• Beranda
  • Game
  • Panduan
  • Berita
  • Ulasan
  • Misi
  • Kotak Misteri
  • Beli Game
  • Daftar
  • GAMES+
  • Penawaran & Diskon
  • Kalender Game (Buka dengan GAMES+)
Double Decennial | Halo - Official Site (en)
4 bagian0%
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sledgehammer Games Pernah Membuat Prototipe Multiplayer Halo

Sledgehammer Games Pernah Membuat Prototipe Multiplayer Halo

Sledgehammer Games sempat mengembangkan prototipe multiplayer Halo sebelum dibatalkan Microsoft, namun peluang kolaborasi studio Call of Duty ini masih terbuka.

Default avatar

Author

•

Diperbarui Agt 19, 2026

Double Decennial | Halo - Official Site (en)

Franchise yang mendefinisikan multiplayer Xbox mungkin akan mendapatkan sentuhan dari studio Call of Duty. Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa Sledgehammer Games, studio di balik judul-judul Call of Duty terbaru, diam-diam diminta oleh Microsoft untuk mengembangkan prototipe multiplayer Halo. Proyek tersebut tidak bertahan cukup lama untuk menjadi sesuatu yang nyata, namun fakta bahwa hal itu terjadi menunjukkan betapa seriusnya Microsoft memikirkan kembali masa depan franchise shooter paling ikonik miliknya, yang akar multiplayer kompetitifnya dapat dilacak hingga ke Halo 2.

PENAWARAN EKSKLUSIF

Gunakan kode GGWP67 saat checkout untuk menukarkan penawaran ini sebelum kode kedaluwarsa.

Dapatkan Diskon 67% untuk Langganan GAMES+

Tukarkan Penawaran

Dari prototipe hingga dibatalkan dalam waktu kurang dari dua bulan

Sledgehammer dilaporkan mulai mengerjakan prototipe multiplayer Halo pada bulan Juni tahun ini. Pada bulan Juli, proyek tersebut sudah dihentikan. Cakupannya tidak pernah melampaui hal-hal dasar: pergerakan pemain dan elemen gameplay fundamental telah diuji, namun tidak ada hasil yang menyerupai produk siap rilis.

Itu adalah jendela pengembangan yang sangat singkat, bahkan untuk sebuah prototipe. Hal ini menunjukkan bahwa Microsoft menghentikan proyek tersebut lebih awal setelah melihat arah pengembangannya, atau bandwidth Sledgehammer tidak selaras dengan cakupan kebutuhan Halo saat ini.

Poin kuncinya adalah bahwa pembatalan tidak berarti konsep tersebut mati. Microsoft dilaporkan masih menjajaki apakah studio Call of Duty harus menangani Halo dalam kapasitas tertentu, meskipun belum ada lampu hijau resmi.

Mengapa Microsoft mencari bantuan di luar Halo Studios

Halo Studios telah melewati masa-masa sulit. Halo Infinite, entri utama terbaru dari franchise ini, gagal mempertahankan momentum yang dihasilkan saat peluncuran campaign-nya. Multiplayer live-service-nya kesulitan mempertahankan pemain, dan studio tersebut telah berupaya membangun kembali kepercayaan sejak saat itu.

Halo: Campaign Evolved bulan Juli lalu, sebuah remaster dari game orisinalnya, tidak mendapatkan sambutan seperti yang diharapkan Microsoft. Absennya dukungan multiplayer menuai kritik tajam, termasuk dari salah satu co-creator franchise ini. Momentum penjualan pun tidak kuat sejak awal.

Seri ini belum mampu menyamai dominasi budaya yang dimilikinya selama era Bungie, ketika Halo 2 pada dasarnya membangun template untuk multiplayer online konsol dan berhasil mengikat jutaan pemain selama bertahun-tahun. Kesenjangan antara warisan masa lalu dan realitas saat ini jelas membebani strategi Microsoft.

tip
Seorang reporter Windows Central menyebutkan pada bulan Juli bahwa ia mendengar rumor bahwa Microsoft mungkin menempatkan Halo di bawah naungan Activision sebagai bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih luas. Belum ada konfirmasi, namun hal ini sejalan dengan laporan prototipe Sledgehammer.

Apa yang sebenarnya ditawarkan Sledgehammer

Sledgehammer bukanlah pilihan acak. Studio ini telah merilis berbagai judul Call of Duty dan memiliki pengalaman mendalam dalam membangun sistem multiplayer skala besar, progression loop, dan infrastruktur live-service yang mampu menjaga pemain tetap terlibat dari bulan ke bulan.

Halo Studios dilaporkan sedang mengembangkan game multiplayer baru yang dideskripsikan secara internal memiliki pendekatan live-service ala Fortnite. Jika itu arahnya, keahlian Sledgehammer dalam ekosistem multiplayer yang berkelanjutan menjadikan mereka kolaborator yang logis, atau bahkan pengembang utama, tergantung pada bagaimana Microsoft menyusun strukturnya.

Pertanyaannya adalah apakah identitas Halo dapat bertahan dalam proses produksi semacam itu. Call of Duty dan Halo memiliki nuansa, pacing, dan ekspektasi komunitas yang sangat berbeda. Memindahkan metodologi satu studio ke DNA franchise lain bukanlah hal yang pasti berhasil.

Apa artinya ini bagi babak selanjutnya Halo

Belum ada yang disetujui. Tidak ada pengumuman yang akan segera dilakukan. Namun, fakta bahwa Microsoft melakukan eksperimen prototipe singkat menunjukkan bahwa perusahaan bersedia mengambil langkah tidak konvensional untuk mengembalikan relevansi Halo.

Bagi para penggemar yang tumbuh besar dengan grinding ranked match dan membedah setiap map di era Halo 2 guides, gagasan tentang studio Call of Duty yang membentuk pengalaman multiplayer Halo berikutnya akan ditanggapi dengan cara yang berbeda-beda. Beberapa orang akan melihatnya sebagai suntikan cerdas keahlian live-service modern. Yang lain akan melihatnya sebagai jenis keputusan yang justru membuat Halo berada dalam masalah sejak awal.

Langkah Microsoft selanjutnya di bidang ini akan memberi tahu kita banyak hal tentang apakah Halo akan dibangun kembali dari dalam atau diciptakan kembali dari luar. Pantau terus setiap pengumuman Halo Studios dalam beberapa bulan mendatang, dan cek pustaka gaming guides lengkap untuk liputan lebih lanjut seiring berkembangnya cerita ini.

Default avatar

Author

Author

diperbarui

Agustus 19. 2026

diposting

Agustus 19. 2026