Kehadiran generative AI (genAI) dalam game yang tersedia di Steam telah meningkat secara signifikan selama setahun terakhir. Data terbaru menunjukkan 7.818 judul di Steam kini mengungkapkan penggunaan genAI. Angka ini mewakili sekitar 7% dari total game yang tersedia di platform tersebut, yang saat ini menampung sekitar 114.126 judul. Angka ini menandai kenaikan tajam dari awal tahun 2024, ketika hanya sekitar 1.000 game (sekitar 1.1% dari platform pada saat itu) yang mengungkapkan penggunaan genAI. Hampir satu dari lima game yang dirilis pada tahun 2025 sejauh ini telah melaporkan penggunaan teknologi generative AI.

7% Persen Game di Steam Gunakan AI

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Area Utama Integrasi genAI
Sebagian besar game yang melaporkan penggunaan genAI menerapkannya dalam pengembangan dan pembuatan konten, bukan dalam gameplay itu sendiri. Pembuatan aset visual adalah kasus penggunaan yang paling umum, muncul di sekitar 60% dari pengungkapan tersebut.
Area lain di mana alat AI digunakan termasuk pembuatan audio, pengembangan narasi dan teks, kode dan logika game, serta materi promosi dan pemasaran. Aplikasi-aplikasi ini umumnya diimplementasikan sebelum rilis dan berfungsi untuk menyederhanakan proses pengembangan atau memperluas output kreatif.

7% Persen Game di Steam Gunakan AI
AI Runtime dalam Gameplay Masih Terbatas
Game yang menggunakan genAI pada runtime (artinya AI beroperasi saat game sedang dimainkan) masih relatif jarang dan biasanya tidak sukses secara komersial. Beberapa contoh, seperti inZOI, menggabungkan runtime AI untuk fitur-fitur seperti membuat konten buatan pengguna dari teks atau gambar.
Judul-judul di mana runtime AI menjadi pusat gameplay, seperti Never Ending Dungeon atau Dreamio, belum mencapai daya tarik yang signifikan. Meskipun bentuk integrasi AI ini secara teknis memungkinkan, hal ini belum menunjukkan daya tarik yang luas atau kelayakan finansial.

7% Persen Game di Steam Gunakan AI
Penggunaan AI Minor dalam Game Populer
Beberapa game sukses di Steam telah mengungkapkan penggunaan terbatas genAI tanpa mengalami dampak komersial negatif. Judul-judul seperti My Summer Car, yang menggunakan karya seni buatan AI dalam lingkungan game, dan Liar's Bar, yang menggunakan performa suara buatan AI, menunjukkan bahwa aplikasi AI kasual atau latar belakang tidak serta-merta menghalangi pemain. Game-game ini telah menjangkau audiens yang substansial dan menunjukkan bahwa penggunaan kecil genAI semakin diterima oleh segmen komunitas gaming, terutama di kalangan pengguna yang lebih kasual.

7% Persen Game di Steam Gunakan AI
Sentimen Komunitas dan Praktik Pengungkapan
Meskipun penggunaan genAI meningkat, terdapat resistensi yang berkelanjutan dari sebagian komunitas gaming, terutama di kalangan seniman dan pemain berdedikasi yang kritis terhadap keterlibatan AI dalam pengembangan game. Penentangan ini kemungkinan telah memengaruhi sikap hati-hati studio komersial yang lebih besar, yang banyak di antaranya terus menghindari integrasi atau mengungkapkan penggunaan genAI secara publik.
Sebagian besar aktivitas AI yang terlihat terkonsentrasi pada game yang lebih kecil atau yang dikembangkan secara independen. Ada juga pertanyaan apakah angka saat ini sepenuhnya mencerminkan tingkat penggunaan genAI di Steam. Beberapa pengembang mungkin menggunakan alat AI tanpa mengungkapkannya, baik secara sengaja atau karena ketidakpastian tentang apa yang dianggap sebagai penggunaan yang harus dilaporkan.
Meskipun Valve, perusahaan di balik Steam, mengharuskan pengembang untuk menyatakan keterlibatan AI di halaman toko mereka, penegakan dan verifikasi tetap terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah sebenarnya dari game yang menggunakan genAI bisa lebih tinggi daripada yang dilaporkan.

7% Persen Game di Steam Gunakan AI
Pemikiran Akhir
Integrasi generative AI dalam game Steam telah tumbuh secara nyata, dengan pengembang semakin beralih ke alat-alat ini untuk tugas-tugas yang berkaitan dengan seni, audio, narasi, dan pemasaran. Sementara studio mainstream tetap berhati-hati karena sentimen publik dan potensi reaksi negatif, pengembang yang lebih kecil lebih terbuka dalam mengeksplorasi kemampuan AI.
Tren ini menunjukkan adopsi genAI yang lebih luas dalam pengembangan game, meskipun perannya dalam gameplay inti tetap terbatas. Seiring dengan terus berkembangnya alat-alat tersebut dan standar pengungkapan yang beradaptasi, visibilitas dan dampak AI dalam gaming kemungkinan akan semakin meluas.







