Perjalanan menuju Metroid Prime 4: Beyond tidaklah mulus, dan salah satu fitur yang paling memicu perdebatan — hub open-world — tetap menjadi poin yang dipermasalahkan oleh para penggemar. Kini setelah game tersebut dirilis di Switch dan Switch 2, Nintendo menjelaskan mengapa keputusan desain yang kontroversial itu tetap dipertahankan, bahkan ketika sentimen pemain terhadap game open-world berubah selama masa pengembangan proyek yang panjang.
Pilihan Desain yang Ditetapkan Sejak Awal
Hub open-world dalam Metroid Prime 4: Beyond sudah menjadi bagian dari konsep awal game, dan mengubahnya berarti harus melakukan restart penuh kembali — sesuatu yang tidak ingin dipertaruhkan oleh Nintendo. Dalam wawancara Famitsu baru-baru ini, tim pengembang menegaskan bahwa merombak hub di tahap akhir produksi akan menggagalkan proyek yang memang sudah bermasalah. Game ini telah di-reboot sekali pada tahun 2019 ketika Retro Studios mengambil alih dari Bandai Namco, dan Nintendo memutuskan bahwa melanjutkan visi yang ada jauh lebih bijak daripada harus melakukan reset lagi.
Restart tahun 2019 itu bersifat publik dan cukup kacau. Daripada mengambil risiko penundaan lagi dan mendapatkan pemberitaan buruk, Nintendo berkomitmen pada struktur yang sudah ada, meskipun tidak lagi sesuai dengan apa yang diinginkan oleh para pemain.
Menyelaraskan Ruang Terbuka dengan Progresi Metroid Tradisional
Di awal pengembangan, desain open-world adalah tren yang mendominasi industri game. The Legend of Zelda: Breath of the Wild baru saja mendefinisikan ulang standar game Nintendo, dan para pemain sangat vokal menginginkan kebebasan yang sama di franchise lain, termasuk Metroid. Tim mendengar masukan tersebut dan mencoba meresponsnya.
Namun, Metroid tidak bekerja seperti itu. Seri ini dibangun di atas progresi berbasis kemampuan (ability-gated) — Anda membuka kekuatan baru, yang kemudian membuka area baru. Struktur tersebut berbenturan dengan ide untuk bisa pergi ke mana saja sejak awal. Jadi, Nintendo mengambil jalan tengah: hub besar yang bisa dijelajahi dengan bebas yang menghubungkan zona-zona tradisional yang terkunci oleh kemampuan. Hub tersebut juga berfungsi sebagai alat pengatur tempo, memungkinkan pemain berkendara di antara sesi eksplorasi intens dan pertempuran.
Ini adalah kompromi yang mencoba mengakomodasi kedua sisi, dan apakah itu berhasil atau tidak, tergantung pada siapa yang Anda tanya.
Perubahan Ekspektasi Pemain Selama Siklus Pengembangan yang Panjang
Saat Metroid Prime 4: Beyond mendekati penyelesaian, percakapan seputar game open-world telah bergeser. Apa yang dulunya merupakan permintaan universal kini menjadi titik kelelahan, terutama ketika elemen open-world terasa dipaksakan atau tidak terhubung dengan core loop game tersebut.
Nintendo mengetahui hal ini. Namun, meninjau kembali hub bukanlah pilihan. Game ini sudah tertunda selama bertahun-tahun dan dibangun dari nol sekali. Pada titik itu, perusahaan memutuskan bahwa menyelesaikan proyek jauh lebih praktis daripada mengejar ekspektasi pemain yang terus berubah.
Nintendo juga memilih untuk tidak mengejar tren dalam tempo aksi dan shooter. Tim mengakui bahwa beradaptasi terlalu dekat dengan perubahan tersebut akan mengganggu ritme yang lebih lambat dan berfokus pada eksplorasi yang mendefinisikan seri ini.
Konsep Kreatif yang Ada Sebelum Reboot
Beberapa ide game yang paling banyak diperdebatkan sudah dikonsepkan bahkan sebelum Retro Studios mengambil alih. Kemampuan psikis Samus Aran, misalnya, dimulai sebagai pembenaran naratif untuk kontrol Charge Beam-nya yang diperluas. Setelah reboot, Retro diminta untuk mengembangkan mekanik tersebut lebih jauh dan menjalinnya lebih dalam ke dalam game. Itu berarti beberapa elemen paling kontroversial — baik dalam cerita maupun gameplay — sudah berjalan sebelum Retro terlibat.
Ini adalah pengingat bahwa tidak semua hal yang tidak disukai penggemar pada produk akhir bisa disalahkan sepenuhnya pada studio yang menyelesaikannya.
Penerimaan dan Diskusi yang Berlanjut
Metroid Prime 4: Beyond sebagian besar mendapatkan ulasan positif, tetapi juga memicu banyak perdebatan. Penggemar yang menyukainya memuji atmosfernya dan momen-momen yang terasa paling mendekati trilogi aslinya. Penggemar yang tidak menyukainya menunjuk pada hub open-world dan karakter pendukung yang terlalu banyak bicara sebagai masalah utama.
Pastikan untuk melihat artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik Tahun 2026
First-Person Shooter Terbaik Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik Tahun 2026
Game Multiplayer Terbaik Tahun 2026
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Rilis Game Terbaik Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Metroid Prime 4 memiliki hub open-world?
Nintendo membangun hub tersebut sebagai jalan tengah antara eksperimen open-world dan progresi berbasis kemampuan tradisional seri ini.
Apakah Nintendo mempertimbangkan untuk menghapus atau mendesain ulang hub tersebut?
Tidak. Game ini sudah di-reboot sekali, dan meninjau kembali desain hub akan menyebabkan penundaan besar lainnya.
Siapa yang mengembangkan Metroid Prime 4: Beyond?
Retro Studios mengembangkan game ini setelah mengambil alih proyek pada tahun 2019 menyusul restart pengembangan penuh.
Mengapa Metroid Prime 4 membutuhkan waktu lama untuk dirilis?
Game ini diumumkan pada tahun 2017, kemudian di-reboot pada tahun 2019, yang menyebabkan siklus pengembangan berlangsung selama beberapa tahun.
Bagaimana Metroid Prime 4 diterima oleh para kritikus?
Ulasan sebagian besar positif, dengan pujian untuk poin-poin terbaiknya dan kritik untuk pilihan desain yang tidak merata seperti hub open-world.








