Mega Studio yang berbasis di Barcelona telah menutup divisi pengembangan game-nya setelah beroperasi selama hampir lima tahun. Studio tersebut telah merilis lebih dari 35 game dan aplikasi mobile selama kurun waktu tersebut, dengan tim yang sempat berkembang hingga mencapai 40 orang pada masa puncaknya. Ke depannya, perusahaan akan beroperasi secara eksklusif sebagai Mega Rewards, sebuah bisnis yang berfokus pada pertumbuhan untuk membantu studio game dan platform rewarded dalam meningkatkan skala pemasaran serta akuisisi pengguna mereka.
Founder dan CEO Adam Jaffe mengumumkan penutupan tersebut di LinkedIn, menyebutnya sebagai "hari yang menyedihkan" bagi perusahaan. Ia menyoroti kiprah studio tersebut dalam proyek internal maupun kemitraan eksternal, mengelola berbagai judul game sekaligus, dan membangun katalog rilis mobile yang bervariasi.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Beralih ke layanan pertumbuhan
Mega Studio akan tetap berjalan dengan tim yang terdiri dari empat karyawan. Perusahaan beralih dari konsultasi agensi tradisional menuju apa yang digambarkan Jaffe sebagai model operator praktis (hands-on), bekerja langsung dengan platform rewarded dan developer untuk meningkatkan monetisasi serta memperluas audiens mereka.
"Ini adalah akhir dari satu bab dan awal dari bab lainnya," tulis Jaffe. "Kami bukan agensi tradisional. Kami adalah kelompok kecil operator berpengalaman yang terjun langsung membantu bisnis mencapai level berikutnya."
Andrei Patrascu, developer terakhir yang tersisa di tim, telah meninggalkan perusahaan untuk mengejar peluang lain. Kepergiannya menandai penutupan penuh operasional pengembangan mobile Mega Studio.
Apa artinya ini bagi studio
Langkah ini mencerminkan pola yang lebih luas di industri, di mana studio skala menengah mulai mundur dari pengembangan internal demi spesialisasi pertumbuhan dan pemasaran. Mega Studio berencana menggunakan latar belakang mereka di mobile gaming untuk memberikan solusi scaling yang tepat sasaran, menjaga tim tetap kecil dan fokus sembari membantu klien mengembangkan platform mereka dengan lebih efisien.
Pergeseran ke layanan pertumbuhan ini mewakili penyesuaian strategis yang dapat menjadi contoh bagi studio lain yang mencari model berkelanjutan di luar produksi game secara langsung.
Pastikan untuk menyimak artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di 2026:
Best Nintendo Switch Games for 2026
Best First-Person Shooters for 2026
Best PlayStation Indie Games for 2026
Best Multiplayer Games for 2026
Most Anticipated Games of 2026
Top Game Releases for January 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Mega Studio menutup divisi pengembangan game-nya?
Studio tersebut menutup divisi pengembangannya untuk fokus secara eksklusif pada layanan pertumbuhan dan pemasaran bagi platform rewarded dan studio game.
Berapa banyak game yang dibuat Mega Studio sebelum ditutup?
Mega Studio memproduksi lebih dari 35 game dan aplikasi selama hampir lima tahun beroperasi.
Berapa jumlah karyawan Mega Studio pada masa puncaknya?
Studio tersebut mempekerjakan hingga 40 staf pada titik terbesarnya, yang mengerjakan berbagai proyek pengembangan.
Apa fokus Mega Studio sekarang?
Perusahaan akan bekerja sebagai operator pertumbuhan praktis (hands-on), membantu platform rewarded dan studio game meningkatkan skala pemasaran dan akuisisi pengguna mereka, alih-alih berfungsi sebagai agensi tradisional.
Siapa developer terakhir di Mega Studio?
Andrei Patrascu, developer dengan masa kerja terlama di studio tersebut, meninggalkan perusahaan saat divisi pengembangan ditutup.
Di mana lokasi Mega Studio?
Mega Studio beroperasi dari Barcelona, Spanyol.








