Deconstructeam, studio di balik The Cosmic Wheel Sisterhood, merilis demo gratis untuk Virtue and a Sledgehammer minggu ini, dan pengalaman yang dihadirkan terasa sangat tidak nyaman dalam artian yang positif. Diterbitkan oleh Devolver Digital, game ini menempatkan Anda sebagai Pratelle, seorang wanita yang kembali ke kampung halamannya di Virtud, hanya untuk mendapati penduduknya telah digantikan oleh tiruan android dan bungalow-bungalow di sana seolah memohon untuk dihancurkan menjadi puing-puing.
Intinya adalah: penghancuran dinding bukan sekadar gimmick. Menghancurkan tembok membuka jalan baru di seluruh kota, dan sistem physics-nya membuat hal tersebut terasa sangat nyata. Bongkahan dinding akan menempel sejenak sebelum jatuh, dan puing-puing berserakan di lantai dengan efek berat yang terasa realistis. Sledgehammer berfungsi sebagai alat navigasi sekaligus opsi combat melawan para android, dan tumpang tindih antara kedua fungsi tersebut memberikan ritme yang memuaskan pada demo ini, sesuatu yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dibangun oleh game action lainnya.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Kampung halaman yang tak lagi terasa pas
Deconstructeam mendeskripsikan Virtue and a Sledgehammer sebagai game tentang "perasaan tidak lagi memiliki tempat di mana Anda dibesarkan." Demo ini membuktikan deskripsi tersebut melalui serangkaian flashback yang tegang, dibingkai dengan sudut kamera yang sengaja dibuat meresahkan, yang menggambarkan dinamika keluarga yang retak. Ibu Pratelle digambarkan sebagai sosok yang mungkin abusif atau mungkin sedang sakit, dan adiknya, Nina, adalah seorang jenius yang tampaknya gemar menghancurkan siput saat kecil dan diimplikasikan sebagai arsitek di balik sibernetisasi total Virtud.
Ikatan antara kedua saudara perempuan ini jelas telah runtuh. Aksi brutal Pratelle di Virtud dibingkai sebagai upaya membongkar proyek sains Nina, dan game ini tidak membiarkan Anda merasa sepenuhnya bersih saat melakukannya.
Para android bukan sekadar rintangan
Hal yang sering dilewatkan pemain dalam game seperti ini adalah bahwa musuh melakukan sesuatu yang menarik saat Anda tidak sedang melawan mereka. Populasi android di Virtud berkumpul di gereja untuk berdoa, mendiskusikan skor olahraga, dan setidaknya ada satu pasangan yang menyelinap untuk berbagi momen tenang bersama. Kepribadian manusia mereka tetap utuh. Mereka hanya kebetulan menyerang Pratelle begitu melihatnya saat ia berada cukup dekat.
Detail tersebut menciptakan ketegangan yang nyata. Game versi penuhnya hampir pasti akan menggunakan hal ini untuk mempersulit hubungan pemain dengan kekerasan yang ada, dan demo ini sudah memberikan petunjuk ke arah sana. Para android yang memilih untuk tidak bertarung juga tidak membuat diri mereka disukai, karena mereka justru berdiri di sekitar sambil melontarkan hinaan yang merendahkan. Komentar sosial yang terselip di balik semua ini tidaklah halus, namun memang tidak perlu dibuat halus.
Demo Virtue and a Sledgehammer kini tersedia gratis di Steam. Game versi penuhnya ditargetkan rilis tahun depan.
Apa yang sedang dibangun Deconstructeam di sini
Deconstructeam memiliki bakat khusus dalam membungkus materi emosional yang berat ke dalam mekanik permainan yang membuatnya terasa lebih mendalam daripada cutscene mana pun. Virtue and a Sledgehammer melanjutkan pendekatan tersebut, memadukan tindakan fisik menghancurkan ruang dengan pengalaman psikologis saat menghadapi tempat yang membentuk diri Anda dengan cara-cara yang masih Anda coba pahami.
Demo ini singkat namun penuh tujuan. Ia menetapkan tone, kontrol, dan konteks cerita yang cukup untuk membuat game versi penuhnya terasa layak dinantikan. Jika Anda pernah memainkan fighting games atau judul action yang menggunakan kehancuran sebagai mekanik inti, aksi menghancurkan dinding di sini akan terasa sangat memuaskan, tetapi beban emosional di baliknya itulah yang membedakan Virtue and a Sledgehammer dari sekadar brawler biasa.
Game versi penuhnya akan dirilis tahun depan. Demo-nya sudah ada di Steam sekarang, dan sangat layak untuk dimainkan dalam waktu satu jam. Pantau terus guides hub untuk liputan lebih lanjut seiring dengan tersedianya lebih banyak konten game ini.








