Solo developer Mateo Covic membangun game rafting co-op, melihatnya meraih 270,000 penjualan dan mendapatkan rating 90 persen Very Positive di Steam, namun pada akhirnya harus memproses 55,000 refund. Tingkat refund sebesar 21 persen itulah angka yang terus ia soroti, dan alasan mengapa ia mengungkapkan rasa frustrasinya ke publik awal bulan ini.
Covic, yang membuat game di bawah nama Zoroarts, merancang Paddle Paddle Paddle dengan durasi konten sekitar 3.5 jam untuk level utama, ditambah stage demo gratis yang memakan waktu sekitar 40 menit. Masalahnya: pemain yang mahir dan speedrunner mampu menyelesaikannya dalam waktu kurang dari dua jam, yang menempatkan mereka tepat di dalam jendela refund standar Steam.

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Kebijakan yang membuat gamenya sukses, sekaligus merugikannya
Sistem refund Steam sangat lugas. Ajukan permintaan dalam waktu dua minggu, dengan durasi bermain kurang dari dua jam, dan Anda mendapatkan uang Anda kembali tanpa perlu penjelasan. Covic mengatakan ia sepenuhnya mendukung refund secara prinsip, namun eksekusi "tanpa pertanyaan" adalah titik di mana sistem tersebut menjadi masalah untuk game berdurasi pendek.
"Saya 100% pro refund, tapi kebijakan saat ini justru memudahkan pemain untuk menyalahgunakan aturan ini," tulisnya di Twitter. Ia menunjuk pada puluhan ulasan Steam di mana pemain memberikan feedback positif namun secara terbuka menyebutkan telah mengajukan refund di saat yang bersamaan, sesuatu yang ia gambarkan sebagai hal yang "seharusnya tidak mungkin terjadi."
Masalahnya adalah: rasa frustrasinya bisa dimengerti, namun argumen tandingan muncul dengan cepat. Konsultan pemasaran game Indie Game Joe memberikan tanggapan publik, mencatat bahwa kebijakan yang sama adalah "bagian dari alasan mengapa ia mendapatkan 270k penjualan" sejak awal. Pembeli lebih bersedia mencoba game indie yang tidak dikenal ketika mereka tahu refund tersedia jika game tersebut ternyata tidak memuaskan.
Apa yang sebenarnya dikatakan pemain dalam ulasan tersebut
Tidak semua refund berasal dari seseorang yang menyelesaikan game dan pergi dengan puas. Setidaknya satu reviewer Steam menegaskan bahwa refund mereka tidak ada hubungannya dengan durasi game, menyebutnya sebagai "low effort ragebait streamer trash" dan mengatakan pergerakannya terasa janky. Reviewer tersebut secara khusus menentang framing Covic, dengan berargumen bahwa sang developer "membuat asumsi liar bahwa semua atau sebagian besar dari 55,000 refund disebabkan oleh" speedrunning, alih-alih ketidakpuasan yang tulus.
Covic mengakui ia tidak memiliki cara untuk mengetahui berapa banyak dari refund tersebut yang berasal dari keluhan yang sah dibandingkan dengan orang yang hanya memainkan game hingga tamat lalu mengklaim refund karena sistem mengizinkannya. Steam memang menunjukkan alasan refund kepadanya, namun pemain dapat memilih alasan apa pun yang terdaftar tanpa harus meninggalkan komentar, yang membuat data tersebut tidak dapat diandalkan.
Reaksi keras yang mengikuti tweet-nya
Berbicara secara publik tentang penyalahgunaan refund ternyata memiliki konsekuensi tersendiri. Covic mengatakan thread Twitter tersebut memicu gelombang DM kebencian dan review bomb yang mendorong ulasan terbaru Paddle Paddle Paddle dari Very Positive menjadi Mixed. Ia menarik kembali anggapan bahwa ia ingin kebijakan refund dihapus sepenuhnya, dengan mengatakan bahwa itu bukanlah maksudnya.
"Banyak orang sekarang menganggap saya orang brengsek dan ingin menghapus kebijakan refund secara umum, tapi itu sama sekali bukan niat saya," ujarnya.
Kuncinya di sini adalah perbedaan yang ingin ia tekankan: refund untuk alasan yang sah (halaman toko menyesatkan, masalah teknis, game yang benar-benar tidak berfungsi) dibandingkan dengan refund yang digunakan sebagai jendela bermain gratis oleh pemain yang menikmati game tersebut dan meninggalkan ulasan positif. Sistem Steam saat ini tidak dapat membedakan keduanya, dan Covic berpendapat bahwa celah itulah yang perlu diperbaiki.
Ketegangan ini bukanlah hal baru. Game indie berdurasi pendek selalu berada dalam posisi canggung di dalam jendela refund yang dirancang untuk era harga game PC yang berbeda. Valve menghasilkan rekor pendapatan $11.1 miliar pada paruh pertama 2026, yang membuat sulit untuk berargumen bahwa platform tersebut sedang kesulitan, namun skala tersebut tidak secara otomatis menyelesaikan ketidaksesuaian struktural bagi solo developer yang merilis pengalaman di bawah tiga jam.
Bagi siapa pun yang membangun atau memainkan game pendek di Steam, penting untuk tetap memperhatikan bagaimana pola refund dapat memengaruhi visibilitas dan skor ulasan game jauh setelah peluncuran. Jika Anda ingin mendalami aspek lain dalam mengelola ekonomi game dan sistem pemain, bagian gaming guides memiliki banyak bacaan praktis. Dan jika Anda memainkan sesuatu seperti Starfield dan ingin memaksimalkan ekonomi dalam game Anda, panduan farming credits Starfield adalah titik awal yang solid untuk memahami bagaimana loop sumber daya dalam game bekerja. Diskusi yang lebih luas tentang apa yang harus diberikan pemain kepada developer setelah menyelesaikan game pendek tidak akan hilang begitu saja, dan Valve belum memberikan komentar publik mengenai permintaan spesifik Covic.








