Capcom baru saja merilis patch signifikan pertama untuk Ultimate Marvel vs. Capcom 3 di Steam sejak 2017, dan reaksi komunitas fighting game persis seperti yang bisa ditebak: rasa lega yang langsung diikuti oleh kekecewaan.
Catatan patch yang diposting langsung di halaman Steam game tersebut terbilang singkat. Capcom mencantumkan "kompatibilitas terverifikasi dengan Windows 11" dan "perbaikan bug lain-lain" sebagai keseluruhan perubahan. Untuk game yang tidak mendapatkan update resmi selama hampir sembilan tahun, itu terdengar seperti kabar baik. Namun, masalahnya adalah: update ini tampaknya secara fundamental merusak salah satu mekanik paling ikonik dalam game tersebut.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Apa fungsi Dark Phoenix sebenarnya (dan mengapa itu penting)
Jean Grey selalu menjadi salah satu karakter paling unik di Ultimate Marvel vs. Capcom 3. Seluruh strategi kompetitifnya berputar pada loop tertentu: mengumpulkan lima meter stock, membiarkan HP-nya terkuras hingga nol, dan memicu transformasi Dark Phoenix alih-alih mati. Dalam kondisi yang diperkuat tersebut, ia bisa dibilang menjadi karakter terkuat dalam game, dengan bar HP penuh dan output damage yang meningkat drastis.
Loop tersebut kini tidak lagi berfungsi. Pasca-patch, Jean Grey justru langsung mati alih-alih bertransformasi. Dark Phoenix tidak terpicu.
Bagi pemain kasual, itu mungkin terdengar seperti masalah kecil. Namun bagi siapa pun yang telah membangun tim di sekitarnya, hal ini secara efektif menghapus karakter tersebut dari game.
Kubota escape dan situasi mod
Dark Phoenix bukan satu-satunya korban. Patch ini juga menghapus "Kubota escape," sebuah teknik yang awalnya muncul sebagai bug yang tidak disengaja namun telah menjadi bagian sah dari permainan level tinggi selama bertahun-tahun. Komunitas fighting game memiliki sejarah panjang dalam mengadopsi mekanik yang tidak disengaja sebagai alat utama, jadi menghapus salah satunya setelah hampir satu dekade diterima oleh komunitas tentu akan berdampak buruk.
Salah satu anggota komunitas merangkum situasinya dengan jelas: bug yang sudah diketahui dan mengganggu pemain selama bertahun-tahun, seperti glitch zombie plunger Frank West, tetap tidak tersentuh sama sekali. Hal-hal yang diubah justru adalah sesuatu yang selama ini sudah diakali atau bahkan diterima secara aktif oleh komunitas.
Situasi saat ini
Capcom belum mengeluarkan pernyataan apa pun terkait masalah Dark Phoenix atau penghapusan Kubota escape. Komunitas saat ini sedang menunggu hotfix, meskipun belum ada jadwal yang diberikan.
Ini bukan pertama kalinya game yang sudah lama tidak aktif mendapatkan update kejutan yang justru menimbulkan lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya, namun waktu perilisannya terasa sangat disayangkan. Ultimate Marvel vs. Capcom 3 telah mempertahankan scene kompetitif yang berdedikasi selama lebih dari satu dekade berkat upaya pelestarian oleh komunitas itu sendiri. Patch yang mengganggu ekosistem tersebut tanpa memperbaiki bug yang sebenarnya dipedulikan oleh pemain tentu sulit untuk diterima.
Jika Anda adalah penggemar Marvel yang mencari pengalaman dengan dukungan lebih aktif, MARVEL Cosmic Invasion telah menarik banyak pemain dengan pendekatan uniknya pada pertarungan berbasis hero. Anda bisa melihat panduan pemula untuk memulai pemilihan hero dan mekanik dasar, atau jika Anda ingin mengetahui hero mana yang layak dimainkan saat ini, tier list Marvel Cosmic Invasion mengulas meta saat ini secara lengkap.








