Saga Origins, divisi penerbitan dari protokol blockchain Saga, mengumumkan beberapa game indie yang akan memanfaatkan platform web3 mereka. Pengumuman ini berlangsung selama acara tahunan kedua perusahaan, Multiverse Summit, di Gamescom 2024 di Cologne, Jerman. Acara ini menyoroti tiga judul unggulan: Lussa: The Final Frontier, God's Legacy, dan Angelic: The Chaos Theatre, yang masing-masing mewakili komitmen Saga Origins dalam mendukung pengembangan game inovatif di ruang web3.

Saga Cover Banner di X
Portofolio Game Indie
Rebecca Liao, CEO Saga, menekankan misi perusahaan untuk menumbuhkan kreativitas dan mendukung para developer yang mendobrak batasan dalam desain game. "Saga Origins adalah tempat bagi para pemimpi untuk mewujudkan impian paling gila mereka menjadi kenyataan," ujar Liao. Fokusnya adalah mengembangkan game provokatif dengan alur cerita yang divergen, memberikan alat dan kebebasan bagi developer untuk merealisasikan visi artistik mereka.
Lussa: The Final Frontier
Game pertama yang diungkap, Lussa: The Final Frontier, adalah sebuah petualangan luar angkasa MMO yang memperkenalkan pengalaman battle royale yang unik. Dirancang untuk platform PC, konsol, dan mobile, game ini membawa pemain ke dalam perjalanan berisiko tinggi untuk menemukan rumah baru bagi umat manusia saat Bumi menghadapi kehancuran yang akan datang. Pemain harus menavigasi planet-planet yang belum terpetakan, terlibat dalam pertempuran melawan faksi manusia lainnya, sambil bertahan hidup di lingkungan yang tidak ramah di dunia baru tersebut.

Lussa: The Final Frontier
God's Legacy
God's Legacy adalah judul lain yang memulai debutnya, menawarkan petualangan RPG sci-fi mitis yang berlatar di dunia terbuka yang luas. Ditenagai oleh Unreal Engine 5.4, game ini menyajikan lingkungan yang memukau secara visual, dengan detail hiper-realistis dan narasi rumit yang memadukan mitologi Slavia, Sumeria, dan Olmec. Pemain dapat mengharapkan pertarungan yang dinamis, world-building yang mendalam, dan berbagai mini-game yang memperkaya pengalaman bermain.
Angelic: The Chaos Theatre
Angelic: The Chaos Theatre oleh Metaverse Game Studios juga dipamerkan, memberikan peserta pandangan mendalam tentang RPG strategi berbasis narasi ini. Berlatar di alam semesta sci-fi yang gelap dan kolaboratif, game ini menggabungkan storytelling yang imersif dengan pertarungan turn-based yang strategis. Game ini menampilkan kampanye single-player dan mode multiplayer, di mana keputusan pemain berdampak langsung pada alam semesta game. Game ini juga menggabungkan teknologi blockchain, yang memungkinkan kepemilikan pemain dan tata kelola berbasis komunitas. Saat ini, Angelic: The Chaos Theatre berada dalam tahap Open Alpha dan tersedia untuk diunduh di PC melalui Steam.

Angelic: The Chaos Theatre
Peran Saga Protocol dalam Pengembangan Game
Saga Origins menyoroti bagaimana platformnya mendukung judul-judul inovatif ini melalui Saga Protocol, sebuah solusi blockchain Layer-1 terkemuka. Protokol ini menyediakan tumpukan terintegrasi dari rantai otomatis, berkinerja tinggi, dan dapat disesuaikan yang dikenal sebagai Chainlets, yang menyederhanakan pengembangan game dan mempercepat proses kreatif. Dengan berfokus pada kebutuhan developer, Saga Protocol bertujuan untuk menghadirkan game berkualitas tinggi dan mutakhir ke pasar, baik itu game online tradisional maupun pengalaman web3.
Sebagai satu-satunya divisi penerbitan game khusus dari rantai web3, Saga Origins memiliki misi untuk memperkenalkan game yang berani dan orisinal kepada audiens global. Dengan strategi yang memprioritaskan kebebasan artistik dan inovasi, perusahaan berusaha menawarkan alternatif segar di industri game yang sering didominasi oleh sekuel dan properti intelektual yang sudah dikenal. Informasi lebih lanjut tersedia di sini.








