Reggie Fils-Aimé memiliki pesan bagi para pengembang game senior yang saat ini sedang menelusuri lowongan pekerjaan: periksa riwayat PHK sebelum Anda menerima tawaran tersebut.
Berbicara di NYU dalam sebuah percakapan dengan profesor Joost Van Dreunen, mantan presiden Nintendo of America ini menyoroti perusahaan-perusahaan yang telah melakukan PHK massal sebagai "red flag" bagi calon karyawan. Komentarnya disampaikan dengan hati-hati dan terukur, namun implikasinya sulit untuk diabaikan.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Apa yang sebenarnya dikatakan Reggie
"Lihat rekam jejak perusahaan mana pun yang mewawancarai Anda," ujar Fils-Aimé kepada audiens. "Dan lihat apakah mereka pernah melakukan PHK massal dalam empat, lima, atau enam tahun terakhir. Jika pernah, itu mungkin adalah red flag. Karena itu menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar akan melakukannya lagi."
Ia juga membahas sisi akuntabilitas dari masalah ini, menolak anggapan bahwa PHK massal hanyalah keputusan bisnis yang netral. "Ketika Anda membuat keputusan untuk mengurangi basis karyawan Anda sebesar 5 persen, 10 persen, atau bahkan lebih dari itu, Anda benar-benar harus melihat ke dalam diri sendiri terkait apa yang Anda lakukan, dan sebagai pemimpin, akui bahwa Anda telah membuat kesalahan sebagai bagian dari proses tersebut."
Itu bukanlah pernyataan yang sepele. Fils-Aimé pada dasarnya berpendapat bahwa PHK massal bukan sekadar hasil yang tidak menguntungkan dari kekuatan pasar, melainkan kegagalan kepemimpinan yang mencerminkan sesuatu yang nyata tentang nilai-nilai sebuah perusahaan.
Contoh kasus Xbox
Fils-Aimé menggunakan Xbox sebagai studi kasus, memuji Phil Spencer secara pribadi sebagai seseorang yang menjalankan organisasi yang berfokus pada pengembangan SDM, sekaligus mengakui realitas yang terjadi setelah akuisisi Activision Blizzard King. Sekitar 2.000 karyawan Xbox diberhentikan pada Januari 2024, sekitar 8,6 persen dari total tenaga kerja. Sebanyak 650 orang lainnya menyusul di akhir tahun yang sama. Putaran PHK berikutnya pada 2025 berdampak pada sekitar 10 persen karyawan King. Kemudian Juli lalu, Microsoft memangkas 9.100 pekerjaan di seluruh organisasi, termasuk Xbox.
Fils-Aimé menyebut Spencer sebagai teman dan tidak memberikan kritik langsung. Namun, menyeimbangkan antara "Phil Spencer menghargai karyawan" dan "ini adalah daftar empat putaran PHK massal yang terpisah" adalah tindakan yang sangat sulit. Subteksnya cukup jelas.
Rekam jejak Nintendo dan catatan tambahannya
Interpretasi yang jelas di sini adalah bahwa Nintendo terlihat baik, dan Fils-Aimé mendukung kerangka berpikir tersebut saat membahas bagaimana Nintendo membangun dan mengembangkan talenta dalam jangka panjang. Perusahaan ini tidak melakukan pengurangan tenaga kerja besar-besaran seperti yang terlihat di Microsoft, EA, Sony, atau Take-Two dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, ada catatan tambahannya. Nintendo of America diam-diam memindahkan sejumlah besar peran dukungan pelanggan ke kontraktor luar tahun lalu, membuat pekerjaan tetap tidak lagi dapat diakses oleh orang-orang yang sebelumnya mengisi posisi tersebut. Hal ini tidak menjadi berita utama seperti pengumuman PHK formal, tetapi dampaknya terhadap para pekerja tersebut nyata.
Masalahnya adalah: perbedaan itu penting saat mengevaluasi apa arti "tidak ada PHK massal" di sebuah perusahaan. Angka utama mungkin terlihat bersih sementara realitas di lapangan jauh lebih rumit.
Apa artinya bagi pengembang saat ini
Saran Fils-Aimé memang praktis, tetapi menempatkan pengembang dalam posisi sulit. Industri game telah memangkas puluhan ribu pekerjaan sejak 2023. Jika riwayat PHK adalah red flag, maka sebagian besar industri ini sedang mengibarkannya. Pengembang senior dengan banyak pilihan bisa bersikap selektif. Pengembang tingkat menengah dan junior seringkali tidak bisa.
Kuncinya di sini adalah Fils-Aimé secara khusus menujukan sarannya kepada talenta senior, orang-orang dengan pengalaman dan daya tawar yang cukup untuk bernegosiasi. Bagi kelompok tersebut, sarannya benar-benar dapat diterapkan: riset perusahaan, lihat polanya, dan pertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Untuk gambaran yang lebih lengkap mengenai pola PHK yang membentuk industri saat ini, analisis dari In Game News ini menempatkan komentar Fils-Aimé dalam konteks bersamaan dengan gelombang penutupan studio yang melanda industri pada 2026.








