PlayStation is Officially Shutting Down ...

Jason Blundell Ungkap Penutupan Studio Dark Outlaw Games oleh Sony

Veteran Black Ops Jason Blundell konfirmasi Sony menutup studio Dark Outlaw Games-nya, dan proyek rahasianya bukan game live-service.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Mar 31, 2026

PlayStation is Officially Shutting Down ...

Sony terus melakukan penutupan studio dalam tren yang semakin sulit diabaikan. Korban terbaru adalah Dark Outlaw Games, sebuah studio PlayStation first-party yang dipimpin oleh Jason Blundell, seorang developer yang paling dikenal atas karyanya di Call of Duty: Black Ops. Blundell mengonfirmasi penutupan tersebut dalam sebuah Twitch stream yang diselenggarakan oleh sesama developer Dark Outlaw, JCbackfire, dan apa yang ia sampaikan sama-sama terasa jujur sekaligus penuh keteguhan.

Apa yang sebenarnya terjadi di Dark Outlaw Games

Laporan mengenai penutupan ini muncul awal pekan ini, dan Blundell langsung meresponsnya tanpa membuang waktu. Perjanjian kerahasiaan membuat detail spesifiknya tetap tertutup, sehingga para penggemar masih belum mengetahui proyek tersebut sebenarnya apa. Namun JCbackfire mengonfirmasi satu hal dengan jelas: itu bukan game live-service.

Detail tersebut lebih penting dari yang terlihat sekilas. Sony selama bertahun-tahun dengan lantang menjanjikan masa depan yang berfokus pada live-service, berkomitmen menghadirkan 10 game multiplayer PS5 pada 2026. Kenyataannya adalah serangkaian pembatalan dan penutupan. Concord diluncurkan dan mati dalam dua minggu pada 2024. Sebuah judul multiplayer The Last of Us dibatalkan pada 2023. Proyek live-service dari Bluepoint dan Bend Studio dilaporkan dibatalkan pada 2025. Polanya sulit untuk diabaikan.

Lalu apa yang sedang dibangun Dark Outlaw? Tidak ada yang tahu di luar studio tersebut. Blundell hanya mengatakan bahwa "para penggemar pasti akan sangat antusias." Itulah jenis pernyataan yang terasa sedikit menyakitkan.

Reaksi Blundell: jujur, bukan pahit

Begini yang menarik dari cara Blundell menangani ini: ia tidak melampiaskan amarah secara habis-habisan. Ia mengakui bahwa penutupan ini "sangat menyebalkan" namun menyikapinya sebagai realitas bisnis, bukan pengkhianatan personal. "Zaman berubah, fokus berubah," katanya dalam stream tersebut. Itu adalah respons yang sangat terukur dari seseorang yang baru saja menyaksikan studio kedua yang terhubung dengan PlayStation runtuh di bawahnya.

Yang pertama adalah Deviation Games, sebuah studio independen yang co-founded oleh Blundell dan memiliki kemitraan pengembangan dengan PlayStation. Ia hengkang pada 2022, dan studio tersebut akhirnya ditutup sebelum game-nya sempat dirilis. Dua proyek PlayStation, dua penutupan, tidak satu pun yang berhasil menjangkau para pemain.

Blundell merespons pertanyaan yang sudah jelas itu dengan sedikit humor gelap. "Pertanyaannya pasti, 'Oh, itu sudah dua kali. Mungkin sudah waktunya pensiun?'" katanya dalam stream. Jawabannya tegas: "Kamu harus menguburku dulu. Dan omong-omong, aku akan mengerjakan yang berikutnya, dan ketika itu gagal, tebak apa yang akan kulakukan setelah itu? Yang berikutnya lagi."

Gambaran first-party Sony semakin rumit

Konteks yang lebih luas di sini adalah portofolio first-party Sony berada di posisi yang benar-benar tidak pasti. Perusahaan ini membangun reputasinya atas game single-player berkelas tinggi, kemudian berpivot keras ke arah live-service, lalu mulai diam-diam mundur seiring proyek-proyek yang gagal atau dibatalkan. Proyek Dark Outlaw ternyata bahkan bukan bagian dari dorongan live-service tersebut, yang memunculkan pertanyaan berbeda: apa sebenarnya yang sedang diprioritaskan Sony saat ini?

Dengan Call of Duty: Black Ops 7 yang telah dikonfirmasi dan franchise tersebut terus berjalan dengan kecepatan penuh di bawah Microsoft, kontrasnya sangat tajam. Blundell turut membentuk apa yang menjadi Black Ops, dan kini seri yang ia kontribusikan terus dirilis sementara proyek-proyek pasca-Activision miliknya terus terkubur sebelum diluncurkan.

Bagi para pemain, bagian yang menyebalkan adalah tidak mengetahui apa yang telah hilang. Sebuah game misterius dari developer dengan kredensial serius, yang dikonfirmasi sebagai sesuatu yang diinginkan para penggemar, kini sudah lenyap begitu saja. Tanpa trailer, tanpa pengumuman, tanpa rilis.

Blundell jelas belum selesai membuat game. Seperti apa langkah selanjutnya, dan apakah ada publisher yang akan memberinya kesempatan untuk benar-benar menyelesaikan sesuatu, adalah kisah yang layak untuk terus diikuti. Pastikan untuk melihat lebih lanjut:

Games

Guides

Reviews

News

Pengumuman, Laporan

diperbarui

Maret 31. 2026

diposting

Maret 31. 2026

Berita Terkait

Berita Teratas