Jungle, sebuah studio game yang sebelumnya memposisikan diri di ranah crypto gaming, telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan lagi melanjutkan pengembangan game berbasis blockchain. Setelah berbulan-bulan minim pembaruan, tim tersebut mengumumkan peralihan penuh ke model mobile free-to-play, dengan menyatakan bahwa langkah ini mencerminkan pilihan praktis untuk masa depan proyek mereka.
Tentang Jungle dan FTW
Jungle mengembangkan FTW "For The Win," sebuah pengalaman battle royale yang memadukan mekanik FPS cepat dengan reward bergaya gacha. Pemain bersaing dalam pertandingan multiplayer di seluruh dunia, membuka reward gratis dan kejutan setelah setiap ronde. Game ini menampilkan pertempuran dinamis, durasi pertandingan yang singkat, dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan menembak. Dengan hero yang unik, loadout acak, dan elemen gacha, FTW memposisikan dirinya sebagai pengalaman mobile FPS yang khas.

Jungle Pivots to Web2 Leaving Crypto Gaming

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Tekanan Komunitas dan Beban Pengembangan
Dalam pesan dari João, pendiri Jungle, ia mengakui bahwa hubungan dengan komunitas telah merenggang. Seiring melambatnya progres yang terlihat, ekspektasi dan tekanan dari para pendukung—yang banyak di antaranya telah menginvestasikan uang—semakin meningkat. João menggambarkan pengalaman tersebut membuat tim merasa "jaded" (lelah secara mental), menyoroti beban dari pengembangan di depan publik dan beratnya menjaga transparansi saat momentum terhenti.

Jungle Pivots to Web2 Leaving Crypto Gaming
Pendanaan dan Peralihan ke Free-to-Play
Jungle menarik perhatian pada Maret 2023 ketika berhasil mengamankan pendanaan sebesar $6 million untuk membangun game mobile extraction shooter. BITKRAFT memimpin putaran pendanaan tersebut, yang menandai tonggak sejarah awal yang signifikan. Sebagian besar modal digunakan untuk mengakuisisi kekayaan intelektual yang kurang dimanfaatkan yang kemudian menjadi pusat desain game tersebut.
Seiring berjalannya waktu, Jungle beralih dari konsep extraction shooter dan mengubah proyek tersebut menjadi hibrida battle royale dan hero-shooter. Produk akhirnya, For the Win, diluncurkan pada 2024 dan sejak itu telah mencapai lebih dari 500,000 unduhan di PlayStore—angka yang cukup terhormat untuk sebuah judul mobile, meskipun bukan hit yang meledak.
Sebagai bagian dari strategi crypto awal mereka, Jungle merilis koleksi NFT pada kuartal keempat tahun 2024. Koleksi tersebut gagal memberikan utilitas yang berarti bagi para pemegangnya, yang menegaskan sulitnya mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam game dengan cara yang dapat mempertahankan keterlibatan atau memberikan nilai jangka panjang.

Jungle Pivots to Web2 Leaving Crypto Gaming
Apa Artinya Ini bagi Blockchain Gaming
Keluarnya Jungle dari web3 mencerminkan tantangan yang terus berlanjut dalam pengembangan game blockchain. Lintasan studio ini menunjukkan bagaimana tim berjuang untuk menyeimbangkan ekspektasi komunitas, kendala teknis, dan realitas pasar—terutama saat bekerja dengan kerangka kerja teknologi yang belum teruji. Pasar mobile F2P sangat padat dan kompetitif, namun Jungle jelas melihatnya sebagai pilihan yang lebih aman daripada terus menempuh jalur crypto.
Saat Jungle memfokuskan kembali sepenuhnya pada mobile gaming, kisahnya memberikan gambaran jelas tentang di mana web3 gaming masih belum mencapai target. Studio lain yang menyaksikan perkembangan ini mungkin akan mempertimbangkan kembali rencana blockchain mereka seiring sektor ini terus mencari model yang berkelanjutan.







