Q2 2025 menandai momen bersejarah dalam pasar aplikasi mobile global. Untuk pertama kalinya, aplikasi non-game menghasilkan pendapatan in-app purchase (IAP) lebih besar daripada game, yang mencakup 52% dari total pengeluaran IAP. Ini merupakan peningkatan substansial dari Q2 2019, ketika aplikasi non-game hanya menyumbang 26% dari pendapatan IAP. Pasar aplikasi mobile secara keseluruhan tetap sangat aktif, dengan total pembelian IAP mencapai $40.9 miliar pada Q2 2025, peningkatan sebesar 11.5% dibandingkan Q2 2024. Pertumbuhan pendapatan ini sebagian besar didorong oleh aplikasi non-game, sementara game berkontribusi secara minimal, menghasilkan $19.8 miliar, hanya naik 0.7% dari tahun sebelumnya.

Laporan Pasar Mobile Q2 2025
Tren Pendapatan Platform
iOS terus mendominasi perolehan pendapatan di pasar aplikasi mobile. Dari $40.9 miliar yang diperoleh secara global melalui IAP, iOS menyumbang $28 miliar. Bahkan jika tidak menyertakan Tiongkok, di mana Google Play tidak tersedia, iOS tetap unggul $10 miliar dibandingkan Google Play. Meskipun terdapat kesenjangan pendapatan ini, kedua platform menunjukkan pertumbuhan year-over-year yang serupa, dengan iOS dan Google Play masing-masing berkembang sebesar 11.5% dan 11.6%.
Dari sisi unduhan, pasar tetap relatif statis dibandingkan Q2 2024, dengan 36.6 miliar instalasi. Unduhan aplikasi non-game tumbuh sebesar 3.7% mencapai 23.8 miliar, sementara instalasi game menurun sebesar 6.8% menjadi 12.8 miliar. Google Play memimpin dalam total unduhan, meskipun menunjukkan tren negatif pada Q2 2025, sedangkan iOS, meskipun memiliki jumlah unduhan absolut yang lebih sedikit, terus mengalami pertumbuhan.

Laporan Pasar Mobile Q2 2025
Dinamika Pasar Mobile Game
Performa game mobile pada Q2 2025 bervariasi di berbagai genre. Game strategi mencatat pertumbuhan tertinggi dalam pendapatan IAP, meningkat sebesar 23% year-over-year. Game puzzle menyusul dengan peningkatan 13%, dan game shooter tumbuh sebesar 12%. Sebaliknya, beberapa genre populer mengalami penurunan pendapatan. RPG menurun sebesar 12%, game kasino sebesar 7%, game simulasi sebesar 15%, dan game aksi mengalami penurunan terbesar sebesar 33%. Jika tren ini berlanjut, game puzzle kemungkinan akan melampaui RPG dalam peringkat pendapatan.
Dari sisi unduhan, game strategi menjadi satu-satunya genre yang tumbuh, meningkat sebesar 5% dibandingkan Q2 2024, sebagian besar karena ekspansi judul-judul seperti Kingshot. Semua genre utama lainnya mengalami penurunan unduhan. Tren ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam perilaku pengguna, di mana aplikasi non-game secara stabil mengambil porsi yang lebih besar baik dalam pendapatan maupun keterlibatan pengguna.

Laporan Pasar Mobile Q2 2025
Judul dengan Performa Terbaik
Game teratas dalam pendapatan selama Q2 2025 termasuk Last War: Survival, Royal Match, Whiteout Survival, MONOPOLY GO!, dan Honor of Kings. 10 judul penghasil pendapatan teratas sebagian besar tetap konsisten, tanpa ada pendatang baru. Dari sisi unduhan, Block Blast! memimpin pasar, diikuti oleh Garena Free Fire, Roblox, Subway Surfers, dan Ludo King. Delta Force mencatatkan prestasi dengan masuk ke dalam 10 besar di posisi ketujuh.
Game yang menunjukkan pertumbuhan pendapatan quarter-over-quarter tertinggi adalah SD Gundam G Generation Eternal, Kingshot, dan Seven Knights Re: BIRTH. Dari sisi pertumbuhan unduhan, Delta Force memimpin untuk Q2 2025, diikuti oleh Cookingdom dan Music Piano 7. Tren performa ini menyoroti daya saing pasar mobile gaming yang terus berlanjut, bahkan saat pertumbuhan keseluruhan pendapatan game melambat dibandingkan dengan aplikasi non-game.

Laporan Pasar Mobile Q2 2025
Implikasi bagi Pasar Aplikasi Mobile
Data dari Q2 2025 mencerminkan pergeseran bertahap namun signifikan dalam ekosistem mobile. Aplikasi non-game, termasuk aplikasi produktivitas, media sosial, hiburan, dan gaya hidup, semakin mendorong pertumbuhan pendapatan IAP. Ekspansi berkelanjutan dari kategori-kategori ini, dikombinasikan dengan pertumbuhan instalasi dan pendapatan game yang stagnan atau menurun, menunjukkan pasar yang semakin matang di mana strategi monetisasi di luar game menjadi lebih berpengaruh. Platform seperti iOS terus mendapatkan keuntungan dari pengeluaran per pengguna yang lebih tinggi, sementara volume unduhan Google Play tetap substansial, meskipun pertumbuhannya telah melambat.
Tren yang teramati pada Q2 2025 juga menyoroti peluang potensial bagi sektor-sektor baru, termasuk aplikasi yang terintegrasi dengan teknologi web3, yang mulai mendapatkan daya tarik baik dalam pendapatan maupun keterlibatan pengguna. Pasar aplikasi mobile secara keseluruhan menunjukkan ketahanan, dengan pengeluaran global yang stabil dan preferensi pengguna yang bergeser, yang lebih menyukai pengalaman aplikasi yang beragam dibandingkan hanya game tradisional. Berikut adalah semua game yang disebutkan:
- Kingshot
- Last War: Survival
- Royal Match
- Whiteout Survival
- MONOPOLY GO!
- Honor of Kings
- Delta Force
- Block Blast!
- Garena Free Fire
- Roblox
- Subway Surfers
- Ludo King
- SD Gundam G Generation Eternal
- Seven Knights Re: BIRTH
- Cookingdom
- Music Piano 7








