Animoca Brands telah melakukan investasi strategis di Catizen, sebuah game berbasis Telegram, untuk mendukung upaya berkelanjutan proyek dalam memperluas ekosistem game web3 yang saling terhubung. Investasi ini tidak hanya bersifat finansial tetapi juga melibatkan konsultasi strategis di bidang-bidang seperti tokenomics, keterlibatan komunitas, dan desain ekosistem. Kemitraan ini hadir menjelang airdrop Bombie yang akan datang, yang dijadwalkan pada 20 Mei, dan bertujuan untuk memperkuat rencana Catizen untuk pertumbuhan ekosistem jangka panjang.

Telegram Game Catizen Receives Investment
Animoca Brands x Catizen
Menurut Animoca Brands, waktu investasi ini sangat selaras dengan roadmap Catizen tahun 2025, yang dirilis pada bulan Februari. Roadmap ini menguraikan rencana ekspansi proyek, termasuk integrasi game tambahan dan peningkatan fungsionalitas ekosistem. David Ching, Direktur Investasi dan Kemitraan Strategis di Animoca Brands, menyatakan bahwa kombinasi roadmap dan airdrop mendatang untuk Bombie dan Cattea menjadikan Catizen sebagai kesesuaian strategis untuk portofolio investasi perusahaan. Ching juga menekankan fokus proyek pada sumber daya pengembang, aliran mini-game yang stabil, dan ekosistem yang berkembang sebagai faktor kunci yang selaras dengan tujuan yang lebih luas dari Animoca di sektor game web3.
Pertumbuhan Ekosistem dan Keterlibatan Pemain
Sejak diluncurkan pada Maret 2024, Catizen telah melihat jangkauan keterlibatan pengguna yang signifikan, pada satu titik mencapai 49 juta pemain. Meskipun angka-angka tersebut telah menurun, game ini masih mempertahankan lebih dari 1 juta pengguna aktif bulanan, yang tetap menjadi angka yang patut diperhatikan untuk game yang didukung web3. Proyek ini sekarang bertujuan untuk mengatasi retensi pemain dengan menciptakan ekosistem yang saling terhubung di mana kemajuan yang dibuat dalam satu game dapat memengaruhi hasil di game lain. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dan memberikan pengalaman bermain game yang lebih terintegrasi. Hal ini juga membedakan Catizen dari proyek lain di The Open Network (TON), banyak di antaranya telah berjuang untuk mempertahankan minat pengguna jangka panjang.

Telegram Game Catizen Receives Investment
Integrasi Bombie dan Cattea ke dalam Catizen
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Catizen mengintegrasikan dua game tambahan—Bombie dan Cattea—ke dalam ekosistemnya. Kedua game tersebut kini menjadi bagian dari App Center di dalam Catizen, memungkinkan pemain untuk menyelesaikan tugas di berbagai game dengan imbalan hadiah. Bombie adalah game idle 2D dengan tema pasca-apokaliptik, di mana pemain bertarung melawan zombie dan meningkatkan karakter mereka. Cattea, di sisi lain, adalah game puzzle Match 3 kasual dengan batas permainan harian dan progresi berbasis hadiah. Integrasi ini merupakan bagian dari musim airdrop kedua, dengan airdrop token $BOMBIE dijadwalkan pada 20 Mei. Tanggal untuk acara pembuatan token $CATTEA belum diumumkan.

Telegram Game Catizen Receives Investment
Strategi yang Lebih Luas dari Animoca Brands di Web3
Investasi di Catizen konsisten dengan strategi yang lebih luas dari Animoca Brands untuk mendukung ekosistem game web3 Telegram. Perusahaan ini sebelumnya telah mengakuisisi GAMEE dan mendukung proyek lain seperti Anichess dan ENJOR. Animoca Brands juga telah menerbitkan penelitian tentang pertumbuhan kemampuan blockchain TON, yang menunjukkan minat berkelanjutan dalam memanfaatkan basis pengguna Telegram untuk ekspansi web3. Ching mencatat bahwa integrasi TON dengan Telegram, yang saat ini melayani lebih dari 1 miliar pengguna, masih dalam tahap awal. Perusahaan melihat integrasi ini sebagai peluang signifikan untuk membawa pengguna tradisional ke lingkungan web3.

Telegram Game Catizen Receives Investment
Prospek untuk Catizen dan Game Web3
Kemitraan antara Animoca Brands dan Catizen mencerminkan minat bersama dalam mengembangkan pengalaman game web3 yang berkelanjutan dan menarik. Dengan integrasi game baru dan insentif yang berfokus pada komunitas seperti airdrop, Catizen bertujuan untuk membangun ekosistem yang langgeng yang mengatasi beberapa tantangan inti yang dihadapi game berbasis blockchain, termasuk retensi pengguna dan interoperabilitas. Seiring dengan terus berkembangnya game web3, kolaborasi strategis seperti ini kemungkinan akan memainkan peran kunci dalam membentuk arah sektor ini.






