Laporan State of the Industry 2025 dari Blockchain Game Alliance (BGA) menunjukkan pergeseran signifikan dalam blockchain gaming global, dengan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) muncul sebagai kontributor dengan pertumbuhan tercepat di sektor ini. Disampaikan pada Global Blockchain Show Abu Dhabi 2025, temuan ini mengindikasikan penataan ulang besar-besaran terkait dari mana talenta, pengembangan, dan investasi berasal dalam ekosistem web3 gaming.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Perluasan Kehadiran Regional dalam Pengembangan Web3
Kebangkitan pesat MENA adalah salah satu perkembangan paling menonjol dalam laporan tersebut. Wilayah ini menyumbang kurang dari 1 persen responden survei pada tahun 2021, namun pada tahun 2025 angka tersebut telah naik menjadi 19.8 persen. Jika digabungkan dengan partisipasi Afrika yang meningkat, kedua wilayah tersebut kini mewakili lebih dari seperempat respons global. Ini menandai pergeseran geografis terbesar sejak BGA mulai melacak tren industri.
Pertumbuhan ini selaras dengan perubahan pasar yang lebih luas. MENA telah menjadi salah satu wilayah gaming paling aktif di dunia, didukung oleh inisiatif digital yang didukung pemerintah serta investasi skala besar di bidang esports dan hiburan interaktif. Populasi muda, infrastruktur teknologi yang berkembang, dan meningkatnya minat dari publisher global, semuanya berkontribusi pada kehadiran wilayah ini yang terus meningkat dalam blockchain gaming.
Kepemimpinan yang Mendorong Inklusi dan Aksesibilitas
BGA mengaitkan sebagian dari ekspansi ini dengan Yasmina Kazitani, yang terpilih pada tahun 2025 sebagai Co-President perempuan pertama organisasi tersebut. Dengan pengalaman membangun ekosistem di seluruh Afrika dan Timur Tengah, Kazitani telah mendorong keterlibatan akar rumput dan aksesibilitas yang lebih besar di pasar berkembang. Karyanya dengan Women in web3 Alliance menyoroti upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keberagaman gender dan memperluas peluang bagi kelompok yang kurang terwakili.
Laporan tahun 2025 itu sendiri mencerminkan prioritas-prioritas ini, karena ini adalah edisi pertama yang tersedia dalam beberapa bahasa selain bahasa Inggris. Hampir seperempat respons dikirimkan dalam bahasa lain, yang paling umum adalah bahasa Arab. Pergeseran ini membantu menangkap pandangan yang lebih akurat dan inklusif tentang partisipasi industri, terutama dari wilayah di mana bahasa Inggris bukan bahasa kerja utama.
Stabilitas Industri, Desain yang Mengutamakan Pemain, dan Ancaman Berkelanjutan
Laporan tersebut juga menguraikan bagaimana industri ini mulai stabil setelah bertahun-tahun mengalami volatilitas. Responden menyatakan peningkatan kepercayaan terhadap kejelasan regulasi dan memberikan penekanan pada peluncuran game berkualitas tinggi serta model jangka panjang yang didorong oleh pendapatan. Banyak developer dan publisher tampaknya memprioritaskan siklus produksi yang berkelanjutan dan desain yang berfokus pada pemain dibandingkan tren spekulatif.
Namun, laporan tersebut juga mencatat tantangan yang terus berlanjut. Penipuan dan kecurangan tetap menjadi ancaman terbesar yang dirasakan terhadap kredibilitas industri, sementara akses ke pendanaan terus menjadi hambatan operasional yang signifikan bagi banyak perusahaan. Risiko terkait AI, termasuk kecurangan dan eksploitasi otomatis, adalah kekhawatiran baru lainnya seiring dengan semakin canggih dan luasnya penggunaan sistem generatif.
Gambaran yang Lebih Jelas tentang Sektor yang Mengglobal
Laporan BGA terbaru memberikan salah satu pandangan paling komprehensif mengenai lanskap yang berubah di sekitar blockchain gaming. Dengan meningkatnya pengaruh MENA dan Afrika, industri yang lebih beragam dan global mulai terbentuk. Seiring dengan ekspansi developer, publisher, dan investor ke pasar baru, sektor web3 gaming tampaknya bergerak menuju aksesibilitas yang lebih luas dan fokus yang lebih kuat pada kualitas jangka panjang.
Sumber: BGA
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa yang mendorong pertumbuhan MENA dalam blockchain gaming?
Ekspansi MENA didukung oleh investasi nasional dalam infrastruktur gaming dan digital, populasi muda yang melek teknologi, serta meningkatnya keterlibatan regional dari perusahaan gaming global.
Mengapa BGA memperkenalkan respons survei multibahasa pada tahun 2025?
BGA menambahkan berbagai bahasa untuk meningkatkan aksesibilitas dan mengumpulkan wawasan yang lebih akurat dari wilayah non-berbahasa Inggris, terutama di MENA dan Afrika.
Tantangan apa yang saat ini dihadapi industri blockchain gaming?
Laporan tersebut mengidentifikasi penipuan, kekurangan pendanaan, dan eksploitasi berbasis AI sebagai tantangan paling mendesak yang memengaruhi kredibilitas dan stabilitas operasional.
Bagaimana keberagaman memengaruhi sektor blockchain gaming?
Meningkatnya partisipasi perempuan dan representasi regional yang lebih luas sedang membentuk prioritas pengembangan, berkontribusi pada desain game dan pengambilan keputusan yang lebih inklusif.
Di mana laporan lengkap BGA 2025 dapat diakses?
Laporan tersebut tersedia melalui situs web resmi Blockchain Game Alliance.








