Game co-op terus menjadi salah satu genre paling aktif menjelang tahun 2026, dengan para pengembang yang semakin fokus pada eksplorasi bersama, sistem survival, dan pengalaman multiplayer berbasis cerita. Jajaran game mendatang mencakup shooter berskala besar, RPG open-world, simulator santai, dan petualangan survival yang dirancang untuk kerja sama tim. Beberapa proyek memperluas franchise yang sudah ada, sementara yang lain memperkenalkan konsep co-op yang benar-benar baru.
Berikut adalah 10 game co-op yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026 yang patut dinantikan oleh para pemain.
Subnautica 2
Unknown Worlds menghadirkan multiplayer ke dalam seri ini untuk pertama kalinya melalui Subnautica 2. Franchise survival bawah air ini secara tradisional berfokus pada eksplorasi solo, namun sekuelnya memperkenalkan co-op online empat pemain bersama dengan dunia samudra alien yang baru. Game ini juga memperluas sistem base-building dan pertemuan dengan makhluk, sembari tetap mempertahankan struktur berbasis survival khas seri ini.
Pergeseran ke arah gameplay kooperatif ini dapat menjadikan Subnautica 2 salah satu rilis survival paling menonjol di tahun 2026, terutama bagi pemain yang mencari pengalaman multiplayer yang kental dengan eksplorasi.
Out of Words
Out of Words adalah salah satu proyek co-op yang cukup unik yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Dibangun di atas komunikasi dan pemecahan teka-teki kolaboratif, game ini berfokus pada dua pemain yang menavigasi penceritaan emosional dan rintangan lingkungan bersama-sama.
Gaya visualnya yang dibuat dengan tangan dan pendekatan yang mengutamakan narasi membuatnya lebih mirip dengan game seperti It Takes Two daripada judul co-op tradisional yang berfokus pada aksi, memberikan identitas yang berbeda dibandingkan dengan jajaran game tahun 2026 lainnya.
Turok Origins
Franchise Turok kembali dengan Turok Origins, sebuah shooter kooperatif baru yang mengarahkan seri ini ke arah aksi berbasis squad. Pemain akan berburu dinosaurus dan ancaman alien di lingkungan yang luas sambil menggunakan persenjataan futuristik dan mekanik tempur yang terkoordinasi.
Proyek ini menandai reinvensi besar bagi franchise tersebut, beralih dari struktur single-player tradisional demi format co-op yang lebih modern.
Orbital
Orbital menggabungkan eksplorasi fiksi ilmiah dengan mekanik survival kooperatif. Meskipun detailnya masih terbatas, game ini tampaknya sangat berfokus pada kerja sama tim di stasiun luar angkasa dan lingkungan planet yang berbahaya.
Penekanannya pada manajemen sumber daya dan progres bersama menempatkannya sejajar dengan game multiplayer berbasis survival lainnya yang diperkirakan akan rilis pada tahun 2026.
Hela
Dikembangkan oleh mantan kreator Unravel, Hela adalah petualangan kooperatif yang berpusat pada eksplorasi dan traversal lingkungan. Pemain mengendalikan karakter kecil seperti tikus yang bergerak melalui lingkungan alam berskala besar yang terinspirasi oleh lanskap Skandinavia.
Game ini tidak terlalu berfokus pada pertempuran, melainkan pada traversal, kerja sama tim, dan pemecahan teka-teki, menjadikannya salah satu rilis co-op yang paling mudah diakses di masa depan. Game ini telah menarik perhatian komunitas game co-op bahkan sebelum peluncurannya.
Gears of War: E-Day
Microsoft kembali mengunjungi asal-usul Locust War dengan Gears of War: E-Day. Prequel ini mengikuti Marcus Fenix dan Dom Santiago selama Emergence Day, invasi katastrofik yang membentuk trilogi aslinya.
Seperti entri sebelumnya dalam seri ini, game ini diharapkan menampilkan kampanye co-op bersama dengan mode multiplayer. Latar yang lebih gelap dan fokus pada survival selama pertemuan pertama umat manusia dengan Locust Horde dapat menjadikannya salah satu rilis co-op terbesar Xbox tahun ini.
Witchbrook
Witchbrook memadukan sistem simulasi kehidupan dengan multiplayer kooperatif dalam latar sekolah fantasi. Dikembangkan oleh Chucklefish, game ini memungkinkan pemain untuk mengikuti kelas, membangun hubungan, menyesuaikan rumah, dan menjelajahi dunia pixel-art bersama teman-teman.
Pacing yang santai dan sistem sosialnya memberikan peran yang berbeda dalam jajaran co-op tahun 2026, terutama bagi pemain yang tertarik dengan pengalaman sandbox bersama daripada gameplay yang penuh pertempuran.
Outward 2
Outward 2 melanjutkan formula survival RPG yang ditetapkan oleh game aslinya, dengan menekankan persiapan, eksplorasi, dan petualangan kooperatif. Sekuel ini mendukung co-op online dan split-screen, mempertahankan salah satu fitur yang membantu game pertama membangun audiens yang setia.
Berbeda dengan RPG tradisional, Outward 2 memberikan fokus besar pada mekanik survival, manajemen perjalanan, dan kerentanan pemain, menciptakan pengalaman co-op yang lebih lambat dan metodis.
IKUMA
IKUMA adalah proyek co-op berskala kecil lainnya yang menarik perhatian menjelang tahun 2026. Meskipun detailnya masih terus bermunculan, game ini tampaknya menekankan eksplorasi atmosferik dan progres yang berfokus pada kerja sama tim.
Judul ini telah muncul dalam diskusi online di antara komunitas yang berfokus pada co-op yang menantikan rilis multiplayer tahun depan.
Animo
Animo menggabungkan mekanik koleksi makhluk dengan eksplorasi kooperatif dan sistem multiplayer. Game ini memadukan gameplay action-RPG dengan fitur sosial dan progres, memposisikan dirinya di dalam pasar game koleksi makhluk multiplayer yang sedang berkembang.
Presentasinya yang bergaya dan penekanannya pada eksplorasi bersama dapat membantunya menonjol di antara rilis AAA yang lebih besar yang dijadwalkan untuk tahun 2026.








