Saints Row Future Uncertain as Original Designer Claims Series Is Dead

Masa Depan Saints Row Diragukan, Desainer Asli Sebut Seri Mati

Desainer asli Saints Row, Chris Stockman, menyatakan Embracer Group berhenti merespons ajakannya, menimbulkan keraguan akan masa depan waralaba ini.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui

Saints Row Future Uncertain as Original Designer Claims Series Is Dead

Chris Stockman, direktur desain asli di balik Saints Row, telah menyuarakan keprihatinan tentang masa depan seri ini, mengklaim bahwa penerbit Embracer Group telah berhenti meresponsnya setelah ia mengajukan potensi kebangkitan. Stockman, yang telah bertahun-tahun tidak terlibat dengan seri ini, mengatakan ia merasa "diabaikan" setelah menyerahkan idenya untuk prekuel yang berlatar tahun 1970-an yang bertujuan untuk menyegarkan waralaba sambil mempertahankan humor khasnya. Komentarnya menunjukkan bahwa penerbit mungkin tidak memiliki rencana aktif untuk melanjutkan seri ini.

Dari Kesuksesan Besar hingga Tantangan Terbaru

Waralaba Saints Row pertama kali menarik perhatian pada tahun 2006 karena menawarkan pandangan yang lebih komedi dan dilebih-lebihkan pada game dunia terbuka perkotaan, membedakan dirinya dari judul-judul seperti Grand Theft Auto. Nada unik seri ini dan gameplay yang berlebihan membuatnya mendapatkan basis penggemar yang berdedikasi selama beberapa entri. Namun, reboot tahun 2022 menghadapi kritik karena masalah teknis dan inkonsistensi nada, gagal memenuhi ekspektasi komersial dan membuat masa depan waralaba menjadi tidak pasti.

Proposal Prekuel dan Respons Embracer

Stockman mengungkapkan bahwa ia telah dihubungi oleh Embracer Group pada akhir tahun 2025 untuk mendiskusikan ide-ide untuk arah seri ini. Proposalnya melibatkan prekuel yang berlatar tahun 1970-an, yang bertujuan untuk menyediakan latar belakang baru bagi waralaba sambil mempertahankan humor kacau yang menjadi ciri khasnya. Meskipun ada minat awal, Stockman mengatakan komunikasi dari penerbit berhenti, membuatnya percaya bahwa proyek tersebut kemungkinan tidak akan dilanjutkan.

Penutupan Volition dan Restrukturisasi Perusahaan

Studio asli di balik Saints Row, Volition, menjadi bagian dari portofolio Embracer Group setelah akuisisi melalui Koch Media pada tahun 2018. Reboot tahun 2022 adalah satu-satunya proyek studio di bawah kepemilikan Embracer. Setelah penjualan yang mengecewakan dan restrukturisasi internal, Volition ditutup pada tahun 2023, menghilangkan tim pengembangan utama untuk waralaba ini. Pendekatan yang lebih luas dari Embracer melibatkan akuisisi dan reorganisasi studio seperti Gearbox, Crystal Dynamics, dan THQ, yang sering kali mengakibatkan penundaan atau pembatalan proyek yang direncanakan.

Dampak pada Waralaba Game Terkenal Lainnya

Upaya restrukturisasi Embracer juga memengaruhi waralaba terkenal lainnya. Kebangkitan untuk Perfect Dark dan Deus Ex dilaporkan dibatalkan, sementara seri Tomb Raider menghadapi ketidakpastian setelah reorganisasi perusahaan. Perkembangan ini berkontribusi pada pertanyaan yang lebih luas tentang kemampuan penerbit untuk mengelola dan mempertahankan waralaba game berprofil tinggi.

Reaksi Komunitas dan Industri

Pernyataan Stockman disorot oleh Eurogamer, memicu diskusi di antara para penggemar dan pengamat industri mengenai masa depan Saints Row. Meskipun tidak ada konfirmasi resmi pembatalan, kurangnya studio aktif atau proyek yang sedang berjalan telah menyebabkan spekulasi bahwa seri ini mungkin tetap tidak aktif untuk waktu yang lama. Stockman menyatakan penyesalan atas situasi tersebut, mencatat bahwa ia berharap untuk hasil yang berbeda.

Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game teratas untuk dimainkan di tahun 2026:

Game Paling Dinanti Tahun 2026

Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026

Game First-Person Shooter Terbaik untuk Tahun 2026

Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026

Game Multiplayer Terbaik untuk Tahun 2026

Game Paling Dinanti Tahun 2026

Rilis Game Teratas untuk Januari 2026

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah Saints Row resmi dibatalkan?
Belum ada pengumuman resmi mengenai pembatalan waralaba ini, tetapi penutupan Volition dan kurangnya proyek baru menunjukkan bahwa pengembangan mungkin ditunda tanpa batas waktu.

Siapa Chris Stockman?
Chris Stockman adalah direktur desain asli Saints Row dan berkontribusi pada kesuksesan awalnya.

Apa proposal Stockman untuk waralaba ini?
Dia mengusulkan prekuel yang berlatar tahun 1970-an untuk menyediakan latar belakang baru sambil mempertahankan gaya komedi khas seri ini.

Mengapa reboot Saints Row 2022 mengalami kesulitan?
Reboot tersebut menghadapi masalah teknis dan inkonsistensi nada, yang menyebabkan penerimaan yang buruk dan penjualan yang mengecewakan.

Apa yang terjadi pada Volition?
Volition, studio di balik Saints Row, diakuisisi oleh Embracer Group dan ditutup pada tahun 2023 setelah restrukturisasi dan penjualan yang mengecewakan dari reboot 2022.

Bagaimana Embracer Group menangani studio game?
Embracer Group sering mengakuisisi studio game dan mengatur ulang mereka, yang sering kali menyebabkan penundaan atau pembatalan proyek, seperti yang terlihat pada waralaba lain seperti Perfect Dark dan Deus Ex.

Pembaruan Game

diperbarui

Maret 31. 2026

diposting

Maret 31. 2026

Berita Terkait

Berita Teratas