Foonie Magus telah resmi meluncurkan Apeiron: Godling Genesis, game god game berbasis web3 miliknya, di Apple App Store dan Google Play di wilayah tertentu. Sebelumnya eksklusif untuk pemain PC dengan spesifikasi sistem tinggi, perilisan versi mobile ini memperluas aksesibilitas game tersebut, menjangkau audiens yang lebih luas. Peluncuran awal ini menargetkan pemain di Asia Tenggara, Hong Kong, dan Jepang, dengan perilisan yang lebih luas di pasar utama, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan Amerika Latin, yang direncanakan pada tahun 2025.
Lebih Lanjut Tentang Apeiron
Apeiron mengklaim dirinya sebagai god game berbasis NFT pertama di dunia yang berjalan di atas Ronin blockchain. Game ini menggabungkan mekanik rogue-lite dungeon card-battler dengan gameplay simulasi god game yang terinspirasi dari judul-judul klasik seperti Populous dan Black & White.
Sebuah tim yang terdiri dari 60 pengembang asal Hong Kong sedang membangun game ini. Prototipe mereka berhasil mengamankan salah satu pendanaan seed terbesar untuk satu game di web3 dari para investor termasuk Hashed, IVC, Morningstar Ventures, Spartan Group, dan DeFiance. Apeiron telah mengumpulkan $24 juta hingga saat ini, termasuk putaran pendanaan seed sebesar $13.5 juta baru-baru ini.

Pendanaan Seed $13.5 Juta
Apeiron: Godling Genesis
Dalam Apeiron: Godling Genesis, pemain memasuki "godiverse" sebagai dewa yang baru diciptakan. Gameplay-nya memadukan strategi dan petualangan di mana pemain merekrut apostles, menyusun deck, dan bertarung melalui dungeon battles. Misi cerita mendorong narasi ke depan, sementara akses awal ke arena menyediakan permainan yang kompetitif. Foonie Magus telah memperkenalkan dua fitur dengan perilisan versi mobile ini:
- Battle Pass: Langganan musiman yang memberikan reward kepada pemain karena menyelesaikan tugas harian.
- Webstore: Platform untuk membeli paket dalam game dan mendapatkan item multiplier menggunakan token asli game tersebut.

Apeiron Kini Tersedia di Perangkat Seluler di Wilayah Terpilih
Integrasi Blockchain dan UGC
Apeiron menggunakan teknologi blockchain untuk memberikan kepemilikan dan peluang kreatif kepada pemain di dalam game. Frank Cheng, CEO Foonie Magus, mengatakan bahwa integrasi blockchain dan user-generated content (UGC) menciptakan lapisan meta-game yang memperdalam keterlibatan pemain dan memperluas semesta game tersebut.
"Tujuan kami selalu membuat Apeiron dapat diakses oleh pemain di seluruh dunia," ujar Cheng. "Dengan teknologi blockchain dan UGC, Apeiron memperkenalkan lapisan meta-game unik di mana pemain dapat memiliki, membuat, dan menghubungkan pengalaman dalam game mereka."
Game ini saat ini berada di musim keempat, yang berlangsung dari 4 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025. Pemain dapat bersaing di papan peringkat PvP dan PvE untuk mendapatkan reward termasuk lebih dari 240,000 $APRS, 200,000 APRM, dan lebih dari 1 juta token Animus.
Pengembangan dan Rencana Masa Depan
Apeiron tersedia untuk diunduh secara gratis di platform mobile dan juga dapat diakses di PC melalui Mavis Hub dan Epic Games Store. Game ini memposisikan dirinya sebagai entri penting dalam web3 gaming dengan pendekatannya dalam memadukan gameplay tradisional dengan elemen blockchain.







