Meta Platforms, sebelumnya Facebook, telah mengumumkan pergeseran besar untuk platform sosial VR-nya, Horizon Worlds. Awalnya diluncurkan sebagai ruang realitas virtual di mana pengguna dapat membuat dan menjelajahi dunia 3D, Horizon Worlds kini akan beralih ke perangkat seluler. Platform ini akan menjauhi pengalaman VR berbasis headset dan mengadopsi struktur yang lebih mirip dengan Roblox, berfokus pada konten yang dapat diakses dan dibuat pengguna yang dapat dimainkan di smartphone dan tablet.
Perusahaan telah menghabiskan lebih dari $70 miliar untuk realitas virtual dan augmented sejak berganti nama menjadi Meta pada tahun 2021, tetapi adopsi VR tertinggal dari harapan. Dengan beralih ke seluler, Meta bertujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mengurangi hambatan yang terkait dengan perangkat keras VR. Perubahan ini mencerminkan strategi yang lebih luas untuk membuat Horizon Worlds lebih mudah diakses sambil mempertahankan fokus sosial dan kreatifnya.
Restrukturisasi VR dan Reality Labs Meta
Pada 19 Februari, Meta mengonfirmasi bahwa mereka akan memisahkan divisi VR dan Reality Labs dari Horizon Worlds. Menurut pengumuman tersebut, restrukturisasi ini dimaksudkan untuk memberikan ruang lebih bagi platform perangkat keras VR dan Horizon Worlds untuk tumbuh secara independen. Horizon Worlds sekarang akan beroperasi sebagai platform seluler gratis untuk dimainkan, menekankan game sosial dan konten yang digerakkan oleh kreator daripada pengalaman VR yang imersif.
Meta menjelaskan bahwa pengujian awal akses seluler telah menunjukkan momentum positif, menunjukkan bahwa platform tersebut dapat menarik basis pengguna yang lebih besar dan lebih aktif jika tersedia di perangkat yang sudah dimiliki orang. Pergeseran strategis ini menandakan prioritas yang jelas pada aksesibilitas daripada VR imersif untuk Horizon Worlds.
Horizon Worlds Mengadopsi Model ala Roblox
Langkah menuju seluler memposisikan Horizon Worlds lebih dekat dengan ekosistem game yang dibuat pengguna seperti Roblox. Meta menyoroti beberapa game yang telah melihat keterlibatan yang kuat di platform, termasuk Grow A Garden, Steal A Brainrot, dan Yeet Yourself. Game-game ini menekankan pengalaman bermain yang singkat dan kasual yang menarik bagi audiens yang lebih muda, sebuah pergeseran dari desain asli yang berfokus pada VR yang membutuhkan headset khusus.
Tren industri mendukung pendekatan ini. Roblox telah mempertahankan pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa platform yang ramah seluler, sosial, dan digerakkan oleh kreator dapat menarik dan mempertahankan audiens yang besar. Dengan mengikuti model serupa, Meta berharap dapat memperluas jangkauan dan keterlibatan Horizon Worlds tanpa bergantung pada adopsi VR.
Apa Artinya Ini bagi VR di Meta
Meskipun Horizon Worlds menjauhi VR, Meta telah mengonfirmasi bahwa realitas virtual masih menjadi bagian dari rencana jangka panjangnya. Perusahaan terus mengembangkan perangkat keras VR dan mendukung pengembang VR pihak ketiga. Namun, perubahan internal baru-baru ini, termasuk restrukturisasi studio game VR, menunjukkan bahwa VR tidak akan lagi menjadi fokus utama strategi konsumen Meta. Sebaliknya, platform seluler dan inisiatif kecerdasan buatan tampaknya mengambil prioritas.
Pergeseran ini juga mencerminkan tantangan dalam membangun ekosistem VR konsumen berskala besar. Visi awal tentang metaverse yang sepenuhnya imersif belum terwujud dalam skala yang awalnya diantisipasi Meta, dan platform yang berpusat pada seluler memberikan cara untuk menumbuhkan komunitas sosial dan game tanpa persyaratan perangkat keras yang sama.
Konteks Industri dan Prospek
Pergeseran Meta menyoroti tantangan dan peluang di ruang metaverse dan VR. Adopsi VR konsumen tetap terbatas dibandingkan dengan game seluler, sementara platform konten yang dibuat pengguna seperti Roblox menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Dengan mengubah Horizon Worlds menjadi platform seluler, Meta menanggapi realitas pasar dan perilaku pengguna, berusaha untuk meningkatkan keterlibatan melalui aksesibilitas daripada pengalaman imersif.
Pendekatan ini dapat memungkinkan Meta untuk bersaing di pasar game sosial sambil terus mengeksplorasi inovasi VR di belakang layar. Strategi metaverse jangka panjang perusahaan mungkin masih mencakup pengalaman imersif, tetapi pertumbuhan langsung diprioritaskan melalui game seluler.
Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026
Game First-Person Shooter Terbaik untuk Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026
Game Multiplayer Terbaik untuk Tahun 2026
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Rilis Game Teratas untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Horizon Worlds?
Horizon Worlds adalah platform sosial Meta di mana pengguna dapat membuat, menjelajahi, dan berinteraksi di dunia 3D. Awalnya hanya VR, kini beralih ke perangkat seluler.
Mengapa Meta memindahkan Horizon Worlds ke seluler?
Meta berfokus pada seluler untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mengurangi hambatan yang terkait dengan perangkat keras VR. Pengujian seluler awal menunjukkan peningkatan keterlibatan.
Apakah Horizon Worlds masih akan mendukung VR?
Ya, Meta terus berinvestasi dalam perangkat keras VR dan pengembang pihak ketiga, tetapi VR tidak akan lagi menjadi fokus utama platform.
Bagaimana Horizon Worlds mirip dengan Roblox?
Versi seluler menekankan game singkat, kasual, yang dibuat pengguna, mirip dengan pengalaman yang ditawarkan di Roblox, menarik bagi audiens yang lebih muda dan kasual.
Apakah ini berarti Meta meninggalkan metaverse?
Tidak sepenuhnya. Meta masih mengejar pengembangan VR dan metaverse jangka panjang, tetapi fokus langsungnya adalah pada pengalaman seluler yang dapat diakses.







