Call of Duty: Modern Warfare (2019) Is ...

Modern Warfare Melonjak 10,000% di Steam Saat Black Ops 7 Season 3

Call of Duty: Modern Warfare mengalami lonjakan pemain 10,000% di Steam, menandai kebangkitan besar game klasik 2019 ini di PC.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Mar 31, 2026

Call of Duty: Modern Warfare (2019) Is ...

Sesuatu yang tidak biasa terjadi di Steam minggu ini. Call of Duty: Modern Warfare, reboot tahun 2019 dari Infinity Ward yang diluncurkan pada 25 Oktober tahun tersebut, tiba-tiba melonjak kembali ke relevansinya dengan peningkatan jumlah pemain sekitar 10,000% dibandingkan minggu sebelumnya. Ini bukan salah ketik. Sebuah game yang hampir tidak aktif di platform Valve ini pada dasarnya berubah dari kota hantu menjadi lobby yang penuh sesak hanya dalam beberapa hari.

Begini masalahnya: lonjakan seperti ini tidak terjadi begitu saja. Ketika sebuah judul yang sudah bertahun-tahun tiba-tiba mengalami lompatan persentase lima digit dalam jumlah pemain bersamaan, hampir selalu ada katalisatornya — weekend gratis, momen viral, dorongan dari content creator, atau penjualan yang menurunkan harga cukup jauh untuk menarik gelombang pembeli baru.

Yang sering luput dari perhatian pemain soal lonjakan Steam ini

Angka persentase mentahnya memang mencolok, tetapi konteksnya sangat penting. Jumlah pemain dasar Modern Warfare di Steam secara historis memang rendah, karena game ini diluncurkan secara native di Battle.net dan Steam hanya menjadi platform sekunder yang ditambahkan belakangan. Artinya, batas bawahnya cukup kecil sehingga bahkan beberapa ribu pemain yang kembali pun bisa menghasilkan lonjakan persentase yang terlihat astronomis di atas kertas.

Meski begitu, 10,000% tetap merupakan sinyal yang nyata. Pemain tidak begitu saja kembali ke shooter tahun 2019 tanpa alasan. Faktor pendorong yang paling mungkin:

  • Periode free-to-play sementara atau free weekend di Steam yang menarik pemain penasaran yang belum pernah mencobanya
  • Diskon besar dalam Steam sale yang menurunkan harga cukup rendah sehingga layak untuk dibeli
  • Aktivitas content creator atau streamer yang mendorong traffic berbasis nostalgia kembali ke game ini
  • Event yang diorganisir komunitas seputar mode Spec Ops atau Multiplayer klasik dari Modern Warfare

Artinya bagi pemain yang masih menginstal game ini: lobby yang sebelumnya sepi kini tiba-tiba hidup kembali, setidaknya untuk sementara.

Reboot tahun 2019 ini masih layak dimainkan

Call of Duty: Modern Warfare merupakan reset yang sesungguhnya bagi franchise ini saat dirilis. Infinity Ward memangkas gerakan berbasis momentum dari entri-entri sebelumnya dan membangun sesuatu yang lebih keras, dengan rendering engine baru, sistem attachment Gunsmith yang dirombak, dan Warzone yang akhirnya diluncurkan sebagai ekstensi free-to-play dari ekosistem yang sama. Map Multiplayer game ini seperti Shoot House dan Rust menjadi andalan komunitas, dan mode Gunfight 2v2 berhasil mengukir basis penggemarnya sendiri yang setia.

Franchise ini telah jauh melampauinya — Modern Warfare III hadir pada akhir 2023 berdasarkan pengumuman reveal resmi worldwide, dan seri ini kini sudah masuk jauh ke wilayah Black Ops 7 — namun entri tahun 2019 ini masih memiliki para pembelanya yang berpendapat bahwa desain Multiplayer dan fidelitas audionya belum tertandingi hingga sekarang.

Kuncinya ada pada apa yang terjadi selanjutnya

Lonjakan seperti ini biasanya berumur pendek. Para pemain kembali, teringat alasan mereka pergi (atau teringat betapa bagusnya game ini), lalu bertahan atau kembali ke apa pun yang mereka mainkan sebelumnya. Pertanyaan yang lebih menarik adalah apakah Activision memanfaatkan momen seperti ini untuk mendorong kesadaran terhadap ekosistem Call of Duty yang lebih luas, terutama dengan Black Ops 7 yang saat ini berada di Season 3 dan secara aktif menarik pemain menuju konten yang lebih baru.

Bagi siapa pun yang belum menyentuh Modern Warfare sejak peluncurannya, lonjakan populasi yang tiba-tiba ini sejatinya adalah waktu terbaik untuk kembali. Matchmaking terisi lebih cepat, antrean Gunfight yang sudah mati berbulan-bulan kini kembali layak dimainkan, dan mode Ground War game ini akhirnya memiliki cukup pemain untuk terasa seperti pengalaman skala besar yang memang dirancang demikian.

Pantau terus halaman tracking Steam dalam beberapa hari ke depan. Jika angkanya bertahan, ada cerita nyata di sini tentang selera pemain terhadap entri Call of Duty yang lebih lama. Jika kembali ke angka dasar minggu depan, ini hanyalah fenomena sesaat — namun tetap menarik untuk disimak. Untuk liputan gaming lebih lanjut dan berita terkini, simak selengkapnya:

Games

Guides

Reviews

News

Laporan

diperbarui

Maret 31. 2026

diposting

Maret 31. 2026

0 Komentar

Berita Terkait

Berita Teratas