Flappy Bird, game mobile yang menjadi sensasi global pada tahun 2014, sedang bersiap untuk babak baru dengan pengenalan elemen web3. Flappy Bird Foundation, yang mengakuisisi hak atas game tersebut pada tahun 2024, telah mengumumkan rencana untuk membawa game ini ke dalam ekosistem blockchain gaming. Setelah menutup mini-app Telegram-nya yang berumur pendek awal tahun ini, pihak Foundation menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mengintegrasikan game tersebut dengan fitur berbasis blockchain, permainan kompetitif, dan kepemilikan aset digital.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Flappy Bird Kembali ke Web3 Gaming
Awalnya dikembangkan oleh kreator asal Vietnam, Dong Nguyen, Flappy Bird menarik perhatian karena gameplay-nya yang sederhana dan tingkat kesulitan yang tinggi. Pemain mengetuk layar untuk menavigasi burung berpiksel melewati serangkaian pipa. Desain minimalis dan sifatnya yang adiktif membuatnya sangat populer. Namun, hanya beberapa bulan setelah viral, Nguyen menghapus game tersebut dari app store, dengan alasan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap pengguna. Meskipun telah dihapus, game ini tetap menjadi titik acuan budaya, dengan para penggemar yang terus mendiskusikan dan menirunya di berbagai platform.

Flappy Bird Kembali ke Web3 Gaming
Upaya awal integrasi blockchain di TON
Pada tahun 2024, Flappy Bird Foundation meluncurkan versi berbasis web3 bernama Flap-a-TON di Telegram, yang dibangun di atas The Open Network (TON). Versi ini memperkenalkan fitur play-to-earn di mana pengguna dapat menambang poin, dengan peluncuran token di masa depan yang telah dibocorkan dalam roadmap. Versi beta tersebut menarik lebih dari satu juta pengguna, yang menunjukkan minat berkelanjutan terhadap brand ini. Namun, fase penambangan berakhir tanpa adanya airdrop token, dan perilisan Android berikutnya tidak menyertakan fungsionalitas blockchain. Terlepas dari hambatan tersebut, pihak Foundation menyatakan tetap fokus pada visi jangka panjangnya untuk mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam pengalaman Flappy Bird.
Rencana masa depan untuk gameplay web3 on-chain
Pihak Foundation kini mengungkapkan bahwa versi baru Flappy Bird sedang dalam pengembangan, dengan mengintegrasikan fitur web3 sepenuhnya. Versi ini akan memungkinkan pemain untuk mendapatkan reward digital dan memiliki aset dalam game melalui integrasi blockchain. Tim juga sedang mengembangkan protokol intellectual property (IP) baru untuk membawa karakter, item, dan konten Flappy Bird lainnya ke on-chain. Inisiatif ini merupakan bagian dari rencana yang lebih luas untuk menciptakan ekosistem gaming yang menggabungkan elemen gaming tradisional dengan manfaat teknologi web3.
Dalam pengumuman baru-baru ini, pihak Foundation menguraikan tujuannya untuk membangun platform yang mencakup lisensi IP, gaming kompetitif, dan partisipasi komunitas. Meskipun belum ada tanggal peluncuran yang dikonfirmasi, versi beta dari game baru ini diharapkan akan segera dirilis.

Flappy Bird Kembali ke Web3 Gaming
Intellectual property Flappy Bird Foundation
Elemen kunci dari roadmap Foundation adalah pengenalan IP web3, yang bertujuan untuk membuat brand Flappy Bird dapat diakses untuk penggunaan publik di blockchain. Pihak Foundation telah menyatakan niatnya untuk beralih dari model IP tradisional, yang sering kali membatasi akses dan kontrol kepada pemegang korporasi. Sebaliknya, mereka berencana menggunakan smart contract dan catatan blockchain untuk memungkinkan lisensi terbuka, pembagian pendapatan otomatis, dan marketplace global untuk trading atau staking aset IP digital.
Pihak Foundation mengatakan pendekatan ini akan memungkinkan penggemar dan developer untuk berinteraksi dengan konten Flappy Bird dengan cara yang lebih partisipatif. Proses lisensi yang transparan dan model kepemilikan bersama dimaksudkan untuk membangun komunitas yang lebih luas di sekitar brand tersebut, mengubah Flappy Bird menjadi platform terbuka alih-alih produk tertutup.

Flappy Bird Kembali ke Web3 Gaming
Melayani pemain web2 dan web3
Selain inisiatif web3-nya, pihak Foundation terus menawarkan versi tradisional Flappy Bird bagi pemain yang lebih menyukai pengalaman web2. Flappy Bird Publishing, mitra penerbitan berlisensi dari Foundation, telah merilis versi klasik game tersebut di Epic Games Store untuk Android. Versi ini mengikuti model game mobile konvensional, yang didukung oleh iklan dan pembelian dalam aplikasi, serta tidak menyertakan integrasi blockchain apa pun.
Pihak Foundation mengakui bahwa tidak semua pemain siap untuk terlibat dengan fitur web3. Hasilnya, mereka berkomitmen untuk mempertahankan versi web2 dan web3 dari game tersebut guna mengakomodasi basis pemain yang beragam. Menyusul pengumuman rencana IP on-chain-nya, pihak Foundation menarik perhatian Base, jaringan Ethereum layer-2 milik Coinbase. Akun resmi Base di X (sebelumnya Twitter) membagikan tangkapan layar yang menyoroti pengumuman protokol IP web3 tersebut, yang kemudian dibagikan ulang oleh Flappy Bird. Meskipun belum ada kemitraan yang dikonfirmasi pada tahap ini, pertukaran tersebut memicu spekulasi bahwa Base mungkin terlibat dalam mendukung infrastruktur blockchain Flappy Bird yang akan datang.

Flappy Bird Kembali ke Web3 Gaming
Mengembangkan franchise Flappy Bird yang populer
Di luar gameplay, pihak Foundation sedang berupaya memperluas semesta Flappy Bird dengan menyertakan elemen naratif, avatar digital, merchandise, dan koleksi. Ekspansi ini dibentuk sebagian oleh masukan dari komunitas, yang dikumpulkan melalui survei rutin di Telegram. Pihak Foundation menekankan bahwa mereka berniat untuk mengembangkan brand tersebut bersama dengan basis pemainnya, alih-alih membuat keputusan sepihak dari atas.
Dalam komunikasinya, tim menyatakan bahwa misi mereka adalah untuk menciptakan kegembiraan, membangkitkan nostalgia, dan memperkenalkan pengalaman baru melalui salah satu brand game mobile yang paling dikenal. Meskipun Dong Nguyen, kreator aslinya, telah mengkritik peluncuran kembali web3 ini, pihak Foundation menegaskan bahwa proses pengembangannya berfokus pada masukan komunitas dan keterlibatan jangka panjang.





