Game yang paling diantisipasi dalam sejarah ternyata masih membutuhkan iklan. CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menegaskan hal tersebut dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dengan mengonfirmasi bahwa Grand Theft Auto 6 akan mendapatkan dorongan pemasaran berskala penuh menjelang peluncurannya pada 19 November di PS5 dan Xbox Series X/S, terlepas dari seberapa tinggi antusiasmenya.
Mengapa Zelnick mengatakan hype saja tidak cukup
Argumen Zelnick sangat lugas: tidak ada franchise, seberapa pun terkenalnya, yang mendapatkan pengecualian dari pemasaran pra-rilis. Ia merujuk pada seri film Mission: Impossible sebagai acuannya. Bahkan dengan audiens global yang sudah tahu persis apa yang akan mereka dapatkan, studio tetap mengeluarkan biaya besar untuk mempromosikan setiap entri baru kepada publik sebelum hari perilisan.
"Pemasaran masih menjadi bagian penting dari setiap perilisan produk hiburan," ujar Zelnick. Logikanya masuk akal. Kesadaran (awareness) dan antisipasi adalah dua hal yang berbeda. Jutaan orang tahu bahwa GTA 6 ada. Membuat mereka terlibat secara aktif, memikirkannya, dan berkomitmen untuk melakukan pembelian di hari pertama adalah pekerjaan yang sama sekali berbeda.
Zelnick berasal dari latar belakang industri film, dan pola pikir tersebut terlihat jelas. Ia memandang pemasaran pra-rilis bukan sekadar iklan, melainkan sebagai bentuk keterlibatan audiens, sebuah cara agar konsumen merasa terhubung dengan produk sebelum mereka benar-benar bisa memainkannya.
Tantangan "sensitif" dalam menjual sesuatu sebesar ini
Masalahnya adalah: Rockstar tidak memperlakukan ini seperti peluncuran game AAA standar. Zelnick sebelumnya menggambarkan pemasaran GTA 6 sebagai sebuah "tantangan" karena studio ingin berhati-hati dalam memposisikan game tersebut di mata publik.
"Harus terasa seperti, Anda tahu, ini nyata. Kami tidak sedang menjual hamburger. Kami menjual bentuk seni yang unik ini," katanya.
Itu adalah perbedaan yang sangat berarti. Pemasaran Rockstar untuk GTA 6 harus terasa natural dan bukan dipaksakan. Game ini sudah memikul ekspektasi yang hampir tidak pernah dihadapi oleh rilis mana pun dalam sejarah pada skala ini, dengan proyeksi analis yang memperkirakan 40 juta kopi terjual dan pendapatan lebih dari $3 miliar hanya dalam tahun pertama. GTA 5, game pendahulunya, telah terjual lebih dari 230 juta kopi selama lebih dari satu dekade perilisannya.
Rockstar sendiri yang akan menangani semua pengumuman spesifik terkait GTA 6. Zelnick mengonfirmasi bahwa Take-Two menyerahkan keputusan tersebut kepada pihak studio, jadi Rockstar akan memegang kendali penuh atas waktu dan format dari setiap trailer atau pengungkapan informasi.
Trailer ketiga sudah absen selama berbulan-bulan, dengan jendela pemasaran musim panas kini menjadi target yang diharapkan untuk dorongan promosi yang baru. Zelnick tidak mengonfirmasi jadwal trailer secara langsung, karena hal itu tetap menjadi wewenang penuh Rockstar.
Apa artinya ini sebelum bulan November
Jendela musim panas telah tiba, yang membuat mesin pemasaran Rockstar harus bekerja dengan waktu yang sempit. Game ini akan meluncur pada 19 November, dan tanpa adanya versi PC yang dikonfirmasi saat peluncuran (meskipun sejarah menunjukkan bahwa versi tersebut biasanya akan hadir kemudian), dorongan di konsol harus bekerja ekstra keras di dua platform tersebut.
Harga juga belum ditetapkan secara publik. Zelnick menggambarkannya sebagai "wajar", yang pada dasarnya belum memberikan informasi konkret apa pun kepada pemain. Detail tersebut, bersama dengan pengungkapan gameplay baru, kemungkinan besar akan menjadi bagian dari kampanye apa pun yang akan diluncurkan Rockstar dalam beberapa minggu mendatang.
Bagi pemain yang mengikuti setiap perkembangan, pusat panduan Grand Theft Auto 6 adalah tempat untuk tetap mendapatkan informasi terbaru seiring munculnya detail baru. Pustaka panduan game yang lebih luas mencakup segala hal lain yang layak diketahui di seluruh industri seiring memanasnya musim peluncuran.








