• Beranda
  • Game
  • Panduan
  • Berita
  • Ulasan
  • Misi
  • Aplikasi PC
  • Kotak Misteri
  • Beli Game
  • Daftar
  • GAMES+
  • Penawaran & Diskon
  • Kalender Game (Buka dengan GAMES+)
Alice: Madness Returns Banner
  1. Game
  2. Alice: Madness Returns
  3. Ringkasan

Alice: Madness Returns

Tentang Alice: Madness Returns

Studio

Spicy Horse Games

Situs Web

www.ea.com/alice

Tanggal Rilis

Juni 17. 2011

Alice: Madness Returns Logo
Alice: Madness Returns
AksiPetualanganTeka-teki

Jelajahi Wonderland yang hancur di Alice: Madness Returns! Gunakan senjata & sihir untuk mengungkap kebenaran traumatis dalam aksi-platformer yang kelam ini.

Pengembang

Spicy Horse Games

Tanggal Rilis

Juni 17. 2011

Platform

Iklan

Pendahuluan

Alice: Madness Returns membawa Wonderland karya Lewis Carroll ke sisi yang sangat kelam. Dikembangkan oleh Spicy Horse Games dan dirilis EA pada 2011, game action-platformer ini memadukan pertarungan hack-and-slash dengan horor psikologis dalam enam bab yang mencekam. Sebuah mahakarya dark fantasy dengan misteri yang semakin gelap seiring perjalanan Alice.

Alice: Madness Returns Gallery 1
Alice: Madness Returns Gallery 2
Alice: Madness Returns Gallery 3
Alice: Madness Returns Gallery 4
Alice: Madness Returns Gallery 5
Alice: Madness Returns Gallery 6
Alice: Madness Returns Gallery 7
Alice: Madness Returns Gallery 8
Alice: Madness Returns Gallery 9
Alice: Madness Returns Gallery 10
Penawaran GAMES.GG

Diskon terbesar, game gratis, dan penawaran terbatas di semua toko game ternama.

Jangan pernah bayar harga penuh lagi.

Lihat Penawaran

Overview

Alice: Madness Returns mengajak pemain mengendalikan Alice Liddell yang berusia 19 tahun di London era Victoria tahun 1875, yang masih dihantui oleh kebakaran yang merenggut keluarganya bertahun-tahun silam. Di bawah perawatan psikiater Dr. Angus Bumby, ia terus terjerumus ke dalam halusinasi Wonderland yang nyata—tempat yang dulunya menjadi pelarian mentalnya, namun kini sedang dihancurkan oleh kekuatan yang disebut Infernal Train. Pertanyaan utama dalam game ini bukan sekadar apakah Alice bisa menyelamatkan Wonderland. Melainkan apakah kebenaran yang ia kejar adalah sesuatu yang memang ingin ia temukan.

Spicy Horse membangun game ini sebagai sekuel langsung dari American McGee's Alice (2000), dan warisan tersebut sangat terasa. Tonenya tetap kelam sepanjang enam bab, masing-masing berlatar di biome korup yang unik dengan identitas visual dan jenis musuh tersendiri. Segmen Wonderland adalah tempat sebagian besar gameplay berlangsung, diselingi oleh kembalinya Alice ke London yang suram dan kelabu, yang memberikan bobot psikologis yang terasa nyata.

Alice: Madness Returns content image

Alice: Madness Returns content image

Gameplay dan mekanik

Sistem pertarungannya adalah hack-and-slash orang ketiga dengan gudang senjata jarak dekat yang bisa di-upgrade. Setiap senjata memiliki peran yang berbeda:

Alice: Madness Returns content image

Alice: Madness Returns content image

  • Vorpal Blade: serangan standar yang cepat dengan damage rendah
  • Hobby Horse: crowd control yang lambat namun berdampak besar
  • Teapot Cannon: damage ledakan jarak jauh
  • Pepper Grinder: serangan beruntun (rapid-fire) untuk menekan musuh
  • Umbrella: untuk menangkis proyektil dan memblokir serangan

Senjata di-upgrade menggunakan Teeth, mata uang dalam game, yang dikumpulkan dari musuh yang dikalahkan dan tersembunyi di seluruh level. Di luar pertarungan, Alice memiliki kemampuan pergerakan termasuk double-jump yang melayang menggunakan gaunnya, mekanik shrink untuk mengungkap jalan dan teks tersembunyi, serta dodge roll dengan invincibility frames singkat. Bagian platforming sangat mengandalkan lompatan presisi dan ruangan berisi gelombang musuh, yang memakan porsi signifikan dari durasi setiap bab.

Alice: Madness Returns content image

Alice: Madness Returns content image

Dunia dan latar: apa yang terjadi pada Wonderland?

Masing-masing dari enam bab membawa Alice melewati versi Wonderland yang sangat berbeda. Hatter's Domain adalah mimpi buruk steampunk yang penuh roda gigi dan kengerian tubuh. Domain Dollmaker di akhir cerita benar-benar menghilangkan semua warna. Karakter yang familiar seperti Cheshire Cat, Mad Hatter, Caterpillar, dan Red Queen semuanya kembali, namun masing-masing telah terdistorsi atau melemah akibat korupsi Infernal Train. Cheshire Cat berfungsi sebagai pemandu utama Alice, dan dialognya membawa sebagian besar humor kering yang meresahkan dalam game ini.

Kisah dunia nyata yang mendasari bab-bab Wonderland adalah bagian di mana penulisan game ini mendapatkan reputasinya. Misteri seputar Dr. Bumby terbangun secara perlahan, dan pengungkapan di babak terakhir benar-benar kelam. Game ini tidak melunakkan apa yang terjadi pada keluarga Alice atau anak-anak dalam perawatan Bumby. Kesediaan untuk berkomitmen pada tema-tema gelap inilah yang membedakannya dari game yang hanya menggunakan estetika horor tanpa tindak lanjut naratif yang kuat.

Desain visual dan audio

Arahan seni adalah aset terkuat game ini. Setiap bab memiliki palet visual yang sangat berbeda, mulai dari warna permen yang grotesk di domain pertama hingga estetika tinta-dan-kertas di dunia Dollmaker. Desain karakter untuk musuh selalu imajinatif, mengambil inspirasi dari versi mainan Victoria yang terdistorsi, prajurit kartu remi, dan citra karnaval.

Musik latar oleh Jason Tai dan desain audio melengkapi visual tanpa mendominasinya. Suara pertarungan terasa renyah dan memuaskan, dan audio ambient di setiap bab berubah untuk menyesuaikan tema biome tersebut. Pengisi suara Alice memberikan dasar yang kuat bagi karakter tersebut, baik dalam urutan London maupun bab-bab Wonderland yang semakin surealis.

Alice: Madness Returns content image

Alice: Madness Returns content image

Dampak dan warisan

Alice: Madness Returns menempati ceruk khusus dalam genre action-platformer sebagai game yang memprioritaskan atmosfer dan bobot naratif di atas kompleksitas mekanik. Pertarungannya tidak terlalu dalam menurut standar modern, dan bagian platforming terkadang terasa terlalu panjang. Namun, sebagai karya penceritaan dark fantasy yang dibangun di sekitar trauma dan ingatan, game ini tetap relevan. Struktur enam bab memberikan ruang bagi setiap domain Wonderland untuk mengembangkan identitasnya sendiri, dan hasil di babak terakhir membenarkan proses pembangunannya. Bagi pemain yang menginginkan platformer hack-and-slash dengan horor psikologis yang nyata sebagai intinya, ini tetap menjadi salah satu contoh paling bersih dari bentuk tersebut.