Deliverance 2 director defends DLSS 5 ...

Studio Head Kingdom Come: Deliverance 2 Bela DLSS 5

Co-founder Warhorse, Daniel Vávra, membela teknologi DLSS 5 milik Nvidia di tengah penolakan industri terhadap visual berbasis AI.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Mar 31, 2026

Deliverance 2 director defends DLSS 5 ...

Daniel Vávra, co-founder of Warhorse Studios dan kekuatan kreatif di balik Kingdom Come: Deliverance 2, secara terbuka mendukung teknologi DLSS 5 milik Nvidia, meskipun para developer di seluruh industri berbaris untuk mengkritiknya. Komentarnya muncul pada 23 Maret melalui sebuah postingan di X, memposisikannya sebagai salah satu dari sedikit suara dalam dunia game yang bersedia membela teknologi tersebut saat ini.

Mengapa industri sudah mulai berbalik melawan DLSS 5

Reaksi negatif terhadap DLSS 5 datang dengan cepat dan tajam. Para game developer yang berbicara secara terbuka tentang teknologi ini menggambarkan output yang dihasilkan AI-nya dengan kata-kata yang tidak terlalu memuji. Keluhan utamanya adalah komponen generative AI pada DLSS 5 tidak sekadar melakukan upscale pada frame yang ada, melainkan menggambarnya ulang, menghasilkan wajah dan permukaan yang terlihat seolah telah diproses melalui filter kecantikan media sosial. CEO Nvidia Jensen Huang mengklaim teknologi ini dapat mempertahankan intensi artistik, namun pesan tindak lanjut dari perusahaan tersebut tampaknya bertentangan dengan framing itu, dan komunitas gaming pun menyadarinya.

Begini faktanya: DLSS dalam bentuk-bentuk sebelumnya memang sangat dihargai. Teknologi ini memungkinkan pemain menjalankan game dengan fidelitas visual lebih tinggi pada hardware kelas menengah tanpa kehilangan kualitas yang berarti. Goodwill tersebut membuat situasi DLSS 5 terasa seperti bait-and-switch bagi banyak orang yang mengamatinya.

Apa yang sebenarnya dikatakan Vávra

Pandangan Vávra pada dasarnya adalah taruhan pada masa depan, bukan pembelaan terhadap apa yang DLSS 5 lakukan saat ini. "Saya bisa membayangkan di masa depan para dev akan mampu melatih teknologi ini untuk art style tertentu atau wajah orang-orang spesifik dan mungkin bisa menggantikan raytracing yang mahal, dll.," tulisnya. "Ini hanyalah awal yang sedikit uncanny. Tidak mungkin para hater akan menghentikan ini. Ini jauh lebih dari sekadar efek soap opera yang dimiliki setiap TV ketika kamu mengaktifkan motion smoothing."

Perbandingan soap opera adalah referensi yang tepat. Motion smoothing pada TV konsumen telah lama tidak disukai oleh para filmmaker dan sinefil karena menghilangkan kualitas sinematik dari footage yang direkam pada 24 frame per detik. Vávra berargumen bahwa DLSS 5 tidak seburuk itu. Namun yang banyak pemain lewatkan dalam argumennya adalah bahwa ia sebenarnya tidak membela apa yang DLSS 5 hasilkan saat ini. Ia membela arahnya.

KCD2 title screen UI

KCD2 title screen UI

Siapa yang bersamanya

Vávra tidak sepenuhnya sendirian dalam mengabaikan kritik terhadap teknologi game berbasis AI. Mantan presiden Blizzard Mike Ybarra baru-baru ini meminta para developer Crimson Desert dari Pearl Abyss untuk "man up" setelah studio tersebut meminta maaf karena menggunakan generative AI art berkualitas rendah dalam game mereka. Pola yang terlihat di sini cukup mencolok: sekelompok kecil tokoh industri yang membela integrasi AI sementara komunitas developer yang lebih luas menolaknya dengan keras.

Kuncinya di sini adalah bahwa membela potensi sebuah teknologi jauh lebih mudah daripada membela output-nya saat ini. Tidak ada yang bisa membuktikan bahwa DLSS 5 tidak akan berkembang. Namun saat ini, pemain dan developer bereaksi terhadap apa yang ada di hadapan mereka, bukan build teoretis di masa depan.

Bagi pemain yang mengikuti Kingdom Come: Deliverance 2 secara seksama, kamu dapat memantau berita resmi dari Deep Silver dan Warhorse untuk melihat apakah DLSS 5 akan menjadi bagian dari tech stack game tersebut ke depannya. Percakapan seputar generative AI dalam grafis berkembang dengan sangat cepat, dan komentar Vávra menunjukkan bahwa Warhorse setidaknya memantaunya dengan seksama. Pastikan untuk melihat lebih lanjut:

Games

Guides

Reviews

News

Pengumuman

diperbarui

Maret 31. 2026

diposting

Maret 31. 2026

0 Komentar

Berita Terkait

Berita Teratas