Twitch menuai kontroversi setelah mengumumkan turnamen Overcooked 2 untuk merayakan International Women's Day pada tanggal 8 Maret, dengan para pengguna di X mempertanyakan mengapa game memasak dipilih untuk merayakan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.
Pengumuman tersebut dirilis pada tanggal 2 Maret melalui akun resmi Twitch Rivals di X, lengkap dengan trailer gameplay Overcooked 2 dan takarir, "Mari rayakan International Women's Day bersama-sama." Quote tweet paling populer merangkum reaksi tersebut dalam enam kata: "Kalian memilih game memasak?"
Reaksi Keras Mulai Bermunculan
Kritik yang muncul berkisar dari sindiran sarkastik hingga rasa frustrasi yang nyata. Heather "sapphiRe" Garozzo, seorang penerima penghargaan Esports Hall of Fame dan Juara Dunia Counter-Strike: Global Offensive, menegur Twitch secara langsung.
"Perempuan juga memainkan game kompetitif yang populer! @RaidiantGG mengoperasikan event esports perempuan untuk Fortnite, Rocket League, VALORANT, Rainbow Six Siege, dan Overwatch," tulis Garozzo. "Beri tahu kami jika kalian ingin berkolaborasi dalam judul lain yang mungkin lebih merepresentasikan pemberdayaan perempuan."
Responsnya menyoroti apa yang dianggap banyak orang sebagai peluang yang terbuang: Twitch memilih judul game kasual kooperatif bertema memasak alih-alih game kompetitif besar di mana perempuan sudah berkompetisi di level tinggi.
Reaksi keras ini bukan hanya soal gamenya. Para kritikus secara khusus menyoroti persepsi yang menghubungkan perempuan dengan kegiatan memasak dalam konteks gaming, baik disengaja maupun tidak.
Peran Women's Guild
Cerita ini menjadi lebih rumit ketika melihat siapa yang sebenarnya memilih game tersebut. Twitch streamer LucyPancakes, anggota Women's Guild (bagian dari Unity Guilds Program milik Twitch), mengonfirmasi bahwa pemilihan game tersebut berasal dari guild itu sendiri.
"Saya anggota Women's Guild. Mereka tahu bagaimana persepsi publik terhadap hal ini dan tetap memilih untuk melanjutkannya karena... seluruh komunitas kami... secara mayoritas memilihnya," tulisnya. "Saya rasa para petinggi tidak menyadari bahwa ini akan terlihat seburuk ini."
LucyPancakes juga menegaskan bahwa ia secara pribadi tidak setuju dengan pilihan tersebut. Dalam postingan lanjutan, ia memaparkan apa yang seharusnya bisa dilakukan dalam event tersebut:
- Turnamen tim khusus perempuan untuk Marvel Rivals
- Showcase kompetitif Battlefield 6
- Event Warzone yang menampilkan perempuan di ruang yang biasanya didominasi oleh laki-laki
"Kita bisa saja melakukan sesuatu yang epik. Mendominasi game yang didominasi laki-laki. Membuktikan bahwa kita lebih dari sekadar casual gamer," tulisnya.
Tanggapan Twitch
Setelah gelombang kritik awal, Twitch Rivals mengeluarkan pernyataan pada tanggal 3 Maret yang membahas bagaimana event Women's Guild diputuskan. Pernyataan tersebut dirilis melalui akun resmi Twitch Rivals di X, meskipun platform tersebut tidak membatalkan atau mengubah turnamen itu sendiri.
Twitch mengakui adanya kontroversi tersebut tanpa menarik event tersebut, yang berarti turnamen tetap dijadwalkan untuk berlangsung menjelang tanggal 8 Maret.
Apa Artinya bagi Perempuan di Esports
Kontroversi ini memicu kembali percakapan tentang bagaimana platform gaming memilih untuk menyoroti perempuan di ruang kompetitif. Masalahnya jarang terletak pada satu game tertentu. Overcooked 2 adalah judul game kooperatif yang solid. Masalahnya, seperti yang disampaikan para kritikus, adalah pesan yang tersampaikan ketika game memasak menjadi sarana untuk hari yang berpusat pada kesetaraan dan pemberdayaan.
Organisasi seperti Raidiant, yang menjalankan event esports perempuan di berbagai judul game besar, merepresentasikan pendekatan yang berbeda: menempatkan perempuan di arena kompetitif yang sama dengan yang lain, alih-alih menciptakan kategori terpisah yang dianggap "lebih lunak".
Apakah Twitch akan memikirkan kembali pendekatannya untuk event di masa depan masih menjadi pertanyaan, tetapi respons terhadap turnamen Women's Day tahun ini membuat satu hal menjadi jelas: komunitas gaming sedang mengawasi.
Pastikan untuk menyimak artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Best Nintendo Switch Games for 2026
Best First-Person Shooters for 2026
Best PlayStation Indie Games for 2026
Best Multiplayer Games for 2026








