Endless Clouds baru saja meluncurkan token $END mereka, dengan mengadopsi model peluncuran decentralized exchange (DEX)-first yang disertai dengan circulating supply yang tinggi. Pendekatan ini menghasilkan perhatian pasar yang cukup besar, namun juga mengungkap banyak tantangan yang terus dihadapi oleh proyek-proyek di ruang crypto gaming.
Peluncuran tersebut mencakup 31.1% circulating supply, yang dialokasikan secara besar-besaran kepada komunitas, termasuk pemain dan pemegang NFT. Model ini membawa risiko inheren dalam lingkungan pasar saat ini, di mana token yang didistribusikan melalui airdrop sering kali mengalami tekanan jual (selling pressure) instan karena terbatasnya insentif bagi pemegang untuk menyimpan token mereka.

Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Whitepaper memposisikan $END sebagai token ekosistem yang berfungsi sebagai mata uang premium di seluruh game yang dikembangkan oleh Endless Clouds Foundation, dimulai dengan Treeverse. Token ini memberikan akses ke item kosmetik dan konten eksklusif di dalam game. Aplikasi di masa depan mungkin mencakup penjualan merchandise fisik atau transaksi aset on-chain, meskipun kasus penggunaan ini masih dalam tahap pengembangan.
Token ini beroperasi mirip dengan mata uang dalam game seperti vBucks di Fortnite atau VP di Valorant, dengan perbedaan krusial bahwa $END hadir sebagai aset on-chain yang dapat diperdagangkan. Yayasan telah menyatakan bahwa tidak ada token native lain yang direncanakan untuk Treeverse atau judul mendatang, selain soft currency off-chain standar yang digunakan untuk progres dasar dalam game. Desain ini menjadikan $END sebagai pilar utama ekonomi gaming Endless Clouds.

Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Alasan di Balik Model Peluncuran DEX-First
Endless Clouds meluncurkan $END terutama di bursa terdesentralisasi setelah gagal mendapatkan listing di centralized exchange (CEX) papan atas. Tim juga memutuskan bahwa mengalokasikan persentase supply token untuk listing di CEX tier-dua tidak menawarkan nilai yang cukup.
Hal ini mendorong mereka menuju strategi DEX-first, yang biasanya melibatkan hambatan listing yang lebih sedikit tetapi sering kali membawa volatilitas dan tantangan likuiditas yang lebih tinggi. Circulating supply yang substansial saat peluncuran memperbesar risiko aksi jual awal, sehingga sulit untuk menyeimbangkan tekanan jual terhadap permintaan beli.

Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Strategi Pemasaran dan Detail Peluncuran
Kampanye peluncuran token sebagian besar didorong oleh para pendiri dan upaya pemasaran konten, yang berlangsung selama lima minggu. Beberapa penundaan menyebabkan kampanye berjalan melebihi jadwal awal, dan peluncuran terjadi tak lama setelah musim play-to-earn proyek tersebut.
Studio menghabiskan sedikit biaya untuk pemasaran berbayar atau kemitraan dengan key opinion leaders (KOL), dan lebih mengandalkan kredibilitas Loopify yang sudah ada serta dukungan dari komunitas saat ini. Pendekatan ini membatasi jangkauan promosi eksternal tetapi mencerminkan penggunaan sumber daya yang hati-hati di pasar yang menantang.
Saat peluncuran, fully diluted valuation (FDV) dari $END berada di angka sekitar $30 juta namun dengan cepat turun menjadi sekitar $10 juta karena penerima airdrop mulai menjual token mereka. Investor yang berpartisipasi dalam putaran pendanaan terakhir menghadapi kerugian, mengingat valuasi sebelumnya berada di sekitar $70 juta FDV. Meskipun mengalami penurunan awal, proyek ini telah mengumumkan bahwa tidak ada supply token baru yang akan dibuka selama enam bulan ke depan, sebuah langkah yang dimaksudkan untuk mengurangi tekanan jual jangka pendek.

Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Respon Komunitas dan Prospek Masa Depan
Loopify, pemimpin proyek, berbicara langsung kepada komunitas, menekankan transparansi dan meminta para pendukung untuk tidak mengabaikan proyek ini. Pesan tersebut menyoroti komitmen terhadap keterbukaan mengenai tahap proyek saat ini dan visi untuk pengembangannya. Komunitas web3 gaming menganggap Loopify sebagai pengembang yang kredibel dengan minat tulus pada kesuksesan proyek.
Peluncuran token tampaknya dilakukan di bawah kondisi pasar yang kurang menguntungkan, yang berkontribusi pada tantangan awalnya. Beberapa pengamat industri berharap bahwa $END mungkin mengikuti lintasan yang mirip dengan peluncuran token XBG, yang juga dimulai dengan pendekatan DEX-first dan mengalami volatilitas awal sebelum stabil setelah aksi jual awal mereda.

Apa yang Terjadi dengan Token $END Treeverse?
Pemikiran Akhir
Peluncuran token $END oleh Endless Clouds menggambarkan kesulitan yang terus dihadapi oleh proyek blockchain gaming dalam menavigasi peluncuran token, terutama di bawah kondisi pasar saat ini. Pilihan peluncuran DEX-first, dikombinasikan dengan circulating supply awal yang tinggi dan investasi pemasaran yang terbatas, telah menyebabkan tekanan jual yang signifikan dan penurunan valuasi.
Namun, dengan langkah-langkah seperti penguncian token (token lockups) dan fokus pada transparansi komunitas, proyek ini bertujuan untuk stabil dan membangun momentum. Kasus ini menyoroti dinamika kompleks antara tokenomics, listing bursa, dan dukungan komunitas yang membentuk prospek token gaming di ekosistem web3.







