
Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Startup teknologi web3 yang berbasis di Barcelona, Freeverse, dan LAOS Foundation telah meluncurkan LAOS, sebuah blockchain Layer-1 yang dibangun untuk mengatasi masalah interoperabilitas utama dalam sistem aset digital. Platform ini menjawab tantangan tingginya gas fee, hambatan throughput, dan kemacetan jaringan melalui konektivitas tanpa bridge — memungkinkan pengguna dan developer untuk tetap berada di ekosistem mereka saat ini sembari mendesentralisasikan properti aset melalui LAOS.

Alun Evans, CEO di Freeverse, mengatakan bahwa LAOS dapat memproses hingga satu juta transaksi per detik di dalam Polkadot dengan tetap menjaga kompatibilitas EVM dan desentralisasi. Arsitekturnya mendukung representasi on-chain yang dinamis untuk real-world assets (RWAs), menjaga data tetap akurat dan terkini — sebuah pergeseran dari nilai yang didorong oleh spekulasi menuju nilai berbasis utilitas dalam game web3. Versi beta kini telah tersedia di Kusama, lingkungan canary Polkadot. Pengguna dapat melakukan mint aset di Ethereum atau Polygon dengan biaya minimal saat ini, dengan peluncuran penuh di Polkadot yang dijadwalkan pada musim semi 2024.

Toni Mateos, salah satu pencipta Dolby Atmos, mendirikan Freeverse. Perusahaan ini mendapatkan dukungan dari Earlybird Venture Capital, Target Global, pemain sepak bola Mario Götze, dan CEO Travelperk, Avi Meir. Pada Mei 2022, Freeverse.io mengumpulkan dana sebesar $10.5 juta untuk mengembangkan aset berbasis blockchain yang dapat berevolusi seiring waktu, menciptakan model baru untuk kepemilikan digital. LAOS Foundation, yang didirikan di Zug, Swiss pada Agustus 2023, adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada ekosistem terdesentralisasi dan teknologi kepemilikan digital. Yayasan ini ingin agar aset digital dapat terintegrasi ke dalam penggunaan arus utama dengan tetap patuh pada regulasi dan kompatibel secara cross-chain.
LAOS menargetkan titik hambatan yang sudah lama ada dalam ekosistem aset digital. Peluncuran Polkadot pada musim semi 2024 diharapkan dapat menghadirkan interoperabilitas yang lebih baik bagi developer game web3 dan pemain yang menavigasi ruang kepemilikan digital yang terus berkembang.


