Riset baru menunjukkan perubahan signifikan dalam perilaku bermain game di antara 97 juta gamer di Jepang dan Korea, dengan peningkatan yang mencolok dalam permainan multi-platform. Laporan East Asia Gamers Behavior and Market Insights bulan Juli 2024 dari Niko Partners mengungkapkan bahwa lebih dari 70% gamer mobile di Jepang dan 90% gamer PC di Korea Selatan kini terlibat dalam game di berbagai platform.
Tren ini mencerminkan penerimaan yang lebih luas terhadap game konsol dan PC di kalangan pemain mobile Jepang, serta meningkatnya minat pada game mobile dan konsol di kalangan pemain PC Korea, yang menunjukkan evolusi dinamis dalam lanskap gaming di wilayah tersebut. Dalam artikel ini, kami akan merangkum temuan utama dari laporan tersebut dan memberikan wawasan mengenai relevansinya bagi blockchain gaming.

Lebih dari 90 Juta Gamer di Jepang dan Korea Bermain Multi-Platform

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Pertumbuhan multi-platform gaming di Jepang dan Korea
Data mengungkapkan bahwa 97 juta gamer di Jepang dan Korea semakin sering terlibat dalam permainan multi-platform. Lebih dari 70% mobile gamer di Jepang dan 90% gamer PC di Korea Selatan kini memainkan game di berbagai platform. Hal ini menandai peningkatan sebesar 30% di Jepang dan peningkatan sebesar 5% di Korea dibandingkan tahun 2023.
10% teratas dari game yang paling banyak dimainkan di kedua negara tersedia setidaknya di dua platform gaming, yang menunjukkan tren pertumbuhan keterlibatan lintas platform (cross-platform). Ketersediaan konsol di Jepang telah membaik setelah kelangkaan terkait pandemi, dan semakin banyak game yang dikembangkan untuk penggunaan multi-platform yang mendorong keterlibatan di konsol, mobile, dan PC. Game cross-platform menghasilkan keterlibatan yang lebih tinggi di kalangan gamer Asia Timur.

Laporan Pasar Game Asia-10 oleh Niko Partners
Temuan dan tren utama
Popularitas multi-platform: Di Jepang, 39% dari semua gamer bermain setidaknya di dua platform, dengan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 30% yang mencolok pada mobile gamer yang juga bermain di konsol. Di Korea, 58% dari semua gamer adalah pemain multi-platform, dengan peningkatan sebesar 5% pada gamer PC yang mulai bermain di perangkat mobile.
Prediksi pertumbuhan pasar: Pasar game mobile Jepang diprediksi akan stagnan selama lima tahun ke depan. Namun, pertumbuhan diharapkan terjadi di sektor PC (CAGR 5 tahun sebesar 8.8%) dan konsol (CAGR 5 tahun sebesar 2.5%). Sebaliknya, pendapatan pasar game PC dan mobile Korea diperkirakan akan stagnan, sementara pasar konsol diantisipasi akan tumbuh (CAGR 5 tahun sebesar 3.4%).
Pendorong adopsi game:Kesesuaian genre dan alur cerita yang menarik adalah faktor utama yang mendorong gamer Jepang dan Korea untuk mencoba game baru, dengan lebih dari 60% gamer Jepang dan 40% gamer Korea menyoroti elemen-elemen ini sebagai hal yang penting.
Livestreaming dan pemasaran: Livestreaming telah menjadi alat pemasaran yang krusial, dengan lebih dari 31% gamer Jepang dan 40% gamer Korea menonton livestream game. YouTube tetap menjadi platform dominan untuk konten gaming, mencakup 90% audiens gaming di seluruh Asia. Platform lokal seperti SOOP (AfreecaTV) di Korea dan NicoNico di Jepang juga telah mendapatkan daya tarik yang signifikan, masing-masing menarik lebih dari 20% gamer di negara mereka masing-masing.

Perilaku Gamer dan Wawasan Pasar Asia Timur oleh Niko Partners
Relevansi dengan blockchain gaming
Kebangkitan multi-platform gaming di Jepang dan Korea memiliki relevansi yang signifikan bagi industri blockchain gaming. Tren gamer yang semakin sering terlibat di berbagai platform menyoroti meningkatnya minat terhadap pengalaman gaming yang saling terhubung dan serbaguna, yang merupakan prinsip utama dari blockchain gaming.
Kemampuan teknologi blockchain untuk memfasilitasi permainan lintas platform, kepemilikan aset yang aman, dan menyediakan integrasi yang mulus antara ekosistem game yang berbeda memposisikannya sebagai pilihan yang sangat cocok untuk pasar yang terus berkembang ini. Seiring dengan gamer di Asia Timur yang terus merangkul beragam platform gaming, blockchain gaming siap untuk memanfaatkan perubahan ini, dengan menawarkan solusi inovatif dan keterlibatan yang ditingkatkan bagi audiens yang melek teknologi.
Pemikiran akhir
Wawasan tahun 2024 menggarisbawahi tren pertumbuhan multi-platform gaming di Jepang dan Korea, yang menyoroti perubahan perilaku gamer dan dinamika pasar. Seiring dengan semakin populernya game cross-platform, pengembang dan pemasar memiliki peluang baru untuk melibatkan audiens yang lebih luas di berbagai sistem gaming. Untuk informasi lebih mendalam dan akses ke laporan lengkap, kunjungi situs web Niko Partners.







