Aethir, bekerja sama dengan SuperScale, melakukan studi untuk menguji bagaimana infrastruktur cloud terdesentralisasi dapat membantu perusahaan gaming mengurangi biaya akuisisi pengguna (UA). Kolaborasi ini berfokus pada pengujian solusi cloud gaming Aethir, yang memungkinkan studio untuk melewati toko aplikasi tradisional dan biaya layanan mereka yang tinggi. Dengan menggunakan sumber daya cloud GPU terdesentralisasi dan memberikan kompensasi kepada perusahaan dengan GPU yang kurang dimanfaatkan melalui token web3, Aethir menyediakan metode alternatif untuk distribusi game.
Penerbit game biasanya mengandalkan toko aplikasi untuk visibilitas dan unduhan, tetapi model ini datang dengan biaya yang signifikan. Beberapa platform mengambil hingga 30% dari pendapatan studio, menambah tekanan finansial pada pengembang. Infrastruktur cloud gaming Aethir bertujuan untuk mengubah ini dengan menawarkan solusi main instan dan streaming, memungkinkan pengguna untuk merasakan game langsung dari tautan web atau iklan tanpa mengunduh aplikasi.

Meningkatkan Profitabilitas Keterlibatan
Tantangan Industri
Paul Thind, Chief Revenue Officer di Aethir, menunjukkan dalam sebuah wawancara dengan GamesBeat bahwa meningkatnya biaya akuisisi pengguna, bagian pendapatan yang tinggi yang diambil oleh toko aplikasi, dan persyaratan infrastruktur yang mahal telah menciptakan kesulitan finansial bagi pengembang game. Model penerbitan tradisional seringkali membutuhkan investasi pemasaran yang besar, dan kebutuhan pengguna untuk mengunduh game sebelum mencobanya dapat mengurangi tingkat konversi dan meningkatkan biaya. Solusi Aethir menawarkan pendekatan langsung ke konsumen melalui streaming cloud, memungkinkan pemain untuk mengakses game secara instan tanpa instalasi.
Dengan menggabungkan Progressive Web Apps (PWA) dan permainan web langsung, penerbit dapat mengurangi biaya akuisisi sambil meningkatkan keterlibatan dan retensi. Pendekatan ini menghilangkan gesekan dalam pengalaman pengguna, membuatnya lebih mudah bagi pemain untuk menemukan dan berinteraksi dengan game baru. Temuan dari studi kasus SuperScale menyoroti pergeseran dalam distribusi game, menunjukkan bahwa cloud gaming dapat memberikan penerbit lebih banyak kontrol atas pendapatan dan strategi akuisisi pengguna mereka.

Ekosistem SuperScale
Wawasan dari Studi Kasus SuperScale
SuperScale melakukan studi kasus dua fase untuk mengevaluasi efektivitas teknologi cloud gaming Aethir. Fase pertama berfokus pada penentuan apakah memungkinkan pemain untuk merasakan game sebelum mengunduhnya dapat meningkatkan keterlibatan dan menurunkan biaya per instalasi (CPI). Studi ini menguji game mobile Tiny Tower dengan tiga pendekatan kreatif yang berbeda: "Stream Now," "Instant Play," dan "Download." Hasilnya menunjukkan bahwa 43% lebih banyak pemain lebih memilih main instan daripada mengunduh, sementara tingkat konversi meningkat sebesar 45% dan tingkat klik-tayang meningkat sebesar 35%.
Fase kedua studi ini menguji return on ad spend (ROAS) dan keterlibatan pengguna awal. Pemain diberi pilihan untuk mengunduh game dari toko aplikasi setelah melihat iklan atau mencobanya segera menggunakan fitur streaming Aethir. Data mengungkapkan peningkatan 143% pada pengguna yang memilih opsi streaming daripada mengunduh dari toko aplikasi. Selain itu, metrik seperti D7 ROAS, pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU), jumlah sesi, dan tingkat retensi semuanya menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Mitra SuperScale
Manfaat Streaming Cloud untuk Penerbit Game
Solusi cloud gaming terdesentralisasi Aethir memberikan berbagai keuntungan bagi studio game yang ingin mengoptimalkan akuisisi pengguna dan strategi monetisasi mereka. Dengan melewati toko aplikasi tradisional, pengembang dapat mempertahankan bagian pendapatan yang lebih besar sambil memperluas jangkauan mereka ke audiens yang lebih luas. Game yang menggabungkan mekanisme main instan mendapatkan manfaat dari peningkatan kemampuan ditemukan, karena pengguna dapat mencoba game sebelum berkomitmen untuk unduhan atau pembelian penuh.
Teknologi ini juga memungkinkan game dimainkan di berbagai perangkat, termasuk PC, ponsel, dan TV pintar, tanpa perlu beberapa versi game. Ini menghilangkan masalah kompatibilitas dan mengurangi kompleksitas pengembangan. Selain itu, kemampuan untuk mengintegrasikan strategi monetisasi alternatif, seperti model berlangganan, transaksi mikro langsung, dan gameplay yang didukung iklan, memberikan penerbit fleksibilitas yang lebih besar dalam cara mereka menghasilkan pendapatan.

Tim SuperScale
Pergeseran Menuju Distribusi Game Berbasis Cloud
Ketika pengembang game menghadapi tekanan finansial yang meningkat, solusi cloud gaming seperti Aethir memberikan alternatif yang menarik untuk metode distribusi tradisional. Studi kasus SuperScale menunjukkan bahwa memanfaatkan streaming cloud untuk akuisisi pengguna dapat menghasilkan keterlibatan yang lebih baik, tingkat konversi yang lebih tinggi, dan retensi pendapatan yang lebih baik. Hasilnya menunjukkan bahwa distribusi berbasis cloud menjadi strategi yang diperlukan bagi studio game yang ingin berkembang secara efisien di pasar yang semakin kompetitif.
Dengan kemampuan untuk menjangkau audiens yang lebih besar, mengurangi biaya akuisisi, dan meningkatkan opsi monetisasi, infrastruktur cloud gaming terdesentralisasi Aethir mewakili pergeseran dalam industri. Penerbit dan pengembang yang menjelajahi strategi langsung ke konsumen mungkin menemukan bahwa streaming cloud menawarkan jalur yang layak ke depan, meminimalkan ketergantungan pada toko aplikasi dan memaksimalkan profitabilitas. Temuan dari penelitian SuperScale memberikan bukti yang jelas bahwa mengadopsi teknologi cloud gaming tidak hanya bermanfaat tetapi juga penting untuk kesuksesan jangka panjang dalam industri gaming.
Sumber: GamesBeat






