Nintendo telah mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Bandai Namco Singapore Studios (BNSS) pada April 2026, dan akan mengganti namanya menjadi Nintendo Studios Singapore. Ini menandai akuisisi studio kelima perusahaan dalam beberapa tahun, menandakan ekspansi yang stabil dari jaringan pengembangan internalnya.
Menurut Nintendo, akuisisi ini bertujuan untuk memperkuat struktur pengembangan Nintendo Group. Bandai Namco juga mengkonfirmasi transaksi tersebut di situs web studio Singapura, meskipun tidak memberikan rincian tambahan.
Didirikan pada tahun 2013, studio Singapura berkontribusi pada Splatoon 3 di Nintendo Switch dan telah terlibat dalam beberapa proyek Bandai Namco, termasuk Tekken 8, Soulcalibur VI, dan Ace Combat 7. Judul terbarunya, Hirogami, adalah platformer PC dan PS5 berskala kecil yang dikembangkan oleh tim yang terdiri dari sekitar tujuh karyawan di Singapura dan Malaysia, dan diterbitkan secara independen oleh Kakehashi Games. LinkedIn mencatat jumlah karyawan studio sekitar 60 orang.
Pola Akuisisi Terbaru Nintendo
Akuisisi BNSS oleh Nintendo melanjutkan pola yang dimulai pada tahun 2021 dengan Next Level Games yang berbasis di Vancouver, pembelian studio pertamanya sejak 2007. Tahun berikutnya, Nintendo mengakuisisi SRD yang berbasis di Kyoto, mitra lama, untuk mengamankan sumber daya pengembangan dan meningkatkan efisiensi produksi perangkat lunak. Kemudian pada tahun 2022, Dynamo Pictures yang berbasis di Tokyo diakuisisi dan diganti namanya menjadi Nintendo Pictures Ltd, dengan fokus pada konten visual menggunakan IP Nintendo.
Pada tahun 2024, Shiver Entertainment yang berbasis di Florida bergabung dengan portofolio Nintendo untuk membantu porting dan mengembangkan judul perangkat lunak. Di bawah CEO Shuntaro Furukawa, yang telah menjabat sejak 2018, akuisisi ini mewakili upaya strategis untuk memperluas kemampuan pengembangan Nintendo secara terukur.
Memperkuat Kemitraan dan Kapasitas Pengembangan
Beberapa akuisisi Nintendo melibatkan studio dengan ikatan yang sudah terjalin dengan perusahaan. Next Level Games telah mengerjakan Luigi’s Mansion dan judul Nintendo lainnya selama lebih dari 15 tahun. Hubungan SRD dengan Nintendo sudah ada sejak judul-judul awal seperti Donkey Kong dan Super Mario Bros., sementara studio Singapura berkontribusi pada Splatoon 3 dan memiliki koneksi melalui perusahaan induknya, Bandai Namco.
Bandai Namco juga ikut mengembangkan eksklusif besar Nintendo, seperti Kirby Air Riders, dan Nintendo memiliki saham signifikan senilai $300 juta di perusahaan tersebut untuk menjaga hubungan bisnis yang stabil. Analis menyarankan bahwa akuisisi Nintendo bertujuan untuk memperluas kemampuan produksi daripada mengejar pembelian berskala besar.
Analis MST Financial David Gibson mencatat bahwa pendekatan perusahaan bersifat inkremental, berfokus pada studio yang sudah dikenal baik, daripada mengejar akuisisi profil tinggi seperti pembelian Activision Blizzard oleh Microsoft.
Mempersiapkan Era Switch 2
Ekspansi Nintendo terjadi saat perusahaan beralih dari era Switch dan 3DS ke Switch 2 yang akan datang. Memperkuat tim pengembangan internal dan meningkatkan jumlah karyawan dipandang sebagai prioritas utama untuk mempertahankan output game yang stabil, termasuk beberapa judul profil tinggi setiap tahun. Furukawa telah menyoroti pentingnya mengakuisisi studio dan memperluas fasilitas untuk mendukung pengembangan, dengan bangunan baru sedang dibangun untuk menampung tim tambahan.
Melihat ke Depan
Strategi akuisisi Nintendo mencerminkan pendekatan yang terukur dan strategis terhadap pertumbuhan. Meskipun pola perusahaan menunjukkan bahwa akuisisi lebih lanjut mungkin terjadi dalam waktu dekat, ini kemungkinan akan melibatkan studio yang lebih kecil dengan hubungan yang terbukti daripada pengambilalihan industri besar. Fokus Nintendo tetap pada penguatan kapasitas pengembangan, menjaga kemitraan yang terpercaya, dan mendukung perangkat keras dan perangkat lunak game generasi berikutnya.
Sumber: Game File
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Nintendo mengakuisisi Bandai Namco Singapore Studios?
Nintendo bertujuan untuk memperkuat kemampuan pengembangan internalnya dan memperluas kapasitas produksi menjelang era Switch 2. Studio Singapura juga memiliki hubungan yang sudah ada dengan Nintendo melalui pekerjaannya di Splatoon 3.
Berapa banyak studio yang telah diakuisisi Nintendo dalam beberapa tahun terakhir?
Sejak 2021, Nintendo telah mengakuisisi lima studio: Next Level Games, SRD, Dynamo Pictures (sekarang Nintendo Pictures), Shiver Entertainment, dan Bandai Namco Singapore Studios.
Proyek apa saja yang telah dikerjakan oleh Bandai Namco Singapore Studios?
Studio ini berkontribusi pada Splatoon 3 di Nintendo Switch dan judul Bandai Namco seperti Tekken 8, Soulcalibur VI, dan Ace Combat 7. Proyek independen terbarunya adalah Hirogami, sebuah platformer PC/PS5 kecil.
Akankah Nintendo terus mengakuisisi lebih banyak studio?
Meskipun strategi Nintendo menunjukkan bahwa akuisisi lebih lanjut mungkin terjadi, perusahaan kemungkinan akan fokus pada studio yang lebih kecil dengan kemitraan yang sudah ada daripada pembelian industri besar dan profil tinggi.
Bagaimana ini memengaruhi pengembangan game Nintendo?
Akuisisi ini memperkuat kemampuan pengembangan internal Nintendo, memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan produksi game berkualitas tinggi yang stabil dan mengelola beberapa proyek secara bersamaan, termasuk judul Switch 2 di masa mendatang.







