Netflix telah mengumumkan bahwa studio game yang berbasis di Seattle, Spry Fox, akan kembali menjadi perusahaan independen di bawah kendali para pendirinya, David Edery dan Daniel Cook. Studio yang diakuisisi Netflix pada tahun 2022 ini sebelumnya sedang mengerjakan game massively multiplayer online, Spirit Crossing. Dengan adanya spin-off ini, Spry Fox akan kembali memegang kendali penuh atas operasionalnya, sementara Netflix akan tetap menjadi publisher untuk Spirit Crossing di platform mobile. Studio ini juga akan bebas untuk memperluas game tersebut ke platform lain.
Edery mengomentari transisi ini dengan menyatakan bahwa langkah tersebut memungkinkan Spirit Crossing untuk menjangkau lebih banyak pemain di berbagai platform, sejalan dengan misi game ini untuk menghubungkan orang-orang dan menginspirasi interaksi positif. Netflix belum memberikan komentar publik mengenai keputusannya untuk menjual kembali studio tersebut kepada para pendirinya.

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Perubahan dalam Strategi Gaming Netflix
Penjualan Spry Fox mengikuti pergeseran yang lebih luas dalam pendekatan Netflix terhadap pengembangan game internal. Pada tahun 2024, perusahaan menutup Team Blue, sebuah studio yang berbasis di California yang terdiri dari para veteran industri dari Halo, Call of Duty, dan God of War. Penutupan Team Blue, seperti halnya spin-off Spry Fox, mencerminkan perubahan prioritas internal Netflix, karena beberapa proyek tidak lagi sesuai dengan fokus gaming Netflix yang telah disesuaikan.
Meskipun Netflix telah mengurangi pengembangan game internalnya, perusahaan terus berinvestasi secara selektif dalam gaming, dengan fokus pada kemitraan dan publishing alih-alih memperluas studio internal berskala besar. Strategi ini memungkinkan Netflix untuk mempertahankan kehadirannya di pasar gaming tanpa harus berkomitmen pada pengembangan internal berskala penuh dengan anggaran tinggi.
Masa Depan Spirit Crossing
Meskipun keluar dari sistem studio internal Netflix, Spry Fox tetap berkomitmen penuh terhadap Spirit Crossing. Game ini diharapkan untuk terus dikembangkan di bawah arahan studio tersebut, dengan Netflix yang berperan sebagai publisher di platform mobile. Spry Fox kini memiliki kesempatan untuk mencari platform tambahan bagi game tersebut, yang berpotensi memperluas jangkauannya. Kemitraan ini mencerminkan pendekatan hibrida di mana studio independen tetap memegang kendali kreatif sambil memanfaatkan publisher yang lebih besar untuk distribusi.
Implikasi bagi Web3 dan Kemitraan Gaming
Transisi Spry Fox menyoroti tren yang berkembang mengenai kemitraan antara studio independen dan platform hiburan besar, termasuk inisiatif web3 dan gaming berbasis blockchain. Dengan berfokus pada perjanjian publishing alih-alih pengembangan internal, perusahaan seperti Netflix dapat mendukung proyek tanpa overhead yang besar, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi studio untuk mengeksplorasi fitur web3 dan rilis lintas platform.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Netflix menjual kembali Spry Fox kepada para pendirinya?
Keputusan Netflix mencerminkan penyesuaian yang lebih luas dalam strategi gaming-nya, dengan memprioritaskan kemitraan selektif dan publishing dibandingkan pengembangan internal berskala besar. Proyek-proyek Spry Fox tidak lagi sepenuhnya selaras dengan prioritas internal Netflix.
Apakah Spirit Crossing akan tetap dirilis di Netflix?
Ya, Netflix akan terus menjadi publisher Spirit Crossing di platform mobile. Spry Fox juga dapat memperluas game tersebut ke platform tambahan secara independen.
Apakah Spry Fox akan ditutup?
Tidak, studio tersebut kembali menjadi perusahaan independen dan akan terus beroperasi. Hanya Team Blue, studio Netflix lainnya, yang ditutup sepenuhnya pada tahun 2024.
Apa artinya ini bagi web3 atau blockchain gaming?
Langkah ini menunjukkan tren di mana studio independen memiliki fleksibilitas untuk mengeksplorasi web3 dan fitur gaming modern lainnya, sambil tetap bermitra dengan publisher yang lebih besar untuk distribusi.
Siapa pendiri Spry Fox?
David Edery dan Daniel Cook mendirikan Spry Fox pada tahun 2010 dan kini kembali memegang kepemilikan penuh atas studio tersebut.








