• Beranda
  • Game
  • Panduan
  • Berita
  • Ulasan
  • Misi
  • Kotak Misteri
  • Beli Game
  • Daftar
  • GAMES+
  • Penawaran & Diskon
  • Kalender Game (Buka dengan GAMES+)
Age of Mythology Banner
  1. Game
  2. Age of Mythology
  3. navigation.overview

Age of Mythology

aboutGame

studio

Ensemble Studios

website

www.ageofempires.com/games/aom

releaseDate

Oktober 30. 2002

Age of Mythology Logo
Age of Mythology
Strategi

Pimpin peradaban Yunani, Mesir, dan Norse di Age of Mythology! Gunakan kekuatan dewa dan unit mitologi legendaris untuk menaklukkan musuh dalam RTS epik ini.

developer

Ensemble Studios

releaseDate

Oktober 30. 2002

sidebar.platform

Pendahuluan

Age of Mythology membawa formula Age of Empires ke level dewa! Dikembangkan oleh Ensemble Studios, game RTS klasik ini mengganti sejarah dengan serangan cyclops, kekuatan ilahi, dan unit mitos yang sangat kuat. Ingin melihat Zeus memanggil petir saat Minotaur menyerbu markas musuh? Inilah game yang kamu cari!

Age of Mythology Gallery 1
Age of Mythology Gallery 2
Age of Mythology Gallery 3
Age of Mythology Gallery 4
Age of Mythology Gallery 5

Overview

Age of Mythology adalah game real-time strategy yang dikembangkan oleh Ensemble Studios dan diterbitkan oleh Microsoft Game Studios. Dirilis pada Oktober 2002, game ini mengambil kerangka inti dari Age of Empires dan membangunnya kembali dengan tema mitologi Yunani, Mesir, dan Nordik. Hasilnya adalah sebuah RTS yang terasa familier namun memiliki gameplay yang sangat berbeda, karena tidak ada dua peradaban yang memiliki daftar dewa, myth units, atau divine abilities yang sama.

Campaign-nya berpusat pada Arkantos, seorang laksamana Atlantean yang terseret ke dalam konflik yang melintasi tiga dunia mitologi. Ia memburu cyclops yang bekerja sama dengan Poseidon, dan kisahnya membawa pemain dari pesisir Troy melalui Mesir hingga ke wilayah beku bangsa Nordik. Untuk ukuran game RTS tahun 2002, narasi yang disajikan terasa sangat solid di sepanjang 32 misinya.

Age of Mythology content image

Age of Mythology content image

Gameplay dan mekanik

Core loop-nya akan terasa sangat familiar bagi siapa pun yang pernah memainkan Age of Empires. Kumpulkan sumber daya, bangun pemukiman, latih unit, dan serbu wilayah musuh. Yang membedakan Age of Mythology adalah sistem Age advancement dan bagaimana hal tersebut terhubung langsung dengan pemujaan dewa.

Age of Mythology content image

Age of Mythology content image

Sekilas tentang mekanik utama:

  • 4 zaman: Archaic, Classical, Heroic, dan Mythic
  • 3 dewa utama per peradaban, dipilih sebelum pertandingan dimulai
  • Pemilihan dewa minor di setiap kenaikan zaman
  • God powers: kemampuan sekali pakai seperti Meteor atau Plague of Serpents
  • Myth units: makhluk kuat seperti Minotaurs, Anubite warriors, dan Frost Giants

Setiap pilihan dewa utama akan menentukan seluruh strategi permainanmu. Pemain Zeus mendapatkan unit manusia yang kuat dan kemampuan Lightning Storm yang dahsyat. Pemain Ra menghasilkan favor melalui kuil dan unggul dalam boost ekonomi. Pemain Odin menghasilkan burung gagak yang secara otomatis melakukan scouting di peta. Ini bukan sekadar perbedaan kosmetik. Pilihan ini mengubah cara kamu melakukan opening, cara kamu melakukan ekspansi, dan myth units mana yang bisa kamu kerahkan.

Age of Mythology content image

Age of Mythology content image

Mengapa myth units layak untuk dibangun?

Myth units adalah ekspresi paling jelas dari apa yang dilakukan Age of Mythology yang tidak bisa ditandingi oleh RTS lain di eranya. Makhluk-makhluk ini membutuhkan favor, sumber daya yang dihasilkan dengan cara berbeda oleh setiap budaya. Bangsa Yunani mendapatkan favor dengan mengirim penduduk desa untuk beribadah di kuil. Bangsa Nordik mendapatkannya melalui pertempuran. Bangsa Mesir membangun monumen dan membiarkan favor terakumulasi secara pasif.

Unit-unit ini sangat kuat melawan bangunan dan prajurit biasa, tetapi mereka bisa dikalahkan oleh hero, yang dapat diproduksi dengan murah oleh setiap peradaban. Sistem counter ini mencegah myth units mendominasi setiap pertarungan dan memaksa pemain untuk terus mengambil keputusan terkait komposisi unit. Seekor Colossus bisa menghancurkan pasukan, tetapi tiga hero akan mampu menjatuhkannya dengan cepat.

Dunia dan latar

Ketiga budaya dalam game ini terasa sangat berbeda dari segi nuansa. Peta Yunani cenderung menampilkan garis pantai Mediterania dan arsitektur batu. Campaign Mesir berlangsung di medan gurun dengan obelisk dan unit pharaoh yang memperkuat bangunan di sekitarnya. Pemukiman Nordik terasa lebih kasar, dibangun dari kayu, dengan frost giants dan valkyries yang menggantikan marmer halus dari estetika Yunani.

Spesifikasi budaya ini juga merambah ke desain audio. Setiap peradaban memiliki palet musik dan voice line unit yang sesuai dengan mitologinya. Pasukan Nordik berbicara dengan nada yang sangat berbeda dari prajurit Yunani, dan detail-detail kecil tersebut sangat terasa selama sesi permainan yang panjang.

Age of Mythology content image

Age of Mythology content image

Konten dan replayability

Selain campaign, Age of Mythology mendukung pertandingan skirmish melawan AI dan multiplayer hingga 12 pemain. Age of Mythology: Retold membawa game ini ke platform modern dengan visual yang diperbarui namun tetap mempertahankan desain strategis aslinya. Pembaruan terus berlanjut pasca-peluncuran, dengan patch 19.17020 menjadi salah satu penyesuaian terbaru untuk keseimbangan dan konten.

Sistem pemilihan dewa saja sudah memberikan replayability yang sangat tinggi. Dengan 9 dewa utama dari 3 budaya dan berbagai jalur dewa minor yang bercabang dari masing-masing dewa, jumlah gaya bermain yang unik sangatlah banyak. Pemain kompetitif telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memetakan build order optimal untuk kombinasi dewa tertentu, dan versi Retold telah menjaga komunitas tersebut tetap aktif dengan patch keseimbangan yang berkelanjutan.