Selama bertahun-tahun, penggemar Bloodborne telah berharap untuk remake modern dari game klasik PS4 tersebut. Mengikuti kesuksesan remake Bluepoint Games untuk Demon’s Souls, banyak yang berasumsi studio tersebut secara alami akan menangani proyek semacam itu. Menurut Bloomberg, Bluepoint secara resmi mengajukan proposal remake Bloodborne kepada Sony, tetapi proposal tersebut dilaporkan ditolak oleh FromSoftware.
Waktu pengajuan proposal ini terjadi setelah pembatalan proyek multiplayer God of War milik Bluepoint pada tahun 2025. Game multiplayer tersebut, yang dikabarkan berfokus pada Atreus yang menjelajahi dunia bawah dalam pengalaman kooperatif, tidak pernah terwujud, membuat studio mencari proyek baru. Meskipun remake Bloodborne adalah fokus utama, Bluepoint juga dilaporkan mengajukan ide-ide lain, termasuk potensi spin-off Ghost of Tsushima, tetapi tidak ada konsep ini yang disetujui oleh Sony.
Kemungkinan Alasan di Balik Keputusan FromSoftware
Bloomberg tidak memberikan penjelasan yang jelas mengenai penolakan FromSoftware. Kemungkinan alasan ditawarkan oleh mantan eksekutif PlayStation Worldwide Studios, Shuhei Yoshida. Dalam wawancara tahun 2025, Yoshida menyarankan bahwa Hidetaka Miyazaki, kreator Bloodborne, mungkin ingin mempertahankan kendali atas waralaba tersebut. Yoshida menjelaskan bahwa jadwal Miyazaki yang padat dan hubungan pribadi dengan game tersebut dapat berarti ia lebih memilih tidak ada studio eksternal yang menangani remake. Sony dilaporkan menghormati posisinya, yang dapat menjelaskan keputusan studio tersebut.
Implikasi bagi Penggemar dan Bluepoint Games
Penolakan ini membuat masa depan remake Bloodborne menjadi tidak pasti. Meskipun versi yang dikembangkan oleh FromSoftware sendiri tetap mungkin, penggemar yang berharap untuk remake di platform modern mungkin harus menunggu lebih lama. Bagi Bluepoint, keputusan ini menyusul periode ketidakpastian strategis. Setelah proyek multiplayer God of War dibatalkan, masa depan studio tersebut dilaporkan berada di bawah pengawasan eksekutif Sony, berkontribusi pada hilangnya kepercayaan pada kemampuan studio untuk menghasilkan proyek orisinal.
Sementara itu, Sony terus mengejar remake dari trilogi God of War, meskipun Bluepoint tidak lagi terlibat dalam proyek-proyek tersebut. Situasi ini menyoroti tantangan dalam mengelola IP warisan seperti Bloodborne dan pendekatan hati-hati yang diambil oleh studio first-party dalam memilih pengembang untuk remake berprofil tinggi.
Sumber: Kotaku
Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang gadget gaming:
Produk Apple Terbaik untuk Gaming
Aksesori Nintendo Switch Terbaik
Android Gaming Terbaik (ponsel)
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah remake Bloodborne secara resmi dibatalkan?
FromSoftware dilaporkan menolak proposal Bluepoint Games, tetapi tidak ada pembatalan resmi yang diumumkan. Remake oleh FromSoftware sendiri masih mungkin terjadi.
Mengapa FromSoftware menolak proposal remake Bloodborne?
Alasan pastinya tidak jelas. Mantan eksekutif PlayStation Shuhei Yoshida menyarankan Hidetaka Miyazaki mungkin ingin mempertahankan kendali kreatif atas game tersebut.
Apa yang terjadi dengan proyek multiplayer God of War milik Bluepoint Games?
Proyek tersebut, yang akan berfokus pada Atreus yang menjelajahi dunia bawah dalam gameplay kooperatif, dibatalkan pada tahun 2025.
Apakah Sony masih membuat remake game klasik?
Ya, Sony terus melanjutkan remake dari trilogi God of War asli, meskipun Bluepoint Games tidak terlibat.
Bisakah remake Bloodborne terjadi di masa depan?
Meskipun FromSoftware menolak proposal Bluepoint, remake yang dikembangkan oleh FromSoftware tetap mungkin terjadi, meskipun belum ada rencana yang dikonfirmasi.







