Up Network, pengembang sistem operasi AI yang berbasis di Singapura, telah bermitra dengan DreamSmart, perusahaan teknologi yang berbasis di Tiongkok, untuk meluncurkan kacamata AI Web3 yang ditenagai oleh Google Gemini. Produk ini mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI), extended reality (XR), dan teknologi web3, dengan tujuan untuk menyederhanakan interaksi manusia-mesin dan memajukan perangkat komputasi generasi berikutnya.

Kacamata AI Web3 Baru yang Ditenagai oleh Google Gemini
Kacamata AI Web3
Kacamata AI web3 ini dikembangkan di bawah merek StarV milik DreamSmart. Kacamata ini dirancang untuk penggunaan sehari-hari, dengan berat 44 gram dan menawarkan daya tahan baterai hingga delapan jam. Perangkat ini menyertakan layar optical guidewave yang mendukung fitur extended reality untuk produktivitas, hiburan, gaming, dan aplikasi sehari-hari lainnya.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Integrasi AI dengan Google Gemini
Google Gemini, sistem AI canggih, menjadi tenaga penggerak kacamata ini. Hal ini memungkinkan interaksi percakapan yang alami dan bantuan yang peka terhadap konteks, membuat perangkat ini ramah pengguna dan dapat beradaptasi dengan berbagai kebutuhan. Privasi menjadi fokus utama, dengan semua pemrosesan dilakukan pada perangkat untuk memastikan data pengguna tetap pribadi dan aman. Perusahaan menyatakan bahwa produk ini dirancang untuk menawarkan kecerdasan kontekstual real-time dan diposisikan untuk melampaui kemampuan perangkat serupa yang tersedia saat ini.

Lebih Lanjut Tentang Up Network
Menyederhanakan Teknologi Web3
Teknologi web3 sering kali melibatkan navigasi sistem yang kompleks, seperti aplikasi terdesentralisasi dan manajemen aset digital. Up Network dan DreamSmart bertujuan untuk mengurangi hambatan tersebut melalui fitur berbasis AI pada kacamata ini, yang memungkinkan interaksi bahasa alami dengan sistem web3.
Kacamata ini terintegrasi dengan AI agent swarms, yang dapat berkolaborasi dalam tugas dan menyederhanakan interaksi dengan blockchain serta teknologi terdesentralisasi lainnya. Insentif token memberikan imbalan kepada pengguna karena berpartisipasi dalam aktivitas terdesentralisasi, yang memberikan lapisan keterlibatan tambahan. Selain itu, kacamata ini memprioritaskan privasi pengguna dengan menyimpan data di perangkat dan menggunakan metode penyimpanan anonim. Hal ini memastikan pengalaman yang aman dan berpusat pada pengguna.
Peluncuran Pasar dan Rencana Masa Depan
Kacamata AI web3 ini diperkirakan akan tersedia pada Q1 2025. Detail mengenai harga dan ketersediaan akan dibagikan mendekati tanggal rilis. Up Network, yang didirikan pada 2024 dengan tim beranggotakan 15 orang, dan DreamSmart, yang didirikan pada 2023 dan mempekerjakan lebih dari 4.000 orang, berkolaborasi untuk memposisikan produk ini sebagai titik masuk yang mudah diakses ke dalam teknologi web3 dan extended reality. Kemitraan ini menyoroti potensi penggabungan AI, XR, dan web3 dalam satu platform, yang dirancang untuk memberikan solusi praktis dan berfokus pada pengguna dalam kerangka kerja yang sadar akan privasi.
Sumber: VentureBeat







