Skate Story Exclusive Release Info

Info Rilis Eksklusif Skate Story

Skate Story hadir di PS5 pada 8 Desember, menampilkan dunia bawah yang sureal, efek kontroler DualSense yang responsif, dan soundtrack orisinal dari Blood Cultures terinspirasi NYC.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Skate Story Exclusive Release Info

Skate Story, game skateboard indie yang memukau secara visual dari pengembang solo Sam Eng, dijadwalkan rilis di PlayStation 5 pada 8 Desember. Pertama kali diumumkan untuk PlayStation tahun lalu, game ini memadukan mekanik skateboard ekspresif dengan dunia gelap dan atmosferik yang terinspirasi oleh mitologi dan budaya urban. Pemain berperan sebagai iblis bertubuh kaca yang terikat perjanjian dengan iblis, bertugas meluncur melalui dunia bawah untuk melahap Bulan.

Menjelajahi Dunia Bawah Melalui Skateboarding

Berbeda dengan game skateboard tradisional yang berfokus pada realisme atau kompetisi, Skate Story menekankan aliran, presisi, dan eksplorasi. Setiap trik yang dilakukan berkontribusi pada perkembangan karakter melalui dunia bawah, dengan gameplay yang dibangun di atas sistem kombo yang menghargai kreativitas dan momentum. Trik dapat dirangkai untuk membangun meteran kombo, yang kemudian dapat dilepaskan dengan gerakan “STOMP” untuk melepaskan kerusakan pada musuh dan rintangan.

Desain dunia mendorong pemain untuk mempertahankan ritme dan gerakan saat menavigasi lingkungan sureal. Latar menggabungkan elemen supernatural dengan landmark skateboard yang familiar, menciptakan nada yang lebih meditatif daripada kompetitif.

Skate Story Exclusive Release Info

Info Rilis Eksklusif Skate Story

Fitur DualSense Menghidupkan Dunia

Skate Story memanfaatkan kontroler PlayStation 5 DualSense untuk menambahkan lapisan imersi lainnya. Lampu bar kontroler secara dinamis mencerminkan gerakan skater, menyala selaras dengan trik yang dilakukan dan pencahayaan di sekitar di dunia bawah game. Menurut pengembang Sam Eng, tujuannya adalah menggunakan efek DualSense untuk meningkatkan rasa gerakan dan atmosfer daripada mengganggu gameplay. Umpan balik dan pencahayaan menciptakan koneksi yang halus namun imersif antara pemain dan nada visual game.

Soundtrack Terinspirasi dari Kota

Game ini menampilkan soundtrack orisinal 12 lagu oleh Blood Cultures, yang dikenal dengan suara eksperimental dan produksi bertekstur mereka. Untuk menciptakan lanskap suara, Blood Cultures merekam suara dunia nyata dari New York City, menangkap dengungan industri kota, kebisingan sekitar, dan gerakan ritmis. Sampel-sampel ini kemudian dilapisi menjadi komposisi perkusi ambient yang mencerminkan perpaduan kekacauan dan ketenangan game.

Hasilnya adalah soundtrack yang mencerminkan perasaan meluncur melalui kota yang hidup dan bernapas - bahkan yang kebetulan ada di dunia bawah. Musiknya tidak hanya mengiringi gameplay; itu membantu mendefinisikan atmosfer dan nada emosional setiap momen.

Kustomisasi dan Seni Keausan Papan

Skate Story menggabungkan sistem keausan papan yang detail yang menambah realisme dan kepribadian pada gameplay. Setiap trik, grind, atau slide secara bertahap akan mengikis skateboard. Trik hidung yang sering akan menyebabkan kerusakan yang terlihat pada hidung dek, sementara tailslide dan grind akan meninggalkan tanda dan goresan yang unik.

Pemain dapat mengunjungi toko hadiah dalam game untuk menukarkan fragmen "jiwa sewaan" mereka untuk dek, roda, dan truk baru, memungkinkan kustomisasi kreatif. Stiker juga dapat ditambahkan untuk mempersonalisasi setiap papan, meskipun stiker akan aus seiring waktu, memperkuat tema ketidakkekalan game. Setelah diterapkan, stiker tidak dapat digunakan kembali, menambahkan lapisan pengambilan keputusan yang kecil namun bermakna untuk kustomisasi.

Visi Pengembang Solo

Dikembangkan sepenuhnya oleh Sam Eng, Skate Story mewakili proyek yang sangat pribadi yang menggabungkan budaya skateboard, seni visual, dan penceritaan. Kombinasi lingkungan buatan tangan, fisika responsif, dan presentasi atmosfer menciptakan pengalaman yang terasa intim namun luas. Arah Eng menekankan introspeksi dan aliran, mendorong pemain untuk menemukan ritme dan fokus di lanskap dunia lain.

Dengan rilis 8 Desember, Skate Story siap menjadi salah satu peluncuran indie paling berbeda tahun ini di PlayStation 5, menawarkan pemain perpaduan gameplay ekspresif dan penceritaan emosional yang dibalut dalam dunia yang indah dan menghantui.

Sumber: Sam Eng

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kapan Skate Story rilis di PS5? Skate Story rilis pada 8 Desember 2025, untuk PlayStation 5.

Siapa yang mengembangkan Skate Story? Game ini dikembangkan oleh Sam Eng, seorang pengembang solo yang dikenal karena memadukan desain yang digerakkan oleh seni dengan eksperimen gameplay.

Jenis game apa Skate Story? Skate Story adalah game petualangan skateboard yang berlatar di dunia bawah. Pemain melakukan trik, membangun kombo, dan menjelajahi lingkungan sureal sambil melanjutkan narasi tentang penebusan dan gerakan.

Apakah Skate Story tersedia di platform lain? Ya. Meskipun Skate Story akan hadir di PS5, game ini juga diharapkan tersedia di PC dan konsol lain, meskipun detail rilisnya mungkin berbeda.

Siapa yang membuat soundtrack Skate Story? Soundtracknya dikomposisikan oleh Blood Cultures, menampilkan 12 lagu orisinal yang terinspirasi oleh suara New York City.

Apakah Skate Story menggunakan fitur PS5 DualSense? Ya. Lampu bar dan umpan balik kontroler DualSense terintegrasi ke dalam gameplay, memberikan efek visual dan taktil yang bereaksi terhadap tindakan pemain.

Pembaruan Game

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026