Selama tiga tahun terakhir, studio yang berbasis di Inggris, Playmint, telah mengembangkan game yang sepenuhnya on-chain dengan tujuan memajukan teknologi terdesentralisasi di sektor gaming. Proyek terbaru perusahaan, Space Shooter, yang diklaimnya sebagai “game terdesentralisasi tercepat di dunia,” ditenagai oleh teknologi playerchains miliknya. Pendekatan baru ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan teknologi terdesentralisasi yang ada dalam gaming dan membangun model yang lebih berfokus pada game yang meminimalkan spekulasi finansial.

Sepenuhnya di Rantai APA?
Siapa Playmint?
Eksplorasi Playmint terhadap gaming terdesentralisasi dimulai dengan peluncuran Downstream, sebuah platform konten buatan pengguna (UGC) dunia otonom di Ethereum Layer 2 Redstone pada awal 2024. Meskipun memiliki pencapaian teknis, Downstream menyoroti keterbatasan tertentu dalam menjalankan game di jaringan blockchain standar. CEO Playmint, David Amor, mengamati bahwa infrastruktur blockchain publik, yang sebagian besar dirancang untuk mendukung keuangan terdesentralisasi (DeFi), menimbulkan beberapa hambatan bagi pengembang game.
Amor mencatat bahwa teknologi blockchain standar menghasilkan biaya komputasi yang tinggi dan kecepatan transaksi yang lebih lambat, yang bertentangan dengan kebutuhan gameplay real-time. Selain itu, elemen game kunci—seperti informasi tersembunyi dan loop pembaruan game dinamis—sulit untuk dieksekusi dengan mulus di jaringan ini. Menyadari bahwa infrastruktur terdesentralisasi yang dikembangkan untuk DeFi dan layanan keuangan tidak selalu selaras dengan tuntutan gaming, Playmint mencari solusi yang disesuaikan.
Memperkenalkan Playerchains
Untuk mengatasi tantangan ini, Playmint mengembangkan playerchains, sebuah teknologi baru yang dirancang untuk memprioritaskan pengalaman gameplay daripada aspek finansial. Berbeda dengan platform blockchain publik yang secara inheren terhubung dengan sistem moneter, playerchains beroperasi pada rantai yang diizinkan (permissioned chain) yang mengecualikan elemen finansial. Ini berarti bahwa game yang dibangun di atas playerchains menghindari keterikatan dengan spekulasi finansial, memungkinkan gameplay untuk tetap menjadi fokus utama.
CTO Playmint, Iain Gilfeather, menekankan bahwa playerchains mendorong “game terdesentralisasi yang dibuat untuk dimainkan, bukan untuk berspekulasi.” Menurut Gilfeather, ketika game berjalan pada rantai yang diizinkan tanpa transaksi moneter, pemain didorong untuk terlibat terutama dengan gameplay daripada pengejaran finansial. Inovasi ini menandai pergeseran yang berbeda dalam gaming terdesentralisasi dengan mengisolasi mekanisme game dari volatilitas pasar blockchain publik.

Grafik Playerchains
Keunggulan Teknis
Selain meminimalkan spekulasi finansial, playerchains mengatasi kebutuhan praktis lainnya dari game terdesentralisasi. Salah satu fitur yang patut diperhatikan adalah kemampuan multiplayer real-time, komponen penting untuk banyak game yang sulit didukung secara efektif oleh model blockchain saat ini. Playerchains juga mengakomodasi pengembangan game “tick-based”—sebuah metode yang selaras dengan alur kerja game tradisional dan penting untuk banyak format game kompetitif dan interaktif.
Selanjutnya, playerchains menghilangkan kebutuhan akan biaya gas (gas fees), sebuah hambatan umum pada jaringan blockchain tradisional di mana setiap transaksi memerlukan biaya. Pengalaman “tanpa gas” ini berarti pemain dapat menikmati gameplay tanpa gangguan tanpa dikenakan biaya untuk setiap aksi atau gerakan dalam game. Peningkatan ini membuat gaming terdesentralisasi lebih mudah diakses dan selaras dengan ekspektasi pemain untuk pengalaman yang mulus dan bebas biaya.
Peluncuran Space Shooter
Space Shooter dari Playmint adalah game pertama yang sepenuhnya memanfaatkan playerchains, menunjukkan potensi teknologi ini. Dengan memposisikan Space Shooter sebagai “game terdesentralisasi tercepat di dunia,” Playmint tidak hanya memamerkan kemampuan playerchains tetapi juga mendorong batas-batas dari apa yang dapat dicapai oleh gaming terdesentralisasi. Game ini menawarkan pemain pengalaman real-time yang mulus yang mencontohkan keunggulan pendekatan baru ini.

Space Shooter Playmint
Pikiran Akhir
Playerchains Playmint dapat mewakili pergeseran menuju model yang mengutamakan game dalam gaming terdesentralisasi, mendorong pengembang untuk merancang game yang memprioritaskan kemudahan bermain dan keterlibatan pengguna daripada pertimbangan finansial. Bagi mereka yang tertarik untuk mengeksplorasi lebih lanjut arsitektur dan alasan di balik playerchains, CTO Playmint Iain Gilfeather telah menerbitkan artikel terperinci di Substack, berjudul “Why We Need Playerchains” dan “Playerchain Architecture.”
Dengan playerchains, Playmint menetapkan standar baru untuk gaming terdesentralisasi, yang berfokus pada peningkatan gameplay, pengurangan ketergantungan pada transaksi finansial, dan mengatasi masalah inti yang sebelumnya membatasi game yang sepenuhnya on-chain.
Sumber: blockchaingamer.biz






