Terakhir kali multiplayer Gears of War terasa benar-benar seru adalah di Gears 4, dan itu pun masih menuai kritik. E-Day hadir dengan gebrakan sebagai prekuel penuh yang berlatar saat kemunculan perdana Locust, dan mode multiplayer yang dibawanya bukan sekadar ajang nostalgia.
Setelah mencoba langsung Horde Siege dan Versus, kesimpulan paling jelas adalah: The Coalition telah melakukan sesuatu yang sulit. Mereka membangun mode yang terasa familier bagi siapa pun yang menghabiskan ratusan jam di Gears 2 atau 3, namun tetap berhasil memberikan kejutan dalam beberapa match pertama.
Horde Siege mengubah formula pertahanan
Mode Horde telah menjadi elemen utama Gears sejak Gears 2 dirilis pada tahun 2008. Versi E-Day, yang diberi nama Horde Siege, tetap mempertahankan loop survival berbasis wave, tetapi memperkenalkan mekanisme tarik-ulur yang lebih aktif dengan Locust. Alih-alih hanya bertahan di posisi statis, squad akan dipaksa untuk terus memperebutkan wilayah saat pasukan Locust menyerbu dan mencoba menembus garis pertahanan.
Hasilnya, match terasa lebih dinamis. Wave tenang di mana Anda bisa menumpuk amunisi dan memperkuat barikade masih ada, tetapi lonjakan tekanan terasa lebih intens. Saat Siege wave dimulai, seluruh tim harus beralih dari mode maintenance ke mode triage secara instan. Ritme itulah—tenang lalu kacau—yang membuat Horde klasik begitu adiktif, dan E-Day menangkapnya tanpa sekadar meniru formula lama.
Membangun pertahanan terasa lebih krusial di sini. Keputusan penempatan memiliki dampak nyata karena pathing Locust merespons tempat Anda membangun. Jika salah menaruh barikade, Anda justru membuat jalur yang lebih menguntungkan musuh daripada squad Anda. Anda harus memperhatikan hal ini sejak awal, karena membongkar bangunan yang salah di tengah Siege wave adalah pengalaman yang menyakitkan.
Versus mengembalikan apa yang diam-diam dihilangkan Gears 5
Mode Versus adalah tempat E-Day menunjukkan jati diri seri ini yang sebenarnya. Execution dan Warzone kembali sebagai mode utama, dan pergerakannya terasa jauh lebih berat dibandingkan Gears 5. Itu bukan glitch, melainkan keputusan desain. E-Day berlatar sebelum Marcus Fenix dan Delta Squad memiliki pengalaman tempur bertahun-tahun, dan The Coalition menekankan hal itu dengan membuat tentara COG terasa lebih membumi dan tidak terlalu superhuman.
Intinya: bobot tersebut justru membuat gunplay terasa lebih memuaskan. Eksekusi chainsaw Lancer memiliki dampak seperti di game orisinalnya, dan shotgun Gnasher, yang selalu menjadi tolok ukur utama multiplayer Gears, terasa disetel dengan pas. Pertarungan jarak dekat terasa brutal dan menentukan, bukan lagi lotre yang bergantung pada ping seperti yang dialami Gears 5 saat peluncuran.
Desain map di seluruh pilihan Versus lebih mengutamakan koridor sempit dan chokepoint, yang sangat cocok dengan latar prekuel. Ini adalah lingkungan E-Day, yang berarti infrastruktur industri COG dan lokasi kemunculan Locust, bukan reruntuhan pascaperang yang mendominasi seri ini. Secara visual, map-map ini terasa berbeda dari katalog Gears yang ada, yang membantu E-Day membangun identitasnya sendiri meski tetap memainkan mode yang familier.
Apa yang akan langsung disadari sebagian besar pemain
Presentasinya mengalami peningkatan. Kehancuran lingkungan selama match terasa reaktif, bukan sekadar skrip, dengan cover yang rusak berdasarkan tembakan terus-menerus, bukan hanya meledak berdasarkan timer. Perubahan kecil itu membuat baku tembak terasa lebih jujur. Anda bisa melihat dinding kehilangan integritas strukturalnya dan mengambil keputusan sebelum semuanya terlambat.
Kustomisasi karakter tampak sangat mendalam, dengan set armor COG yang terikat pada timeline E-Day, memberikan opsi yang terlihat sesuai dengan era tersebut. Skin karakter Locust di sisi Versus juga sangat menarik, dengan varian Drone yang belum pernah muncul di daftar multiplayer game sebelumnya.
Kuncinya adalah multiplayer E-Day tidak mencoba menjadi koleksi greatest hits. Game ini menggunakan latar prekuel untuk membenarkan keputusan desain tertentu, dan sebagian besar keputusan tersebut berhasil. Bagi penggemar game shooter yang meninggalkan multiplayer Gears 5 dalam bulan pertama, E-Day tampak seperti alasan kuat untuk kembali.
Rilis penuh E-Day sudah di depan mata, dan saat dirilis nanti, koleksi panduan Gears of War akan menyediakan semua yang Anda butuhkan untuk langsung beraksi di Horde Siege maupun Versus.









