Kenaikan harga PS5 baru-baru ini oleh Sony memicu reaksi berantai. Kini dampaknya mulai terlihat jelas, dan angka yang diproyeksikan untuk PS6 serta Xbox Project Helix cukup membuat gamer mana pun meringis.
Proyeksi analis menunjukkan bahwa konsol next-gen bisa meluncur dengan harga sekitar 50% lebih mahal dari harga debut PS5 dan Xbox Series X. PS5 diluncurkan dengan harga $499 pada tahun 2020. Kenaikan sebesar 50% menempatkan PS6 di kisaran harga minimal $749. Beberapa proyeksi bahkan tidak menutup kemungkinan angka $999.

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Penyebab lonjakan harga
Ini bukan spekulasi yang muncul begitu saja. Sony telah mengambil langkah dengan menaikkan harga PS5 di berbagai pasar, yang menandakan bahwa perusahaan bersedia membebankan kenaikan biaya perangkat keras langsung kepada konsumen. Biaya komponen, termasuk memori, custom silicon, dan sistem pendingin canggih, telah melonjak tajam. Tekanan inflasi yang sama yang memengaruhi harga GPU PC juga berdampak pada manufaktur konsol.
PS5 diluncurkan dengan harga $499 untuk edisi disc. Jika proyeksi tersebut akurat dan PS6 mengikuti kenaikan premium sebesar 50%, maka harga dasarnya adalah $749, dengan beberapa estimasi berada di angka $899 atau lebih tinggi. Xbox Project Helix, perangkat keras besar berikutnya dari Microsoft, diperkirakan akan mengikuti tren serupa, dengan beberapa estimasi komunitas menempatkannya lebih tinggi daripada PS6 mengingat ambisinya sebagai PC-hybrid.
Angka $999 yang tidak ingin diucapkan siapa pun
$999 untuk sebuah konsol gaming adalah jenis harga yang bisa mengakhiri generasi konsol bahkan sebelum dimulai. Harga peluncuran PS5 sebesar $499 hampir pasti bukan harga dasar yang bisa dipertahankan Sony untuk penerusnya.
Reaksi komunitas sudah bisa ditebak, yakni cukup suram. Di seluruh utas diskusi ResetEra mengenai topik ini, tanggapan berkisar dari pemain yang berjanji untuk menghabiskan backlog game mereka selama bertahun-tahun, hingga yang mempertanyakan apakah console gaming perlahan mulai menjadi kategori produk mewah. Seorang pengguna berkomentar lugas: "Pasar tidak akan menerima konsol seharga $1.000."
Hal yang sering dilewatkan oleh sebagian besar pemain adalah bahwa harga jual hanyalah sebagian dari perhitungan. Jika konsol next-gen dirilis tanpa disc drive sebagai standar, dan toko digital tetap mempertahankan harga premium tanpa adanya kompetisi, total biaya kepemilikan akan jauh melampaui harga perangkat kerasnya.
Posisi pemain saat ini
Sony dan Microsoft sama-sama sudah jauh melangkah dalam siklus R&D dengan kontrak produksi yang kemungkinan besar sudah berjalan. Menunda peluncuran next-gen untuk menunggu iklim ekonomi yang lebih baik tidak semudah kedengarannya, meskipun waktu pasar saat ini terlihat sulit.
Bagi pemain, realitas praktisnya adalah generasi saat ini, yakni PS5, Xbox Series X, dan PS5 Pro, akan terlihat semakin menarik sebagai platform jangka panjang. PS5 Pro diluncurkan dengan harga $699 tanpa disc drive, dan titik harga tersebut sudah membuat sebagian besar audiens keberatan. PS6 dengan harga $200 hingga $300 lebih mahal akan menjadi hambatan nyata bagi adopsi pasar mainstream.
12 hingga 18 bulan ke depan akan mengungkap banyak hal tentang bagaimana Sony dan Microsoft berencana memposisikan perangkat keras mereka. Pantau terus setiap sinyal harga resmi seiring dengan semakin banyaknya pengumuman next-gen. Pastikan untuk melihat lebih banyak informasi di:




