Overview
Castlevania: Aria of Sorrow dirilis di Game Boy Advance pada Mei 2003 dan langsung tampil beda dari jajaran game Castlevania handheld lainnya. Berlatar tahun 2035, game ini mengikuti kisah Soma Cruz, seorang siswa yang pingsan saat gerhana matahari dan terbangun di dalam kastel yang ternyata adalah domain milik Dracula, yang terseret ke Jepang di masa depan. Premisnya mungkin terdengar aneh di atas kertas, tetapi setting-nya memberikan identitas unik yang membedakannya dari nuansa Eropa gotik pada seri-seri sebelumnya.
Kastel ini sendiri berfungsi sebagai map luas yang saling terhubung dengan gaya Metroidvania klasik. Soma mendapatkan akses ke area baru dengan memperoleh kemampuan, dan loop progresinya sangat memuaskan bagi pemain yang suka eksplorasi. Backtracking tidak pernah terasa membosankan karena soul powers baru sering kali membuka jalan pintas atau mengungkap rahasia yang tidak terlihat pada kunjungan pertama. Desain map-nya tetap menjadi salah satu contoh terbaik dalam genre ini, bahkan jika dibandingkan dengan game yang dirilis dua dekade setelahnya.

Castlevania: Aria of Sorrow content image
Gameplay dan mekanik
Sistem Tactical Soul adalah alasan utama mengapa Aria of Sorrow tetap seru dimainkan di tahun 2026. Setiap musuh di kastel memiliki soul yang bisa diserap Soma setelah mengalahkannya, dan setiap soul memberikan kekuatan yang berbeda. Beberapa berupa pasif stat boost, beberapa bisa digunakan sebagai senjata, dan ada juga yang berupa transformasi atau kemampuan khusus yang mengubah cara Soma bergerak di dunia game. Dengan lebih dari 100 soul untuk dikoleksi, sistem ini berfungsi sebagai jalur upgrade combat sekaligus mekanik koleksi yang adiktif.

Castlevania: Aria of Sorrow content image
Kategori soul utama meliputi:
- Bullet souls: serangan proyektil
- Guardian souls: sekutu yang dipanggil atau efek persisten
- Enchant souls: pasif stat atau upgrade kemampuan
- Ability souls: kemampuan pergerakan dan traversal
Hasilnya adalah sistem build yang mendorong eksperimen. Kombinasi soul tertentu menghasilkan gaya bermain yang sangat berbeda, dan menemukan setup yang overpowered terasa sangat memuaskan karena benar-benar hasil usaha sendiri, bukan sekadar diberikan kepada pemain.

Castlevania: Aria of Sorrow content image
Dunia dan setting
Tata letak kastel mencakup berbagai lingkungan, mulai dari saluran air bawah tanah dan taman terapung hingga menara jam dan arena di lantai atas. Setiap zona memiliki daftar musuh dan palet visualnya sendiri, yang membuat eksplorasi terasa segar sepanjang permainan. Game ini memakan waktu sekitar enam hingga delapan jam untuk playthrough pertama, meskipun bagi completionist yang mengejar koleksi 100% soul akan menghabiskan waktu jauh lebih lama.
Ceritanya padat namun efektif. Soma ditemani oleh beberapa karakter yang muncul di titik-titik tertentu di dalam kastel, dan plotnya mengarah pada twist yang memberikan perspektif baru terhadap seluruh setting. Aria of Sorrow tidak bertele-tele dengan cutscene, yang merupakan keputusan tepat untuk game yang berfokus pada pergerakan dan penemuan.
Dampak dan warisan
Aria of Sorrow meraih pujian hampir universal saat dirilis, dengan kritikus dan pemain yang secara khusus menyoroti sistem Tactical Soul sebagai evolusi berarti dari formula Metroidvania. Game ini melahirkan sekuel langsung yaitu Dawn of Sorrow di Nintendo DS, yang memperluas mekanik soul lebih jauh lagi. Hasilnya, Soma Cruz menjadi salah satu protagonis paling ikonik dalam jajaran karakter Castlevania.

Castlevania: Aria of Sorrow content image
Game ini sekarang tersedia di platform modern termasuk Nintendo Switch, PlayStation, Xbox, dan PC via Steam, sebagai bagian dari perilisan koleksi klasik Konami. Memainkannya hari ini, sprite art era GBA masih terlihat sangat bagus, dan soundtrack karya Michiru Yamane tetap menjadi salah satu poin terbaik dalam seri ini. Bagi siapa pun yang tertarik dengan game Metroidvania atau eksplorasi action RPG, Aria of Sorrow adalah titik awal terbaik yang ditawarkan genre ini.








