengit.
Salah satu aspek terkuat dari MapleStory N adalah replayability-nya. Dunia terasa tak ada habisnya untuk dijelajahi, dan saat ini, tidak ada sistem energi untuk membatasi gameplay. Ini memiliki pro dan kontra: di satu sisi, Anda dapat melakukan grinding tanpa henti dan mengejar teman-teman level tinggi; di sisi lain, ini membuka pintu untuk penyalahgunaan bot farming, masalah yang juga melanda MapleStory orisinal.


