OPUS: Prism Peak dibuka dengan tenang. Eugene tersesat dalam perjalanan pulang dan terjebak ke dalam dunia seperti mimpi yang disebut Dusklands, di mana ia menemukan kamera yang ia kira sudah ditinggalkannya selamanya dan bertemu dengan seorang gadis yang tidak ingat siapa dirinya. Premis tersebut terdengar sederhana, namun game ini membangun sesuatu yang sangat menyentuh dari kedua detail tersebut. Developer SIGONO INC. dan publisher SHUEISHA GAMES merilis game ini pada tahun 2026 di Steam dan Nintendo Switch, dan bobot emosional ceritanya menjadi alasan utama mengapa game ini banyak dibicarakan.
Siapa itu Eugene?
Eugene adalah seorang fotografer atau jurnalis foto yang lelah dan telah meninggalkan kehidupan tersebut. Latar belakang itu jauh lebih penting daripada yang terlihat di awal. Kamera yang ia ambil di awal permainan bukan sekadar alat gameplay — kamera itu mewakili semua hal yang ia tinggalkan: ketakutannya, penyesalannya, dan bagian dari dirinya yang belum sepenuhnya ia hadapi.

Rasa lelahnya terlihat di setiap momen tenang pada awal permainan. Ia bukanlah pahlawan aksi atau sosok terpilih. Ia hanyalah seseorang yang tersesat, baik secara harfiah maupun kiasan, dan Dusklands memaksanya untuk menghadapi apa arti dari hal tersebut.
Siapa gadis misterius itu?
Gadis yang ditemui Eugene di Dusklands tidak memiliki ingatan tentang siapa dirinya. Yang ia miliki hanyalah perasaan samar namun kuat bahwa ia harus mencapai Dusk Mountain. Hal ini memberikan tujuan yang jelas bagi perjalanan tersebut sejak awal, meskipun kedua karakter tidak mengerti mengapa mereka harus pergi ke sana.

Dinamika antara Eugene dan gadis itu berhasil karena apa yang hilang dari keduanya. Ia membawa terlalu banyak masa lalu. Gadis itu hampir tidak memiliki masa lalu sama sekali. Daya tarik emosional dari cerita ini muncul langsung dari menyaksikan kedua celah tersebut perlahan terisi seiring berjalannya perjalanan.
Apa yang membuat Dusklands begitu meresahkan?
Dusklands terlihat seperti dunia nyata, tetapi hampir semua kehadiran manusia telah hilang. Roh-roh berbentuk hewan berkeliaran di ruang-ruang yang terasa familiar namun terasa salah. Latar tempat ini dirancang agar terasa tenang sekaligus meresahkan — indah di permukaan, tetapi dengan pertanyaan yang terus membayangi di balik semua yang Anda lihat.
Ketegangan itulah yang membuat dunia ini tidak terasa seperti latar fantasi standar. Anda tidak pernah benar-benar yakin apakah keindahan di depan Anda itu aman atau ada sesuatu yang ganjil. Ketiadaan manusia jauh lebih meresahkan daripada monster apa pun.
Bagaimana kamera menggerakkan cerita?
Fotografi dalam OPUS: Prism Peak adalah cara utama narasi bergerak. Eugene menggunakan kamera untuk menemukan petunjuk, memulihkan ingatan milik roh yang ia temui, dan perlahan menyusun apa arti sebenarnya dari Dusklands. Hal ini mengubah apa yang seharusnya menjadi perjalanan lurus melalui latar fantasi menjadi sesuatu yang lebih personal.
Setiap foto yang diambil adalah tindakan kecil untuk terlibat dengan dunia yang awalnya sepertinya tidak ingin diganggu oleh Eugene. Itulah inti dari perjalanan karakternya: seorang pria yang menyerah untuk melihat sesuatu dengan jelas, kini dipaksa untuk melihat kembali.
Tentang apa sebenarnya OPUS: Prism Peak?
Cerita di permukaan adalah perjalanan ke Dusk Mountain bersama seorang gadis yang tidak ingat siapa dirinya. Subjek sebenarnya adalah ingatan, penemuan jati diri, dan menemukan makna dalam hal-hal biasa. Itulah sebabnya bagian-bagian yang lebih tenang dalam game ini cenderung memiliki bobot lebih besar daripada yang terlihat di awal.
Game ini tidak mengumumkan temanya dengan lantang. Penyesalan dalam hubungan Eugene dengan kamera, kebutuhan gadis itu untuk mencapai tempat yang tidak bisa ia jelaskan, roh-roh yang kehilangan cerita mereka sendiri — semuanya mengarah pada pertanyaan yang sama tanpa pernah memaksakan jawaban pada Anda.
Untuk sebuah game tentang fotografer di dunia seperti mimpi, OPUS: Prism Peak secara mengejutkan berpijak pada kejujuran emosional yang sering kali coba dipalsukan oleh kebanyakan game naratif. Setelah menghabiskan waktu di jam-jam awal, pengekangan ini terasa sebagai keputusan yang tepat.
Sekilas tentang karakter utama
- Eugene: Mantan fotografer yang membawa penyesalan yang belum terselesaikan, dengan enggan mengambil kameranya kembali di Dusklands.
- Gadis itu: Seorang penderita amnesia dengan satu tujuan tetap — mencapai Dusk Mountain — yang identitasnya perlahan mulai terungkap.
- Roh hewan: Makhluk yang telah kehilangan ingatan mereka dan dapat dipulihkan sebagian melalui fotografi Eugene.
Untuk panduan lebih lanjut mengenai mekanik fotografi, interaksi roh, pilihan, dan ending, telusuri panduan lainnya di GAMES.GG.


