Rilis terbaru dari FromSoftware, Elden Ring Nightreign, telah terjual lebih dari 2 juta unit pada hari pertamanya. Penerbit Bandai Namco mengonfirmasi pencapaian tersebut, yang mencakup pre-order dan pembelian pada hari peluncuran. Spin-off yang berfokus pada multiplayer ini dibangun berdasarkan popularitas Elden Ring tahun 2022, yang telah terjual lebih dari 30 juta unit hingga saat ini.

Elden Ring Nightreign Terjual 2 Juta Unit dalam 24 Jam
Terjual 2 Juta Unit dalam 24 Jam
Nightreign menanjaki tangga lagu Steam tidak lama setelah dirilis, mencapai puncak 313,593 concurrent users. Angka-angka ini hanya mencerminkan pemain PC—Microsoft dan Sony belum merilis data pengguna untuk platform Xbox dan PlayStation. Angka Steam saja menunjukkan minat awal yang signifikan, terutama di kalangan penggemar karya FromSoftware sebelumnya.
Nightreign mengikuti kesuksesan komersial Shadow of the Erdtree, ekspansi tahun 2024 untuk Elden Ring yang terjual 5 juta unit dalam waktu tiga hari. Apakah Nightreign akan menyamai kecepatan tersebut masih harus dilihat, namun angka pembukaannya cukup menjanjikan.

Elden Ring Nightreign Terjual 2 Juta Unit dalam 24 Jam
Ulasan beragam dan kritik gameplay
Penjualan memang kuat, namun feedback pengguna beragam. Di Steam, game ini saat ini memegang rating 'mixed'. Banyak pemain telah menyuarakan kekhawatiran tentang beberapa aspek gameplay. Poin kritik yang signifikan adalah absennya dukungan untuk duo, atau two-player co-op, yang membatasi fleksibilitas multiplayer. Kurangnya fungsi voice chat juga ditandai sebagai keterbatasan, membuat koordinasi tim menjadi lebih sulit.
Keluhan lain yang sering muncul berkaitan dengan tingkat kesulitan pengalaman solo. Pemain melaporkan bahwa mencoba untuk progres tanpa skuad penuh beranggotakan tiga orang sangat menantang, dan game ini seolah menghukum mereka yang lebih memilih atau terpaksa bermain sendirian. FromSoftware telah mengakui masalah ini, dan patch yang ditujukan untuk menyeimbangkan kembali solo play dijadwalkan untuk dirilis pada minggu mendatang.
Solo play perlu perbaikan
Game ini saat ini kurang cocok untuk pemain solo kecuali mereka sangat berpengalaman dan mencari tantangan tambahan. Meskipun opsi single-player tersedia, keseimbangannya buruk dan perlu penyesuaian. Patch kemungkinan akan mengatasi ketidakseimbangan ini dalam bulan pertama pasca-peluncuran.
Terlepas dari kritik tersebut, pemain tetap antusias dengan game ini, mengeksplorasi mekaniknya, mengungkap konten tersembunyi, dan berbagi tips tentang cara mengalahkan delapan Nightlord Bosses. Terdapat juga minat berkelanjutan untuk membuka dua class Nightfarer yang tersembunyi, yaitu Revenant dan Duchess, yang menambah kedalaman pada pengalaman gameplay secara keseluruhan.
Apa selanjutnya
Kesuksesan awal Nightreign menyoroti minat kuat yang berkelanjutan terhadap game FromSoftware, terutama di kalangan audiens inti studio tersebut. Peluncuran game ini menunjukkan potensi ekspansi multiplayer dalam semesta Elden Ring, bahkan saat game ini menavigasi feedback pemain dan penyesuaian teknis. Meskipun Nightreign mungkin belum menyamai performa komersial pendahulunya, game ini telah membangun fondasi yang kokoh.
Bagaimana perkembangannya selama beberapa minggu mendatang—terutama dengan update yang menangani kekhawatiran saat ini—akan menentukan apakah game ini mampu mempertahankan momentumnya dan memperluas daya tariknya melampaui basis penggemar hardcore. Keterlibatan FromSoftware dengan komunitas, bersama dengan patch dan dukungan untuk gaya gameplay yang terus berkembang, akan menjadi kunci dalam membentuk masa depan Elden Ring Nightreign.







