The Sandbox, platform metaverse konten buatan pengguna (UGC) terkemuka yang dioperasikan oleh Bacasable Global Limited, anak perusahaan Animoca Brands, telah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $20 juta dalam bentuk surat promes konversi. Pendanaan ini datang dengan batas valuasi $1 miliar, menekankan potensi platform dalam ekonomi digital yang sedang berkembang pesat.
Sebastien Borget, COO dan salah satu pendiri The Sandbox, berkomentar: “Kami sangat senang menyambut mitra strategis baru yang mendukung visi kami untuk mengembangkan platform yang paling mudah diakses dan inklusif yang menyediakan peluang web3 bagi audiens mainstream global.”

Sebastien Borget COO dan Co-founder The Sandbox
Apa itu The Sandbox?
The Sandbox mendapatkan popularitas melalui dua game mobile suksesnya, The Sandbox (2011) dan The Sandbox Evolution (2016), yang mengumpulkan total 40 juta unduhan di iOS dan Android. Pada tahun 2018, pengembang/penerbit Pixowl membuat keputusan strategis untuk mentransisikan IP game User Generated Content (UGC) yang berkembang pesat ini dan komunitas kreatornya yang luas dari mobile ke ekosistem blockchain.
Tujuannya adalah untuk berinovasi dalam industri game dengan memberdayakan kreator dengan kepemilikan sejati atas kreasi mereka sebagai token non-fungible (NFT) dan memberi insentif pada keterlibatan mereka dalam ekosistem. The Sandbox kini digambarkan sebagai metaverse virtual di mana pemain dapat membangun, memiliki, dan memonetisasi pengalaman bermain game mereka di blockchain Ethereum menggunakan token utilitas platform, SAND.
Pendanaan $20 Juta dengan Valuasi $1 Miliar
The Sandbox baru saja mengumumkan putaran pendanaan sebesar $20 juta untuk meningkatkan platform konten buatan penggunanya, dengan fokus pada alat kreator, ekspansi mobile, dan kemitraan dengan merek global.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Kingsway Capital dan Animoca Brands, dengan partisipasi dari LG Tech Ventures dan True Global Ventures. Surat promes konversi memungkinkan pemegang nota untuk dikonversi menjadi ekuitas Bacasable Global Limited dengan persyaratan yang sama seperti saham preferen yang ada.
Yat Siu, salah satu pendiri dan ketua eksekutif Animoca Brands, menyoroti pentingnya misi The Sandbox: “Kami sangat terhormat dengan komitmen berkelanjutan terhadap visi The Sandbox, dan kami sangat antusias tentang masa depan game UGC yang dapat dikomposisikan. The Sandbox mewakili evolusi game UGC untuk era kepemilikan digital.”

The Sandbox Raih Pendanaan $20 Juta dengan Valuasi $1 Miliar
Memperluas Visi Metaverse
Pendanaan baru ini akan mendukung visi The Sandbox tentang dunia virtual terdesentralisasi di mana budaya dan game bersinggungan. Ini termasuk meningkatkan peluang penghasilan bagi kreator dengan memperbarui alat seperti Game Maker dan editor 3D VoxEdit, memperkenalkan interaksi sosial dan kemampuan baru untuk avatar, serta memperluas kemungkinan gameplay melalui sistem aturan multiplayer baru yang dijadwalkan diluncurkan dalam Beta akhir tahun ini, dengan rilis publik pada tahun 2025.
Selain itu, The Sandbox berencana untuk mengembangkan versi mobile dari metaverse terdesentralisasinya, yang diharapkan diluncurkan pada tahun 2025. Sejak rilis Alpha publiknya pada November 2023, The Sandbox telah melampaui tonggak penting, termasuk lebih dari 1.000 pengalaman buatan pengguna yang dipublikasikan di peta virtualnya dan lebih dari 5,7 juta akun pengguna yang terhubung ke dompet kripto.

The Sandbox Land dan Peta
Membangun Ekosistem Global
The Sandbox telah menjalin lebih dari 400 kemitraan dengan merek global, termasuk Lionsgate, Warner Music, Ubisoft, Snoop Dogg, dan Gucci. Lebih dari seratus pengalaman bermerek saat ini sedang dalam produksi dan direncanakan untuk diluncurkan sepanjang tahun 2024. Platform ini juga telah melihat keterlibatan yang signifikan dari para kreator, dengan lebih dari 330.000 kreator unik mengunduh Game Maker tanpa kode dalam setahun terakhir.
Arthur Madrid, CEO dan salah satu pendiri The Sandbox, menekankan misi platform: “Metaverse terbuka memberdayakan siapa saja untuk mengekspresikan diri sambil menemukan dan terlibat dengan budaya jutaan pengguna lainnya. Misi kami di The Sandbox adalah mengembangkan alat dan teknologi kreatif yang membawa keadilan dan peluang baru bagi semua jenis kreator di metaverse terbuka.”
Prospek Masa Depan dan Pertumbuhan Komunitas
Selama enam bulan terakhir, The Sandbox terus menumbuhkan ekosistemnya. Platform ini memungkinkan lebih dari 25.000 pemilik real estat virtual untuk mempublikasikan pengalaman LAND mereka, membuka Marketplace di L2 Polygon, dan menyaksikan pembuatan lebih dari 11.000 aset digital unik, yang telah di-mint dan terjual lebih dari setengah juta kali.

SAND, LAND, ASSET, dan GAME
The Sandbox’s komitmen untuk membina ekonomi kreator yang berkembang pesat semakin dibuktikan dengan 250 Mitra Tepercaya, yang membantu merek dan pemegang IP dalam membangun pengalaman metaverse. Jumlah Mitra Tepercaya akan meningkat seiring The Sandbox menjelajahi pasar baru di wilayah seperti Vietnam, Arab Saudi, dan Afrika.
Anshul Agarwa, direktur pelaksana di LG Technology Ventures, berkomentar, “Pendekatan unik The Sandbox terhadap web3 dan gaming dapat membuka peluang transformatif bagi ekonomi kreator global.” Dengan pendanaan baru dan ekspansi berkelanjutan ini, The Sandbox siap untuk semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin di metaverse terbuka, membawa peluang dan alat inovatif kepada audiens global kreator dan pengguna.






