Pembaruan Steam yang gagal untuk Robocop: Rogue City secara tidak sengaja menggantikan halaman toko game tersebut dengan judul World of Darkness yang belum pernah diumumkan sebelumnya awal bulan ini, dan komunitas gaming internet pun langsung heboh. Kini, Teyon dan publisher Nacon telah menjadikannya resmi dengan cara mereka sendiri: Hunter: The Reckoning – Deathwish telah resmi diumumkan dalam showcase Xbox Partner Preview Maret 2026.
Dari bocoran tidak sengaja hingga reveal resmi
Kesalahan awal tersebut benar-benar spektakuler dalam hal seberapa parahnya kejadian itu. Seseorang mendorong pembaruan untuk Robocop: Rogue City di Steam dan, dalam jendela waktu singkat, siapa pun yang melihat halaman tersebut langsung dihadapkan pada key art untuk game Hunter: The Reckoning yang belum diumumkan. Franchise ini telah vakum selama lebih dari 23 tahun, sehingga reaksinya pun langsung terjadi. Screenshot menyebar dengan cepat, dan rahasianya terbongkar sebelum siapa pun sempat memperbaikinya.
Teyon dan Nacon jelas memutuskan tidak ada gunanya menunda pengumuman lebih lama. Xbox Partner Preview memberi mereka panggung yang layak, dan reveal lengkap pun dirilis sesuai rencana dengan trailer sinematik.
Apa sebenarnya Deathwish itu
Hunter: The Reckoning – Deathwish adalah RPG first-person yang berlatar di jalanan New York City. Kamu berperan sebagai seorang hunter, seseorang yang telah berusaha melarikan diri dari takdirnya, hanya untuk menemukan bahwa monster-monster dari setting World of Darkness telah mengikuti mereka ke kota tersebut. Markas operasi adalah sebuah bar tua di jantung NYC, dan dari sana kamu memburu mangsa supernatural melalui sebuah kota yang sama sekali tidak mau bekerja sama.
Inilah yang membuat ini lebih menarik dari sekadar shooter biasa: mangsa buruan jauh lebih kuat dari kamu. Menyeimbangkan kekuatan membutuhkan senjata khusus, perencanaan matang, dan companion hunter-mu, yang masing-masing membawa kemampuan unik, ketakutan pribadi, dan kegagalan mereka sendiri ke dalam perburuan. Mengungkap petunjuk melalui infiltrasi, hacking, dan ancaman adalah inti dari gameplay loop, dan setiap tindakan membawa konsekuensi.
perhatian
Trailer reveal sepenuhnya bersifat sinematik, semua screenshot lingkungan dibuat in-engine namun sebelum gameplay, dan persyaratan sistem tercantum sebagai "belum ditentukan" di Steam. Game ini masih dalam tahap awal.
Halaman Steam mengisyaratkan fokus RPG yang lebih kuat dari game apa pun yang pernah dirilis Teyon sebelumnya, yang cukup berarti mengingat bahwa Robocop: Rogue City maupun Terminator: Resistance sudah menambahkan sistem non-combat yang bermakna dan penulisan NPC yang cukup baik.

Antarmuka pemilihan companion
Mengapa Teyon mendapatkan lisensi ini sangat penting
Teyon telah membangun rekam jejak yang benar-benar mengesankan dengan properti berlisensi yang kebanyakan studio lain akan gagal menanganinya. Terminator: Resistance berhasil menangkap atmosfer dan lore dari franchise yang telah mengalami kemunduran selama bertahun-tahun. Robocop: Rogue City melakukan hal yang sama, menghadirkan salah satu game berlisensi terbaik dalam ingatan belakangan ini. Studio ini memiliki insting nyata untuk mengidentifikasi apa yang sebenarnya membuat sebuah properti berhasil dan membangun sistem gameplay di sekitar elemen-elemen tersebut, bukan sekadar menempelkan merek pada game action generik.
Setting World of Darkness memberi mereka banyak bahan untuk diolah. Hunter: The Reckoning secara khusus menempatkan pemain di sisi manusia biasa dalam dunia yang penuh vampir, werewolf, dan makhluk yang lebih buruk lagi, yang merupakan sudut pandang berbeda dari kebanyakan game yang berlatar di universe ini. Ketidakseimbangan kekuatan sudah tertanam dalam fiksinya, dan jika Teyon memanfaatkan ketegangan tersebut seperti yang dilakukan game tabletop-nya, ini bisa menjadi sesuatu yang benar-benar layak untuk diperhatikan.
Situasi Nacon patut untuk dipantau
Ada satu komplikasi nyata yang membayangi pengumuman ini. Publisher Nacon baru-baru ini mengajukan permohonan pailit, yang bukan posisi yang baik bagi proyek studio mana pun. Deathwish menargetkan Q3 2027, yang memberikan cukup waktu bagi situasi Nacon untuk terselesaikan dengan satu atau lain cara sebelum peluncuran. Hasil yang paling mungkin terjadi adalah restrukturisasi atau akuisisi daripada kebangkrutan total, namun jika keadaan memburuk, proyek ini bisa berpindah ke publisher lain, yang secara historis cenderung menyebabkan penundaan.
Untuk saat ini, game ini sudah memiliki halaman Steam, trailer reveal, dan target window peluncuran. Pantau terus berita terbaru seputar Nacon dalam beberapa bulan ke depan, dan kembali lagi untuk mendapatkan berita gaming terbaru seiring munculnya lebih banyak detail tentang Deathwish menjelang rilisnya. Pastikan untuk melihat lebih lanjut:







