Overview
Heroes of the Storm diluncurkan pada Juni 2015 sebagai jawaban Blizzard untuk genre MOBA, dan game ini tidak mencoba menjadi tiruan dari League of Legends. Game ini menghadirkan hero dari World of Warcraft, StarCraft, Diablo, bahkan game klasik The Lost Vikings, lalu menempatkan mereka di The Nexus untuk pertempuran tim 5v5. Hal yang membuatnya langsung terasa berbeda adalah filosofi desainnya: kill individu tidak menghasilkan gold pribadi, level dibagikan ke seluruh tim, dan battleground itu sendiri menjadi partisipan aktif dalam pertarungan.
Hasilnya adalah sebuah MOBA yang menghukum mentalitas solo carry lebih keras daripada game lain di genre ini. Tim yang mengoordinasikan rotasi dan bermain di sekitar objektif map akan selalu mengalahkan lima pemain yang jago secara individu namun tidak bekerja sama. Itu adalah pilihan desain yang disengaja, dan hal tersebut membentuk setiap aspek lain dari game ini.
Gameplay dan mekanik
Core loop dari Heroes of the Storm berpusat pada XP tim, objektif map, dan kustomisasi hero berbasis talent. Berikut adalah hal-hal yang menentukan cara bermain game ini:

Heroes of the Storm content image
- XP tim yang dibagikan menggantikan farming gold individu
- Talent tree terbuka pada level 1, 4, 7, 10, 13, 16, dan 20
- Setiap battleground memiliki mekanik unik yang terikat pada objektif sekunder
- Pertandingan biasanya berlangsung 15 hingga 25 menit
- Tidak ada item atau shop individu dalam bentuk apa pun
Sistem talent patut mendapat perhatian. Setiap hero memiliki pohon upgrade bercabang yang kamu pilih selama pertandingan, artinya dua pemain yang menggunakan hero yang sama bisa berakhir memainkan peran yang benar-benar berbeda tergantung pada pilihan mereka. Tyrande yang dibangun dengan fokus pada output healing akan dimainkan dengan cara yang sangat berbeda dari Tyrande yang di-build untuk damage stun Lunar Flare.

Heroes of the Storm content image
Apa yang membuat battleground-nya berbeda?
Battleground adalah fitur yang paling membedakan Heroes of the Storm dari MOBA lainnya. Setiap map memiliki objektif sekunder unik yang diperebutkan oleh tim, dan menguasai objektif tersebut akan secara langsung mempercepat push kamu. Di Cursed Hollow, mengumpulkan tribute akan mengutuk tim musuh dan melemahkan minion mereka. Di Battlefield of Eternity, dua immortal bertarung di tengah map dan tim yang berhasil membunuh immortal lawan akan mendapatkan bantuan untuk wave mereka. Di Blackheart's Bay, kamu mengumpulkan koin dan membayar kapten bajak laut hantu untuk membombardir base musuh.
Ini berarti strategi akan berubah di setiap map. Komposisi hero yang mendominasi di Sky Temple bisa berantakan di Tomb of the Spider Queen. Tim yang memahami ritme setiap map dan menyusun draft mereka dengan tepat memiliki keunggulan struktural yang nyata.

Heroes of the Storm content image
Daftar hero dan crossover semesta Blizzard
Daftar hero mencakup sejarah Blizzard selama beberapa dekade. Arthas, Jaina, dan Sylvanas mewakili Warcraft. Jim Raynor, Kerrigan, dan Zeratul datang dari StarCraft. Diablo, Tyrael, dan Auriel membawa nuansa gothic dari seri Diablo. Deckard Cain, sang lorekeeper terkenal dari franchise ini, bahkan hadir sebagai hero support yang menjatuhkan buku-buku di tanah untuk dibaca oleh sekutu.
Konsep crossover ini dibuat cukup longgar sehingga tidak pernah mengganggu permainan. The Nexus ada sebagai semacam arena antardimensi, jadi penjelasan lore mengapa Murky si murloc bertarung di tim yang sama dengan Nova Terra sangat minim dan memang disengaja. Pemain yang peduli dengan sejarah Blizzard akan terus menemukan referensi; pemain yang tidak peduli bisa mengabaikannya sepenuhnya.
Multiplayer dan replayability
Heroes of the Storm adalah game free-to-play dengan rotasi hero gratis, dan hero tambahan dapat dibuka melalui gold dalam game yang diperoleh dengan bermain atau dibeli secara langsung. Game ini menyertakan ranked play, unranked draft, quick match, dan mode co-op di mana pemain manusia menghadapi lawan AI, yang sangat cocok untuk mempelajari hero baru tanpa tekanan dari pertandingan kompetitif.
Sistem kustomisasi talent dan variasi battleground memberikan game ini replayability yang nyata. Tidak ada dua pertandingan yang berjalan dengan cara yang sama ketika map mengubah kondisi kemenangan dan build hero kamu dapat mengubah seluruh strategi tim di tengah permainan.

Heroes of the Storm content image





