Kinetix, sebuah startup di bidang generative AI untuk user-generated emotes (UGE), telah bermitra dengan Overdare, sebuah platform user-generated content (UGC) oleh Krafton, untuk merevolusi gaming. Kolaborasi ini memperkenalkan generative AI kepada para gamer, memungkinkan mereka untuk membuat animasi 3D dinamis dari video langsung di dalam game.

Kinetix dan Overdare: AI Emote Creator
Membawa AI ke Gamer
Teknologi Kinetix, yang terintegrasi ke dalam Overdare, memungkinkan pemain untuk mengubah video menjadi emotes. Ini berarti para gamer dapat membawa tren TikTok yang viral, momen film ikonik, atau rekaman mereka sendiri ke dalam game, menciptakan emotes yang dipersonalisasi yang mencerminkan kepribadian unik mereka.
Inovasi ini secara signifikan meningkatkan keterlibatan pengguna dengan melampaui opsi kustomisasi tradisional, memberikan pemain cara baru untuk mengekspresikan diri dalam komunitas gaming. Seiring dengan UGC yang menjadi tren yang menentukan dalam gaming, platform seperti Roblox dan Fortnite telah mendemokratisasi pembuatan game.

Kinetix AI Emote Creator
Lebih lanjut tentang Kinetix?
Kinetix didirikan pada tahun 2020 oleh Yassine Tahi dan Henri Mirande. Perusahaan ini bertujuan untuk mendorong ekspresi diri dalam video game dengan emotes bertenaga AI. Startup yang berbasis di Paris ini telah mengumpulkan pendanaan awal sebesar $12,5 juta dan memiliki tim yang terdiri dari lebih dari 40 ahli yang diakui sebagai "salah satu startup terpanas" oleh Wired.
Konten Buatan Pengguna
Mayoritas UGC melibatkan penggabungan kembali aset yang sudah ada, membatasi kreativitas. Teknologi AI Kinetix memberdayakan para gamer untuk membuat animasi baru, mengubah mereka menjadi kreator aktif dan mendorong era di mana para gamer memimpin dalam pembuatan konten. Yassine Tahi, CEO Kinetix, menekankan sifat transformatif dari fitur ini, dengan menyatakan:
“Ini lebih dari sekadar fitur inovatif. Ini adalah pendekatan transformatif untuk gaming. Teknologi kami memungkinkan pemain untuk menghasilkan dan menyesuaikan emotes dengan cepat, membawa tingkat personalisasi dan interaksi sosial yang baru ke komunitas gaming. Kami sangat antusias untuk melihat bagaimana pemain di Overdare akan menggunakan alat ini dan ingin memperluas kemampuan ini ke lebih banyak game di masa depan.”

Lebih Lanjut Tentang Kinetix
Emotes dalam Budaya Gaming Mainstream
Emotes telah menjadi bagian integral dari budaya gaming sejak popularitasnya di Fortnite dan tampil di banyak game, termasuk Helldivers 2. Teknologi AI emote Kinetix, yang disempurnakan selama tiga tahun, kompatibel dengan gaya avatar apa pun di game atau aplikasi apa pun. Hyungchul Park, CEO Overdare, menyoroti potensi dampak teknologi ini, dengan mengatakan:
“Kami percaya bahwa teknologi video-to-emote dari Kinetix akan sangat penting untuk meningkatkan retensi pemain dan mendorong koneksi yang lebih dalam dan lebih personal ke ekosistem Overdare. Pemain dapat membuat emotes yang dipersonalisasi untuk meningkatkan momen spesial, seperti upacara kemenangan game atau gerakan aksi, memperkaya pengalaman gaming di platform. Kami juga berharap pemain akan memamerkan emotes buatan pengguna mereka dengan membagikan kreativitas mereka di platform media sosial seperti TikTok dan YouTube, meningkatkan visibilitas dan daya tarik Overdare melalui konten viral berdurasi pendek.”

Overdare oleh Krafton dan Naver Z Corp
Lebih Lanjut Tentang Overdare?
Overdare, sebuah joint venture oleh Krafton dan Naver Z Corp., memanfaatkan Unreal Engine 5 untuk pengembangan dan telah resmi berpisah dari Krafton pada Desember 2023. Platform ini mengadopsi model create-to-earn (C2E), memungkinkan kreator untuk memonetisasi konten mereka, dan berencana untuk meluncurkan sepenuhnya pada akhir tahun 2024.
Saat ini, Overdare sedang dalam fase alpha test di Android di lima pasar Asia Tenggara - Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia - dengan rencana untuk rilis global akhir tahun ini.







