Overview
DIVE or DIE - Children of Rain melemparkanmu ke dunia yang sedang di ambang kehancuran akibat kiamat. Hujan hitam misterius turun tanpa henti, dan satu-satunya harapan untuk menghentikannya ada di suatu tempat di bawah permukaan Abyssal Pool, sebuah labirin banjir yang berisi reruntuhan tenggelam, berhala kuno, dan makhluk-makhluk yang telah beradaptasi dengan kegelapan dengan cara yang tidak menguntungkan bagi kelangsungan hidup manusia. Kamu berperan sebagai Jack, pria yang dihantui masa lalu, memimpin sekelompok penyintas yang putus asa, menyeimbangkan kebutuhan kamp di permukaan dengan teror yang menanti di bawah sana.
Ketegangan utamanya sederhana namun brutal: setiap penyelaman menguras oksigen, dan setiap detik yang dihabiskan untuk scavenging adalah detik yang dihabiskan untuk perlahan menuju kematian. Struktur roguelike berarti tidak ada dua penyelaman yang sama, dengan kedalaman yang dihasilkan secara prosedural (procedurally generated) yang akan menghukum rasa percaya diri berlebih dan memberi reward bagi mereka yang jago membaca pola. Diterbitkan oleh Dear Villagers, game ini dijadwalkan rilis pada 21 Juli 2026 untuk Windows melalui Steam dan Epic Games Store.
Gameplay dan mekanik
Loop utama dalam DIVE or DIE adalah siklus roguelike push-your-luck yang tetap menegangkan dari penyelaman pertama hingga terakhir. Menyelamlah ke dalam Abyssal Pool, scavenge apa pun yang bisa kamu ambil dari reruntuhan, lawan atau hindari horor eldritch yang mengintai dalam kegelapan, dan kembali ke permukaan sebelum oksigenmu habis. Apa yang kamu bawa pulang akan memberi makan kamp di atas, dan apa yang diproduksi kamp akan menentukan seberapa dalam kamu bisa menyelam di kesempatan berikutnya.

Mekanik utama meliputi:
- Manajemen oksigen sebagai survival timer yang ketat
- Scavenging dan crafting untuk upgrade kamp
- Merekrut penyintas dengan peran yang berbeda-beda
- Mekanik pengorbanan yang memaksa keputusan sulit
- Pertemuan dengan musuh eldritch dengan opsi menghindar dan bertarung
Sistem pengorbanan patut mendapat perhatian. Para penyintas bukan sekadar resource untuk ditimbun. Mengirim seseorang ke kedalaman untuk mengulur waktu atau menenangkan Maker of Rain terkadang menjadi satu-satunya langkah agar yang lain tetap hidup. Ini memberikan bobot nyata pada progres roguelike-nya.

Dunia dan latar
Abyssal Pool dibangun dari arsitektur yang tenggelam, peradaban yang hilang, dan sesuatu yang jauh lebih tua yang tidak ingin ditemukan. Reruntuhan yang tenggelam berpadu dengan ekosistem mutan, dan hujan hitam di atas memberikan urgensi seperti jam hitung mundur yang jarang bisa direplikasi oleh game roguelike lain hanya melalui mekanik biasa.
Jack sebagai protagonis bukanlah avatar kosong. Dia memiliki sejarah khusus dengan Maker of Rain, dan keterikatan pribadi itu mengubah skenario kiamat yang tadinya terasa generik menjadi sesuatu dengan daya tarik naratif yang kuat. Penggambaran horor eldritch lebih condong ke arah cosmic dread daripada sekadar jump scare, yang sangat cocok dengan sensasi kehabisan oksigen di koridor yang asing.

Apa yang membuat DIVE or DIE berbeda dari roguelike lainnya?
Kebanyakan roguelike mengabstraksi tekanan bertahan hidup ke dalam health bar dan hit point. DIVE or DIE menjadikan oksigen sebagai resource utama, yang mengubah cara kamu berpikir di setiap ruangan. Bertahan lebih lama untuk mengambil satu potong scrap lagi adalah perjudian nyata, bukan sekadar kalkulasi risk-reward di atas kertas. Lapisan manajemen kamp menambahkan dimensi strategi antar-run yang menghubungkan setiap penyelaman ke dalam arc bertahan hidup yang lebih besar.
Latar bawah air juga memberikan dampak mekanik yang nyata. Visibilitas, pergerakan, dan perilaku musuh semuanya berubah dengan cara yang terasa spesifik untuk lingkungan tersebut, bukan sekadar meniru dungeon crawler biasa. Drop Rate Studio telah membangun horor di sekitar fisika dunia tersebut daripada hanya menumpuk atmosfer di atas sistem yang generik.

Konten dan replayability
Generasi prosedural di Abyssal Pool berarti reruntuhan akan berubah posisi di setiap run, menjaga navigasi tetap segar dan mencegah adanya satu jalur optimal yang membosankan. Kombinasi antara upgrade kamp, rekrutmen penyintas, dan target kedalaman yang semakin menantang memberikan setiap playthrough bentuk yang unik tergantung pada penyintas mana yang kamu miliki, apa yang telah kamu bangun, dan seberapa tinggi banjir telah naik.
Genre survival roguelike memberi reward kepada pemain yang menganggap kegagalan sebagai informasi, dan DIVE or DIE sangat memegang filosofi tersebut. Kehilangan penyintas karena pertemuan buruk atau salah hitung oksigen akan memberimu pelajaran konkret untuk run berikutnya. Feedback loop tersebut, dipadukan dengan misteri eldritch yang mendorong cerita ke depan, adalah alasan mengapa kamu akan terus kembali menyelam.










