Autoverse Studios, perusahaan yang berbasis di Los Angeles, telah meraih pendanaan $8 juta untuk mengembangkan lebih lanjut game drag-racing sosial inovatif mereka, Auto Legends. Putaran pendanaan yang dipimpin oleh White Star Capital ini akan membantu merampungkan game tersebut, yang bertujuan untuk menggabungkan game free-to-play tradisional dengan kepemilikan web3 dan mekanisme perdagangan, yang menarik bagi penggemar mobil hardcore maupun casual gamer.
Era Baru dalam Game Balap
Auto Legends melampaui game balap pada umumnya dengan membiarkan pemain membangun karier otomotif mereka sendiri. Balapan, mengoleksi mobil, memiliki tim, mengadakan turnamen, melakukan tuning kendaraan untuk orang lain, atau menjalankan dealer. Ekosistem game ini mencerminkan perjalanan nyata budaya mobil, memberikan pemain berbagai cara untuk membangun reputasi dan warisan mereka.
Saat ini dalam tahap closed alpha testing di Epic Games Store untuk PC dan Mac, game ini akan berekspansi ke iOS dan Android. Pemain yang mencari keterlibatan lebih dalam dapat mengakses fitur web3 melalui versi web, yang menambahkan lapisan kepemilikan dan perdagangan ke dalam pengalaman bermain.

Auto Legends Conver Banner
Tim di Balik Game Ini
Autoverse Studios dipimpin oleh Justin Choice, executive chairman dan mantan pendiri Cie Games, studio di balik Car Town dan Racing Rivals. Ia kembali bekerja sama dengan mantan rekan tim dan veteran industri dari Glu Mobile, Riot Games, Xbox, EA, Ubisoft, dan Scopely. Proyek-proyek tim sebelumnya telah mencapai 140 juta pemain secara gabungan, dengan beberapa game mencapai peringkat No. 1 di kategorinya masing-masing.
Peter Pham menjabat sebagai CEO, sementara Dinko Tontchev memimpin bagian produk dan teknologi. Tim ini mendapatkan dukungan dari para veteran industri dan tokoh dunia otomotif termasuk Horacio Pagani dan Miller Motorcars, yang menandakan ambisi serius untuk membangun franchise otomotif yang bertahan lama.

Auto Legends Promotional Graphics
Visi untuk Auto Legends
Auto Legends bukan hanya tentang memenangkan balapan; ini tentang membangun pengaruh (clout). Kuasai tuning, dominasi lintasan, adakan event populer, atau sekadar kumpulkan followers. Game ini sangat mengandalkan fitur sosial seperti car meet, turnamen, dan sistem popularitas yang melacak pengaruh Anda di komunitas. Game ini dirancang sebagai jejaring sosial bagi para gearhead sekaligus sebagai game balap.
Daftar mobil mencakup tujuh merek mobil berlisensi yang mewakili lebih dari 50 model dan trim, dengan kendaraan baru yang ditambahkan secara berkala berdasarkan masukan komunitas. Setiap mobil mendukung suku cadang aftermarket yang realistis, memungkinkan pemain mengekspresikan gaya dan pengetahuan mekanis mereka melalui kustomisasi.

Auto Legends Gameplay
Integrasi Web3 dan Kepemilikan Pemain
Auto Legends tetap free-to-play tetapi menawarkan fitur web3 opsional untuk kepemilikan dan perdagangan aset dalam game. Teknologi blockchain memungkinkan transaksi yang aman dan memungkinkan pemain untuk berpotensi memonetisasi aktivitas mereka, sesuatu yang tidak didukung oleh sebagian besar game balap.
Mekanisme Web3 mencakup balapan pink-slip, di mana Anda dapat mempertaruhkan mobil Anda dalam pertandingan berisiko tinggi. Ekonomi kreator memungkinkan pemain untuk merancang dan menjual suku cadang kustom, mengubah builder terampil menjadi pengusaha di dalam game.

Gameplay Screenshot
Menatap Masa Depan
Autoverse Studios berencana untuk memamerkan Auto Legends di Gamescom dan pameran mobil aftermarket di Las Vegas. Perusahaan telah memberikan bocoran tentang kolaborasi dunia nyata di mana pemain papan atas bisa mendapatkan pengakuan dari produsen mobil dan akses ke peluang eksklusif seperti tur museum pribadi.
Game ini memadukan mekanisme balap tradisional dengan kepemilikan web3 untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dalam genre ini. Seiring berjalannya pengembangan, Autoverse Studios fokus untuk menghadirkan pengalaman yang mendefinisikan ulang arti menjadi penggemar mobil di ruang digital.








